Princess Eleanor

Princess Eleanor
Episode 14



Emeliette: "M-monster..!"


Eleanor:"Tenanglah, monster-monster ini tidak mengincar kita. Dia hanya mengincar para penjahat tadi.."


Emeliette: "Pelindung sisik naga.."


Muncul perisai indah berbentuk love yang melindungi Emeliette dan Eleanor, jaga-jaga jika monster tersebut menyerang mereka berdua.


Eleanor: Perisai berwarna ungu keperakan! Itu artinya..!


Beberapa saat kemudian, monster itu pergi mengejar para penjahat tanpa memedulikan Eleanor dan Emeliette. Perisai berbentuk love dengan warna ungu keperakan itu perlahan-lahan memudar, seiring aura monster yang hilang.


Eleanor: "Kau baik-baik saja?"


Eleanor membantu Emeliette berdiri dan mereka duduk di bangku sebelahnya. Walau aura di tempat ini menyeramkan, mereka berdua memutuskan untuk diam di tempat itu. Jika mereka bergerak, bisa saja mereka sampai di tempat yang lebih berbahaya.


Emeliette:"Ya, aku baik.. Bagaimana denganmu, apa kau terluka?"


Eleanor: "Aku tidak terluka, terima kasih atas bantuanmu.."


Emeliette: "Tidak perlu berterima kasih, kau juga sudah membantuku saat di tangkap oleh para penjahat tadi".


Eleanor: "Apa kau sudah mencapai sihir Level 3?"


Emeliette: "Baru di tahap pertengahan belum mencapai tahap terakhir, aku masih belum dapat menyempurnakan mana dan kekuatan sihirnya saat bersatu".


Eleanor: "Kau hebat...! Kekuatanku saja belum bangkit.."


Emeliette: "Itu karena kau lebih muda dariku satu tahun.."


Eleanor: "Kalau kau punya kekuatan sekuat tadi, mengapa tidak melawan para penjahatnya?"


Emeliette: "Aku punya perjanjian dengan Kak Asley, bahwa aku tidak akan menggunakan kekuatanku pada manusia".


Eleanor: "Tapi kan mereka orang yang jahat, apa kau tetap akan membiarkannya? Aku yakin Kak Asley akan lebih marah dan mengamuk jika tau bahwa ada yang ingin menyakitimu".


Emeliette: "Entahlah, aku sedikit takut dengan kekuatanku sendiri..."


Eleanor: "Percayalah pada kekuatanmu dan jangan lupa jaga keselamatan. Duke Vardion pasti akan mengamuk jika tahu kau terluka, sama seperti di Festival tahun kemarin.." *Kau harus percaya dengan kekuatanmu, karena kau akan menjadi penyelama**t dunia di masa depan, bersama dengan Fay dan* Asley.


Emeliette: "Haha, sepertinya iya..."


Emeliette: "Sebenarnya aku pergi ke sini dengan diam-diam".


Eleanor: "Aku tahu, mereka pasti melarang mu pergi ke festival, karena kejadian tahun kemarin".


Emeliette: "Kau benar, entah Kak Fay, Ayah atau Kak Asley. Mereka semua melarang aku untuk pergi ke festival, padahal festival itu menyenangkan".


Eleanor: "Itu karena mereka semua takut terjadi sesuatu yang buruk denganmu, lebih tepatnya mereka tidak ingin kau tiba-tiba menghilang.."


Emeliette: "Sepertinya begitu, tapi aku tidak nyaman.. Apa benar kau tiga tahun?"


Eleanor: "Iya?"


Emeliette: "Apa benar kau berumur tiga tahun?"


Eleanor: "Ya, memang benar. Kenapa?"


Emeliette: "Terkadang kau lebih dewasa dariku, makanya aku penasaran apa benar umurmu tiga tahun.."


Eleanor: "Mana ada, memang benar aku tiga tahun.."


Emeliette: "Siapa tahu, di dalam tubuhmu yang kecil itu ada roh berumur sepuluh tahun lebih.."


Eleanor: "M-mana ada.! Itu hanya ada di dalam legenda saja.." Kok Emeliette bisa tahu? Apa dia punya indra ke sepuluh, seperti indra yang di miliki oleh para Guru di masa modern? Para Guru akan tahu ketika anak didiknya berbohong, sepertinya Emeliette punya kemampuan ini juga..


Emeliette: "Aku hanya bercanda.."


Eleanor: "Apa kita akan tetap menunggu di sini?"


Emeliette: "Terserah, aku tidak tahu arah ke alun-alunnya.."


Eleanor: "Pegang tanganku, aku tahu arahnya.."


Emeliette: "Baiklah..."


Pada akhirnya Eleanor dan Emeliette memilih untuk mencari jalan keluar, mereka takut para orang tua mereka khawatir. Terutama Eleanor, ia khawatir dengan Elda.


...Bersambung......