
1 bulan berlalu seperti biasa oliv melakukan aktivitasnya, setelah kejadian itu sifatnya sangat berubah yang biasanya setiap hari selalu gembira di kerajaan tetapi sekarang berubah menjadi pendiam.
Jam istirahat oliv manfaat kan waktunya untuk bersantai, disebelah nya ada 1 orang yang memperhatikan oliv.
Siti:"dek kakak perhatian akhir-akhir ini kamu agak beda kamu
ada masalah"
oliv:"kenapa kak, ”
Siti:"beda aja kamu akhir-akhir ini pendiam ngak mau gabung
sama yang lain dan kakak perhatikan kalau kita istirahat
kadang pandangan mata kamu agak kosong gitu
apa ada masalah?"
oliv:"ngak kok kak, mungkin karena capek makanya agak
suka diam"
Siti:"ya udah kakak ngak akan maksa kamu tapi kalau ada
masalah jangan di pendam sendiri, kakak udah anggap
kamu sebagai adek bukan cuman kakak aja yang
merasa kamu nya berubah tapi yang lain juga, karena
setau kami, kamu ngak ada masalah di kerjaan ini”
oliv:"makasih iya kak tapi aku memang ngak ada apa-apa kok"
Belum Siti menjawab nya oliv bangkit bari tempat duduknya membereskan semua peralatan makanya.
"kak oliv duluan iya jam nya udah habis” ucap oliv meninggalkan Siti
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepat, oliv melihat ke jam tangan nya bentar lagi watu untuk pulang. Karena pekerjaan nya sudah selesai jadi seperti biasa oliv biasanya menunggu jam pulang dengan bersantai di meja kerjanya.
Dalam tas hp nya ada notifikasi masuk, oliv memeriksa hpnya dan melihat ada notifikasi masuk dari mama hery
💬
"sayang mama ada di depan pintu gudang kerjaan mu, mama nunggu kamu disini"
setelah oliv membaca pesannya dia segera membalas
📤"iya ma, bentar lagi keluar"
waktu bersamaan oliv mengirim pesan ke hery
📤
"aku di jemput sama mama jadi kamu jangan nunggu aku lagi di tempat kerjaku"
Jam sudah menunjukkan untuk pulang kerja, oliv segera keluar dari gedung itu. Melihat mobil mama hery oliv langsung menghampiri nya, setiba di samping mobil oliv mengetuk pintunya. Mama hery yang berada dalam mobil langsung mempersilahkan oliv masuk.
Dalam perjalanan oliv memandang perempuan yang di sebelah nya.
"ma mau kemana?" tanya oliv
"mau berduaan sama kamu ”
Sampai di salah satu mall mama hery mengajak oliv agar turun dari mobil, mereka sama-sama melangkahkan kakinya ke dalam mall tersebut
"sayang apa kamu lapar?" tanya mama hery
"belum sih ma,”
"ya udah kita ke salon dulu iya " ajak mama hery
oliv mengangguk kepalanya tanda setuju dengan saran mama hery.
setibanya di dalam salon oliv dan mama hery langsung disambut oleh karyawan disana dan mengarahkan agar masuk dalam kamar .
"mbak menantu aku aja iya aku hanya nemenin, dan aku mau minta tolong yang therapist mantu saya yang punya toko ini iya mbak tolong sampaikan ke dia " jelas mama hery
karyawan yang melayani mama hery mengiyakan permintaan nya, karna dia tau biasa yang nge ladenin wanita-wanita cantik yang berada di hadapannya oleh sang pemilik toko.
"mama ngak "tanya oliv
"ngak sayang, mama lagi ngak pengen”
"kalau gitu tadi ngak usah ke sini ma" Pinta oliv
"karena mama pengen ngomong sama kamu sayang"
Seorang wanita memasuki kamar itu dengan senyumannya,
"ce wa u thama ce kang, wa minta maaf "(ce saya tadi ada banyak kerjaan)
"iya tidak masalah, sekarang saya minta tolong di rawat mantu saya”pinta mama hery
beberapa jam kemudian akhirnya selesai perawatan kecantikan yang dilakukan oleh oliv.
"ce kami boleh nggak berada dalam kamar ini dulu, nanti kalau toko nya sudah mau tutup tinggal panggil kami aja le"ucap mama hery
"wa seneng aja lah, omset wa tambah banyak"jawab pemilik salon dan meninggalkan ke dua orang tersebut.
"sayang mama mau ngomong boleh"
"iya ma"jawab oliv
"kamu ada masalah sama anak mama” menggenggam tangan oliv
" ngak ada ma, kenapa?" tanya oliv
"mama merasa kamu agak berbeda, dan mama merasa kalau kamu tidak baik-baik aja"
"aku nggak apa-apa ma”
"sayang, jujur sama mama, dari penglihatan kamu aja mama tau ada banyak luka yang kamu sembunyikan, apa kamu ada masalah sama anak mama, apa dia tidak memperlakukan kamu dengan baik,”
"kami baik-baik aja kok ma, mungkin karena akhir-akhir ini aku agak capek aja"
"sayang mama juga seorang perempuan, mama nganggap kamu itu melebihi anak sendiri, kamu itu baik, kamu penyabar kamu mandiri kamu cantik hery sangat beruntung bisa punya pasangan kayak kamu, maaf iya sayang bukan nya mama mau ikut campur dalam urusan cinta kalian , hery sering cerita ke mama tentang hubungan kalian
betapa beruntungnya dia mendapatkan perempuan seperti mu. kamu yang slalu mengalah ngehadapin sifat nya yang kasar, posesif dan mama minta maaf mama merasa kalau aku gagal nge didik dia. Tapi mama sangat yakin kalau hery sangat mencintai kamu , sifat nya yang kasar mungkin karena dia sangat takut kehilanganmu mu”
"ma aku juga beruntung kok bisa punya pasangan kayak hery"
"sayang kalau kamu merasa dia salah kamu maki-maki dia silahkan kamu berhak Jangan kamu pendam sendiri. mama salut dengan sifat penyabar kamu, mama sayang banget sama kamu”
"iya ma" jawab oliv