
EPISODE 10: SELAMAT DATANG DI KOTA AIR, ROYALTY...
|
|
|
|
|
Eiyu sekarang sudah memiliki dua orang teman yang akan menemaninya di sepanjang perjalanan untuk menjadi pahlawan sejati, yaitu Kayzo dan Janice.
Selena Janice merupakan anggota baru di dalam krunya Eiyu, ia berperan sebagai koki yang bertanggung jawab untuk memberi makan para anggota lainnya. Janice baru saja memenangkan perlombaan master chef, dari lomba itu ia memperoleh uang tunai sebesar 5 Juta Dupiah.
...
Saat ini mereka masih berada di kapal pesiar...
TOK TOK TOK!!! Janice mengetuk pintu kamar Eiyu dan Kayzo.
"Hey kalian berdua! buka pintunya, sudah saatnya bangun." Terdengar suara Janice dari balik pintu.
"Siapa sih yang berisik." Kayzo bangun dengan keadaan kesal, kemudian berdiri lalu membuka pintu kamarnya.
"Selamat pagi," ucap Janice sambil tersenyum kepada Kayzo yang sudah membuka pintu.
"Ada apa pagi buta begini? kau menganggu tidur kami saja." Kayzo berkata sambil menggosok matanya karena masih mengantuk.
"Liat jam lah bodo!!! udah jam berapa ini!" bentak Janice dengan nada kesal.
Kayzo melihat jam yang ada di dinding, seketika ia berteriak, "Oyy Eiyuuuu!!! bangun bodo udah jam 10, kapal ini akan berlabuh jam 10:25!!!".
"Eeeehhh~ ada apa???" tanya Eiyu yang masih belum sadar sepenuhnya.
"Kau selalu saja susah untuk bangun tidur ya...," kata Kayzo sambil mengepalkan tangannya, "Bangunlah kapten bodoh!!!" Kayzo memukul Eiyu sampai ia terbangun.
Melihat itu Janice hanya bisa geleng-geleng kepala, "Mereka benar-benar sangat akrab ya," kata Janice dengan senyum paksa.
...
Setelah membereskan barang bawaan masing-masing, mereka pun sarapan terlebih dahulu untuk mengisi perut, "Ngomong-ngomong tujuan kapal ini kemana?" tanya Kayzo kepada Eiyu secara tiba-tiba.
"Benar juga, aku belum tau tujuan kapal ini kemana," seru Janice.
"Tujuan kita adalah tempat yang dijuluki sebagai kota air...," kata Eiyu dengan senyum miring.
"Kota air?? Ohhh~ aku tau," balas Kayzo.
...
Tak lama setelah itu kapal yang mereka tumpangi pun berlabuh, "Selamat datang di kota Royalty!!!" sorak Eiyu kepada Teman-temannya.
"Wahhhh~, Kota ini keren banget." Janice terkagum dengan keindahan kota Royalty.
"Haha, Ini sangat menarik." Kayzo berkata sambil memandangi sekeliling.
Royalty adalah sebuah kota yang terletak diĀ benua Kawamatsu. Kota ini terkenal karena banyak dari penduduknya yang memiliki kemampuan navigasi yang hebat, tak sedikit pula dari mereka yang menjadi navigator handal diberbagai organisasi.
Kota Royalty memiliki banyak kanal air yang ada disepanjang kota, dan memiliki banyak jembatan kecil untuk menyebrang dari satu tempat ketempat lain. Transportasi umum di kota ini adalah sampan dan kapal.
...
"Aku melihat sebuah restoran yang sepertinya menyediakan makanan yang enak, mari kita mampir untuk sekedar mencicipi nya," ajak Eiyu.
"Ayo!!!" sahut Kayzo dengan semangat.
"Woi, kalian baru saja makan saat masih di atas kapal tadi." Janice berteriak, namun Eiyu dan Kayzo tidak mendengarkan Janice sama sekali dan mereka berdua tetap berjalan menuju ke restoran itu. Janice hanya bisa menghela nafas panjang melihat kelakuan Teman-temannya.
Setelah sampai direstoran, mereka bertiga mencari tempat untuk duduk lalu memesan menu yang ada di restoran tersebut.
"Aku masih kenyang," balas Janice.
"Kenapa kau segan begitu? aneh," ucap Kayzo dengan wajah polos.
"Kalian lah yang aneh, padahal baru aja makan, tapi sekarang malah lapar lagi." Janice berkata dengan kesal.
Pada akhirnya hanya Eiyu dan Kayzo yang makan. Karena Janice masih kenyang, ia hanya meminta minuman.
...
Eiyu dan Kayzo kekenyangan karena masing-masing dari mereka meminta 2 porsi makanan. Janice menatap mereka dengan tatapan sinis, "Kenapa kau menatap kami seperti itu?" tanya Kayzo.
"Gak ada kok." Seketika Janice mengalihkan pandangannya.
Tidak lama setelah itu, Tiba-tiba terdengar suara sirine dari pusat kota. "Suara apa itu? sepertinya menyenangkan." Eiyu berkata dengan senyum semangat. Mereka membayar makanan dan minuman, lalu pergi menuju ke arah sumber suara sirine itu.
Ternyata di tempat itu ada lomba balap kapal, terlihat di sana pesertanya lumayan banyak, "Hahah! aku akan menang!" sorak salah satu peserta dengan sangat keras.
Perlombaan itu berlangsung dengan sengit, mereka saling salip menyalip. Beberapa dari kapal itu ada yang mengalami karam dan didiskualifikasi, tapi ada seorang peserta yang melesat jauh ke garis finish, ternyata dia adalah orang yang tadinya bersorak dengan keras.
"Dia hebat mengemudikan kapal, dia seolah-olah tau arah arus air dan arah angin." Janice terkagum dengan kemampuan peserta itu dalam mengemudikan kapal.
"Kau benar Janice, ini sangat menarik" ucap Kayzo sambil tersenyum miring.
Snap! Si pemenang lomba itu menjentikkan jarinya, "Hahah! Akulah yang terhebat!" teriak orang itu sambil memandangi langit yang cerah.
"Dia sombong juga ya," gumam Kayzo.
Para penonton bersorak kepadanya, tetapi dia tidak mau menyapa para penonton, bahkan dia tidak melihat orang-orang disekitarnya.
Orang itu turun dari kapalnya lalu berjalan melewati Eiyu dan kawan-kawan dengan santai.
"Tunggu!" panggil Eiyu.
Orang itu melirik ke arah Eiyu, "Maaf, ada apa ya?" tanya orang itu.
"Siapa nama mu?" tanya Eiyu.
"Nama ku? Hahah, kau segitunya ingin tau ya?" ucap orang itu dengan sombong.
Orang ini benar-benar sombong. Kayzo menatap orang itu dengan tatapan sinis.
Snap! orang itu menjentikkan jarinya, "Aku adalah orang yang akan menjadi navigator terbaik di dunia! Nama ku adalah Mitsuki Ryuzaki!" kata orang itu dengan lantang.
"Navigator?" tanya Janice sambil memiringkan kepalanya.
"Navigator terbaik di dunia ya...," gumam Kayzo sambil menatap Ryuzaki, "Ini sangat menarik!"
"Sekarang perkenalkan diri mu, sangat tidak sopan jika kau menanyai nama orang tapi kau sendiri tidak memperkenalkan nama mu," bilang Ryuzaki kepada Eiyu.
"Oh ya, maafkan aku," kata Eiyu.
"Nama ku Hikaru Eiyu, aku adalah orang yang akan menjadi pahlawan sejati. Aku akan menunjukkan kepada dunia apa itu pahlawan yang sebenarnya!"
...
|
|
|
|
|
BERSAMBUNG...
EPISODE SELANJUTNYA: MITSUKI RYUZAKI...