Possessive Boy

Possessive Boy
19#



Disisi lain setibanya oliv di rumah putri memanggil nya


"dek kalau kakak pindah dari kota ini, kamu ikut pindah iya"


"kakak mau kemana?" tanya oliv


"Abg kamu di pindahin,jadi rasanya kayak nya susah untuk beda kota sama abg kamu dan dia juga minta supaya kami ikut aja kakak sebagai istri ya nurut aja apalagi kamu tau kan ponakan kamu deketnya sama abg kamu"


"tapi aku merasa ngak enak ninggalin kamu, apalagi dari dulu kamu ngak pernah jauh dari keluarga"jelas putri


"ngak papa sih kak, lagian biar aku juga bisa mandiri ngak bergantung sama keluarga terus, kakak percaya aja aku bisa jaga diri kok"ucap oliv


"tapi tetap kakak ngak tega ninggalin kamu, kamu bisa tinggal di rumah ini sendirian"


"rumahnya kakak kontrakan aja sama orang, nanti oliv cari kos di dekat kerjaan aja kak, dari sini ke jauh' an"


"yakin dek,kalau ngak ikut aja sama Kakak nanti kalau masalah kerjaan kita cari disana" pinta putri memeluk adiknya


" kak percayalah aku bukan anak kecil lagi, aku bisa jaga diri" jawab oliv


"kapan abg di pindahin kerjanya"


"bulan depan dek" jawab putri


"ya udah kak biar oliv juga tau nanti cari tempat, aku udah besar kok bukan anak kecil lagi yang slalu Bergantung sama keluarga" timpal oliv


Mereka mengakhiri percakapannya, oliv melangkahkan kakinya ke kamarnya, di dalam dia menangis' sedih itu pasti tapi gimana oliv tidak bisa slalu bersama dengan kakak nya, putri sudah mempunyai keluarga sendiri. selama ini oliv sudah terlalu banyak nyusahin kakak dan abg iparnya.


...................................


1Bulan berlalu, hari ini oliv mengantarkan keluarga kakak nya ke bandara, selama dalam perjalanan ke bandara air mata terus menetes ke pipi oliv begitu pun dengan kakak nya .


"dek jaga diri baik-baik iya, kamu sendiri disini ngak ada keluarga, jadi kalaupun ada apa-apa hubungi kakak iya" ucap putri


" iya kak, 1 bulan ini telinga ku udah mau pecah saking banyaknya nasehat kakak" tersenyum ke putri


"itu karena kakak sayang kamu, kakak ngak mau terjadi apapun sama kamu"timpal putri


"iya kak"jawab oliv


Begitu pun dengan Abang iparnya banyak nasehat yang laki-laki itu ucap kan ke oliv. selesai mengantarkan kakak nya oliv balik ke rumah menggunakan ojek pesanan nya.Selama dalam perjalanan pulang oliv masih merasakan kehilangan.


Tidak lama ada yang mengetuk pintu, oliv keluar dari kamar, melihat ternyata hery yang berdiri disana.


"bee keluar yuk, tadi kakak udah bilang"ajak hery


"tunggu bentar aku ganti baju"


hery menunggu wanitanya berganti pakaian sambil memainkan hpnya.


"bee jangan pakai baju seksi kalau tidak mau ku koyak bajunya" ucap hery


Tidak lama oliv keluar dari dalam kamar menggunakan baju kaos nya dan celana panjang yang kebesaran. mungkin saking besarnya Pakaian yang di gunakan 2x ibarat kan dengan badan oliv akan muat.


"yok" ajak oliv


Hery bergegas dari tempat duduknya "kalau gini cantik banget bee" ucap hery .oliv tersenyum padahal dia tau Sekarang dia kayak orang-orang sawah kalau tidak berpakaian seperti ini pasti akan berdebat dengan laki-laki di hadapan nya .


"bee kamu tinggal di apartemen aja iya"


"aku udah cari kos, mungkin aku nanti tinggal kesana aja biar dekat ke kerajaan" jawab oliv


"bee aku ngak mau kamu membantah, aku mau kamu tinggal disana tidak ada penolakan"jelas hery


"gimana kalau keluarga ku tau kamu ngak tau gimana possessive nya abang-abang dan kakak-kakak aku"


" kita ngak tinggal sama bee jadi kamu jangan nolak" ucap hery


oliv hanya diam,dia tau kalau di jawab nanti akan berakhir perdebatan jadi dia ngalah.


"bee barang-barang mu masih banyak di apartemen kan , jadi kapan-kapan aja Kita ambil dari rumah iya"


"iya" jawab oliv


Sesampainya di apartemen, oliv membaringkan tubuhnya di atas kasur dan di susul oleh hery,


"bee nikah yok"pinta hery dan memeluk wanitanya,


"pernikahan itu tidak main-main, aku belum siap" jawab oliv


"bee ayolah 1 tahun ini aku sudah sangat mengenal mu, dan aku udah yakin mau nikahin kamu"ucap hery