Princess Eleanor

Princess Eleanor
Episode 12



Saat tengah malam, ada seseorang yang menyusup ke Kamar Eleanor. Penjaga di depan kamar Eleanor sudah terbujur kaku, penjaga tersebut mendapatkan luka sayatan di bagian leher dan dadanya.


Setelah menghabisi penjaga, penyusup tersebut masuk ke Kamar Eleanor.


Penyusup: "Wah, Putri yang sangat cantik.. Sayang sekali jika di bunuh, bagaimana jika aku ubah warna rambut dan matanya lalu ku jual. Pasti akan laku".


Penyusup: "Tapi, jika Selir tahu, nyawaku bisa saja menghilang.. Maafkan Aku Putri kecil, salahkan dirimu sendiri karena telah masuk ke dalam medan pertempuran ini.."


Baru saja akan mengangkat pedangnya yang sudah berlumuran darah penjaga di depan kamar Eleanor, penjaga tersebut langsung mati. Karena ia di tusuk oleh pedang Elnoah, yang sedari tadi berjaga di dekat jendela kamar Eleanor.


Penyusup: Baru saja khawatir dengan nyawaku sendiri, sudah mati aja... Sepertinya ini karma.


Eleanor pun membuka matanya dan ia bertatapan dengan Elnoah.


Eleanor: Apa penyusupnya udah mati?


Eleanor terkejut melihat Elnoah yang sedang memegang pedang berlumuran darah.


Eleanor: ''Kamu kenapa di sini?''


Elnoah: ''Kau mengenaliku?" Padahal aku sudah memakai penutup wajah dan jubah yang menutupi diriku, kenapa dia masih saja dapat mengenaliku...


Eleanor: "Oh, Yang Mulia Pangeran.."


Elnoah: "Mengapa kau bisa mengenaliku?"


Eleanor: "Awalnya aku ragu, namun setelah mendengar suara Pangeran, aku tahu kau adalah Pangeran". Apa dia mengawasiku setelah selesai makan malam? seperti nya iya, pantas saja aku selalu merasa di awasi. Aku kira dia yang mengirim pembunuhnya, ternyata bukan...


Eleanor tersenyum cerah.


Elnoah: "Haha, benar juga.."


Eleanor: "Apa penyusupnya sudah mati?"


Elnoah: "Ya, sudah. Tunggu, kau tahu hal ini?"


Eleanor: "Ya, aku tahu. pembunuh ini sudah ada sejak aku sampai di sini, entah siapa saja yang mengirimnya. Bahkan aku mengira penyusup kali ini Yang Mulia Pangeran, yang mengirimnya".


Elnoah: "Bagaimana para penyusupnya tidak tertangkap?"


Eleanor: "Pangeran sudah terlalu tahu banyak, saatnya tidur..."


Eleanor menjetikkan jarinya dan Elnoah pun tertidur.


Eleanor: "Untung saja bisa menghapus ingatannya, jika tidak.. Pasti bakal ribet urusannya"


Eleanor memanggil Qing'er dan menyuruhnya mengirim Elnoah ke istananya. Qing'er pun mengangguk.


Eleanor menyeringai, dan kembali tidur karena mengantuk. Bayangkan saja anak berumur 3 tahun, bangun tengah malam karena penyusup yang di kirim oleh para ******* Istana.


......................


Keesokan harinya Eleanor mengendap-endap masuk ke kamar Selir ke dua, ia menaruh sesuatu di kamar Selir Ke dua. Setelah itu, Eleanor langsung pergi dan mengunjungi Elda dengan wajah polos tanpa merasa bersalah.


Eleanor: Lihat saja, esok kau pasti akan tamat...


......................


Elda: "Lea habis dari mana?"


Eleanor: "Hanya jalan-jalan, hehe.."


Elda: "Mau pergi ke festival tidak?"


Eleanor: "Festival?''


Elda: "Iya, festival musim panen.. "


Eleanor: "Ayo.. Aku mau ikut Bu.."


Elda: "Baiklah, ayo bersiap-siap.."


Eleanor dan Elda pun bersiap-siap untuk pergi ke festival tersebut.


Eleanor: Jika tidak salah, terjadi suatu peristiwa dalam festival tersebut... Mungkin saja peristiwa ini ada kaitannya dengan kegelapan yang menyebar di daerah utara. Di masa depan, lebih tepatnya dalam Novel, penulis menyebutkan kegelapan yang menyebar pada wilayah tertentu. Kegelapan itu di sebut Dark Moon.


Elda: "Apa kau sudah siap?"


Eleanor: "Iya, Ibu..."


Elda: "Astaga.. Lea sangat cantik.."


Eleanor: "Ibu juga cantik.."


Elda: "Dasar mulut manis, ayo segera ke festivalnya.."


Eleanor: "Ayo..!"


Eleanor dan Elda menaiki kereta kuda yang sudah di siapkan oleh para pelayan.


Eleanor: Sebelum Novelnya berakhir dengan tiba-tiba, ada satu kejadian dimana seorang lady bernama Emeliette yang merupakan Putri dari Duke Vardion. Emeliette di kendalikan oleh kegelapan, sehingga wilayah Duke Vardion menjadi tanah kematian dan wilayah terlarang. Di sini juga di jelaskan bahwa Elda memiliki kekuatan cahaya yang dapat menyembuhkan tanah kematian. Pokoknya aku harus memastikannya, hitung-hitung sebagai imbalan karena Putri Emeliette pernah membantuku saat aku dan Elda belum di jemput oleh Kaisar Sialan.


...Bersambung......