Possessive Boy

Possessive Boy
13#



hery masuk ke dalam kamar manggil-manggil oliv tapi tidak ada sahutan dari wanitanya,membuka kamar mandi tapi kosong menelusuri semua ruangan tapi tetap kosong , matanya tertuju ke sebuah kertas di atas meja. mengambilnya


" maaf aku pulang tidak pamitan, aku merasa kalau hati mu sedang tidak baik-baik saja jadi aku pulang, masalah pertemuan nanti kalau aku siap aku pasti akan ikut pulang ke rumah mu aku bukan nya tidak mau tapi aku hanya belum siap dan aku hanya tidak ingin kita ribut karena masalah sepele" tulis dalam kertas itu.


Buru-buru hery mengambil hp nya dari dalam celana menekan nomor oliv untuk menelponnya, melihat ke sekeliling nya ternyata hp oliv tertinggal di atas tempat tidur.


"sial" umpatnya


Tidak lama hp oliv berbunyi panggilan masuk dari my sister


hery menggeser layar hijaunya


"halo, hp aku tertinggal iya" tanya oliv


" iya bentar aku kesana aku antar ke rumah" jawab hery


"ngak usah simpan aja dulu, paling nanti kalau ada tentang kerjaan kamu kasih tau ke aku, yasudah aku matikan iya " jelas oliv mengakhiri pembicaraannya nya .


hery mendudukkan bokongnya di kursi masih memikirkan hanya masalah sepele dia mendiami wanitanya dan mengabaikan, mengambil kunci mobil dan dompetnya dan keluar dari apartemen nya, menghidupkan mobil nya menuju rumah orang tua nya.


" tidur di apartemen semalam ko" tanya mama nya


"iya ma" jawab hery


" ajak lah oliv ke sini untuk main-main ke rumah, mama ingin berkenalan dengannya, mungkin dia istimewa makanya kamu berubah seperti sekretaris mu katakan" ucap mama hery


"Nanti ada waktu nya dia kesini ma, untuk berkenalan dengan kalian" jawab hery


"jangan lama-lama iya aku penasaran, kata Lin dia cantik dan ramah"


"iya ma, hery ke kamar ya ma," ucap hery sambil melangkah kakinya menuju kamarnya di atas


"kenapa" tanya lin Adek hery


"brengsek itu cowok udah tau wanita ku ada pacar masih berani dia mengungkap hatinya ke oliv"jelas hery


"itu hp punya kak oliv?"


"iya, buat itu cowok ngak ganggu-ganggu wanita ku" ucap hery ,lin hanya menggeleng-gelengkan kepala melihat kelakuan Koko nya.


" sejak kapan kamu peduli sama perempuan, dari sekian banyaknya wanita sepertinya baru dia yang kamu gini in " ucap lin memberikan mata elang ke hery


"dia istimewa buat aku, dan dia bukan untuk ku mainin" ucap hery


"oh" ucap lin meninggalkan kamar hery


Tidak berapa lama pintu hery ada yang mengetuk


"masuk" teriak hery dari dalam kamarnya


Bapaknya berjalan mendekati kursi dalam kamar hery


"ko besok kita ke Jakarta ada berkas-berkas penting yang harus kamu urus sendiri" ucap hery


" jam brapa pi" tanya hery


"besok jam 7 penerbangan nya bersiap siap lah ko" ucap papa hery, hery hanya mengangguk kan kepala.


Masih dalam pikirannya yang kacau hery memasuki kamar mandi meredam emosi nya, setelah 1 jam dalam kamar mandi dia keluar menidurkan kan dirinya di tempat tidur nya .