
Setelah beberapa saat menelusur, mereka berdua tak kunjung keluar dari tempat itu. Emeliette dan Eleanor merasa bahwa mereka sedang berputar-putar mengelilingi tempat itu. Namun selalu kembali di tempat terakhir Emeliette akan di tangkap penjahat.
Emeliette: "Hosh..hosh.. Apa masih belum sampai?"
Emeliette terduduk dengan nafas yang tersengal-sengal, entah mengapa rasanya oksigen yang ada di sekitarnya akan segera menghilang, hingga membuat Emeliette kehabisan nafas.
Eleanor: "Sepertinya kita hanya berputar-putar saja sejak tadi." Mengapa Qing'er tidak kunjung datang? Padahal aku sudah memanggilnya sejak pertama kali aki sampai di sini.
Emeliette: "Lalu bagaimana? Aku masih belum bisa menggunakan sihir ke tingkat yang lebih tinggi."
Eleanor: "Kau benar, kita harus menggunakan sihir tingkat tinggi untuk menghancurkan penghalang yang ada di sini, lalu keluar."
Setelah di amati ada perisai besar berwarna hitam, namun berwarna cerah di atas kepala Eleanor dan Emeliette. Cahaya matahari tidak bisa masuk walau pun perisai tersebut berbentuk transparan. Emeliette dan Eleanor hanya dapat melihat langit berwarna biru muda saja tanpa cahaya apapun, tempat di sekitar mereka gelap.
Emeliette dan Eleanor dapat melihat karena kemampuan salah satu penyihir yaitu, melihat dengan jelas di tempat yang gelap. Kemampuan ini di sebut Sy Mace, yang berasal dari bahasa Albania kuno.
Emeliette: "Bagaimana ini?! Kakiku sudah tidak kuat lagi…"
Eleanor: "Kau duduk saja dulu, aku akan memikirkan caranya." Bagaimana caranya untuk menghasilkan sihir tingkat tinggi? Apa aku bertanya pada Qing'er saja? Tapi sudah lama aku memanggil Qing'er, mengapa dia tak kunjung muncul juga?
Emeliette: "Baiklah.."
Eleanor: "Apakah penghalang berwarna hitam tipis ini membuat kita terisolasi dari dunia luar?"
Emeliette: "Sepertinya begitu, bisa dilihat dari warna yang gelap namun cerah dan juga ketebalannya."
Eleanor: "Apa semakin tebal penghalangnya maka akan semakin sulit di tembus?"
Emeliette: "Tidak, semakin tipis dan semakin muda warna pada perisainya, maka akan semakin kuat."
Eleanor: "Begitu ya.. Terima kasih."
Emeliette: "Apa kau sudah menemukan solusinya?"
Eleanor: "Belum, tapi berkat informasimu aku dapat menyesuaikan diri dan mencari inti dari labirin ini."
Ting! Muncul ide di kepala Eleanor, ide tersebut mungkin dapat membuat dirinya dan Emeliette keluar dari labirin yang mengelilingi mereka berdua.
Eleanor: "Bagaimana dengan menyatukan kekuatan sihir yang kau dan aku miliki?"
Emeliette: "Ide bagus…!Dari mana kau dapat ide seperti ini?!"
Eleanor: "Dari Ibuku…" Sebenar nya ide ini aku dapat dari anime Sailor Moon di kehidupanku yang sebelumnya, aku ingta adegan di mana saat Sailor Moon dan Sailor Chibi Moon menyatukan kekuatan mereka untuk mengalahkan Nemesis.
Emeliette: "Bagaimana cara menyatukannya?"
Eleanor: "Apa kau sudah bisa telepati?"
Emeliette mengangguk tanda bahwa ia bisa melakukan hal yang di sebutkan Eleanor, yaitu telepati.
Eleanor: "Aku akan mentransfer form tentang cara menyatukan kekuatan kita, kau harus memejamkan matamu, merilekskan tubuh dan fokus dengan mana dan kekuatan suci yang mengalir dalam darahmu."
Emeliette menuruti semua perintah Eleanor dan Eleanor mulai mentransferkan form cara menyatukan kekuatan mereka, Eleanor dan Emeliette duduk bersebrangan.
Setelah formnya selesai di terima oleh Emeliette, mereka berdua membuka mata. Ada sebuah cahaya kecil yang terpancar dari mata mereka berdua, cahaya itu adalah awal mula bibit penyihir terhebat di masa depan.
Eleanor memulai aba-aba dan mereka mulai menyatukan kekuatan.
..."Në emër të perëndeshës së dritës, ne jemi të vendosur të bashkojmë fuqitë tona, në mënyrë që të shpëtojmë botën nga errësira."...
Itu adalah mantra yang di ucapkan oleh Eleanor dan Emeliette secara bersamaan.
...Bersambung......
Apakah mereka berdua berhasil keluar?
Note: Terjemahan dari mantra tersebut "Atas nama dewi cahaya kami bertekad menyatukan kekuatan kami, agar bisa menyelamatkan dunia dari kegelapan."