
Eleanor berpikir sejenak. Lalu bertanya, ''apa yang harus aku selesaikan?"
"Nona harus mempersatukan Tokoh Utama Wanita dan Tokoh Utama Pria dalam Novel ini".
"Maksudnya, aku harus mempersatukan Ayah dan Ibuku?" tanya Eleanor sekali lagi.
"Tepat sekali.." ujar Qing'er tersenyum senang, lalu kembali berkata, ''apakah Nona ingin menyelesaikan Novel ini?"
"Tunggu sebentar, aku sedikit lupa dengan jalan ceritanya. Apakah kau bisa menceritakannya kembali?" pinta Eleanor.
"Tentu.." jawab Qing'er, dan Qing'er pun menceritakan Novel tersebut.
...****************...
Novelnya berjudul, Dua Kutub Bersatu. Judulnya menarik, apa lagi isinya. Novel ini mengisahkan tentang Elda pemeran utama wanita. Elda merupakan wanita yang memiliki sifat dingin dan cuek, walau banyak Pria yang melamarnya, ia selalu menolak dengan alasan yang berbagai macam. Elda merupakan putri pertama dari kekaisaran Oaths, ia mempunyai seorang Kakak yang menjadi Putra Mahkota.
Lalu, bagaimana Elda bisa bertemu dengan Aldrich?
Suatu hari kerajaan Oaths di serang oleh kerajaan Vancera, awalnya para prajurit kekaisaran Oaths melawan dengan keras. Namun, mereka di kalahkan oleh prajurit kekaisaran Vancera.
Sehingga, Elda yang merupakan Putri Pertama Kekaisaran harus berkorban dengan cara menikah. Elda harus menikah dengan calon kaisar berikutnya tidak lain dan tidak bukan adalah Aldrich.
Penyerangan Vancera terhadap kekaisaran Oaths membuat Elda membenci Aldrich. Padahal yang mengusulkan peperangan itu adalah Kaisar sebelumnya, yang tidak lain adalah Ayah Aldrich atau Ayah mertua Elda.
Semuanya berawal saat pesta ulang tahun kekaisaran Vancera, saat itu Elda dan Aldrich sudah menikah selama 2 tahun, namun mereka masih saja bermusuhan. Entah masalah apa yang membuat mereka menjadi musuh bebuyutan padahal secara resmi mereka adalah pasangan suami istri.
Setelah meminum segelas wine yang diberikan oleh pelayan, Elda mabuk. Tidak biasanya ia mabuk hanya dengan segelas wine. Elda yang mabuk pun tertidur di kamar yang salah, kamar itu adalah kamar Aldrich.
Aldrich yang masih sadar ingin membangunkan Elda, namun Elda yang sudah mabuk berat di tambah obat perangsang di minumannya menarik Aldrich ke ranjang. Sehingga terjadilah peristiwa pembuahan.
Keesokan harinya Elda pergi dengan rasa kesal namun puas. Sebenarnya ia sudah lama ingin mempunyai seorang anak, namun karena Aldrich, Elda jadi tidak bisa menikah dengan pria yang ia sukai.
Sementara Aldrich terbangun dan memasang wajah datar seperti biasa, wajahnya menunjukkan seperti tidak ada sesuatu yang terjadi semalam.
5 hari kemudian Elda mengetahui bahwa dirinya hamil, namun ia tidak ingin sang Dokter memberitahu Aldrich tentang kehamilannya. Dengan alasan ingin memberi kejutan. Namun, kejutan yang di dapat Aldrich adalah, Elda menghilang tanpa jejak, ia menghilang bak di telan bumi.
Elda pun melahirkan putrinya, Eleanor. Di sebuah tempat terpencil kekaisaran Jinx, dan menjalani kehidupan bahagia di sana bersama putrinya. Namun, kebahagiaan itu hanya berlangsung selama 3 tahun, seharusnya Eleanor mati di bunuh oleh Marcell, namun karena ada jiwa lain yang memasuki tubuhnya. Takdirnya pun berubah.
Dalam Novelnya, setelah Eleanor mati, Elda menjadi wanita yang lebih dingin dan akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke kekaisaran Vancera, namun saat perjalan kembali ia di tangkap oleh Putra Mahkota kerajaan Jinx yang jatuh cinta pada Elda.
Novelnya pun berhenti disitu, tidak ada kisah lanjutannya lagi. Intinya Novel ini mengisahkan pemeran utama wanita yang di perebutkan oleh dua orang pria. Para pembaca yang membaca Novel tersebut penasaran siapakah yang menjadi pasangan Elda. Tidak terkecuali Eleanor.
Eleanor tidak mengingat jalan ceritanya dengan jelas, karena ia membaca Novel tersebut saat duduk di kelas 2 SMP. Saat ia dirundung, ia hanya bisa menghabiskan waktu di perpustakaan dengan membaca buku, baik buku pelajaran mau pun buku Novel.
...Bersambung......