Princess Eleanor

Princess Eleanor
Episode 10



Setelah makan malam, Eleanor pergi ke kamarnya.


Elda: "Apa kau sudah mengantuk sekarang Lea?"


Eleanor: "Iya.. Sangat mengantuk.." Aku harus segera menyusun rencananya.


Elda: "Baiklah, Ibu akan menemanimu hingga Lea tertidur".


Eleanor: "Iya.. Ibu".


Elda menyanyikan lagu pengantar tidur yang membuat siapa pun mendengarnya merasa sangat mengantuk.


Eleanor: Bertahanlah mataku! Jangan sampai tertidur..!


Beberapa saat kemudian, Eleanor yang berniat untuk berpura-pura tidur malah tertidur dengan pulas.


Elda: "Ibu harap, kamu selalu bahagia Lea.."


Sebelum keluar dari kamar Eleanor, Elda mencium kening Eleanor.


Qing'er: "Nona.. Ayo bangun..! Susunan! Rencananya!"


Qing'er membangunkan Eleanor yang tertidur dengan lelap. Walau Qing'er sudah membangunkan Eleanor sekuat tenaganya, Eleanor masih tak bergeming dari alam mimpinya.


Qing'er: "Apa aku harus mengguyur Nona dengan air? Itu ide yang bagus, tapi aku takut Nona akan marah. Tapi ini juga demi Nona.."


Setelah berpikir sejenak, Qing'er memutuskan untuk membangunkan Eleanor dengan cara mengguyurnya menggunakan air minum.


Qing'er: "Semoga Nona tidak marah padaku.."


Byur


Eleanor yang di guyur oleh segelas air, akhirnya terbangun.


Eleanor: "Qing'er..! Apa kau yang mengguyur tubuhku?!.."


Qing'er: "I-iya.. Maafkan Qing'er. Lagian Nona di bangunin masih saja tidak bergeming dari mimpi anda, Qing'er terpaksa mengguyur Nona.."


Eleanor: "Jadi, apa rencananya?"


Qing'er: "Entahlah, Qing'er hanya menuruti perintah Nona, Qing'er tidak bisa membuat rencana untuk Nona.."


Eleanor: "Jadi..! Aku harus menyelesaikannya sendirian..?!"


Qing'er mengangguk, lalu berkata.


Qing'er: "Qing'er hanya bisa membantu Nona, Qing'er tidak dapat menyusun rencana. Karena itu adalah aturan dasar dalam Sistem yang di buat oleh pencipta".


Eleanor: "Siapa penciptamu...! Mau aku jitak kepalanya, aku sangat kesal..."


Qing'er: "Tahan amarah anda Nona, jangan terbawa emosi.." *Pencipta tidak memperbolehkan diriku memberi tahu tentang identitasnya. Pada siapa pun itu, walau Nona yan**g ku layani sekali pun, tetap tidak boleh. Maafkan aku Nona*..


Eleanor: "Ya sudahlah, aku mau lanjut tidur.. Lagi pulakan tidak ada yang di bahas?"


Eleanor kembali berbaring di tempat tidurnya.


Qing'er: "Nona... Anda harus cepat menyelesaikan hal ini..."


Eleanor: "Kenapa harus cepat-cepat? toh dunia masih aman.."


Eleanor: Aku ingat bahwa Aldrich merupakan reinkarnasi Dewa kejahatan. Saat itu ia frustasi karena tidak dapat menemukan Elda, sehingga ia berniat untuk menghancurkan seluruh penjuru dunia, agar bisa menemukan Elda. Saat akan menghancurkan wilayah kerajaan Jinx, ia bertemu dengan Elda. Terjadilah kisah cinta segitiga antara Elda, Aldrich dan Pangeran Pertama kerajaan Jinx, Jason Mraz Jinx.


Qing'er: "Kita hanya punya waktu 5 tahun lagi Nona.."


Eleanor: "Masih lama.. Santai saja..."


Eleanor pun menyuruh Qing'er pergi, Qing'er yang sudah kewalahan menghadapi Eleanor memutuskan untuk istirahat di dalam ruang dimensi.


Eleanor: Omong-omong, Elnoah itu punya peran apa ya? Penulisnya hanya menyebutkan bahwa Elnoah akan menjadi Kaisar rebutan para Putri, terkadang aku merasa kesal dengan penulisnya. Kenapa dia tidak menyelesaikan Novel yang ia buat, tapi sudah menggambarkan masa depan salah satu tokoh pendukung. Entah apa yang ada di pikirannya. Aku harus menyelidiki pemeran ini, mungkin saja dia bisa menghentikan kehancuran dunia.


Setelah berpikir begitu lama, Eleanor pun terlelap dalam alam mimpinya.


...Bersambung......