Possessive Boy

Possessive Boy
16#



Di parkiran hery telah menunggu kedatangan oliv, lama menunggu tapi yang di tunggu tetap tidak muncul. 1 jam kemudian oliv menghampiri mobil hery, membuka pintu mobil setelah di persilahkan masuk.


Hery tidak berbicara apa pun selama dalam perjalanan, sama hal dengan oliv perempuan itu hanya menatap jalanan yang ramai. Sesampainya di parkiran apartemen, hery memarkirkan mobilnya nya keluar dari tempat duduknya mengelilingi mobil untuk membukakan pintu untuk wanitanya. oliv tidak berbicara apapun dia mengekor di belakang laki-laki di depan nya, hery menempelkan access card apartemen nya memasuki ruangan itu,hery langsung menuju kamar.


Oliv masih diam di tempat berdiri di depan pintu kamar hery


" bee masuk lah ke dalam"perintah hery menatap wanitanya


oliv hanya menuruti perkataan laki-laki yang di hadapannya dan mendudukkan bokongnya di kursi kamar itu sambil memainkan hp nya membalas pesan dari kakak nya. Merasa di abaikan dan tidak di jawab hery langsung mengambil hp dari tangan oliv,dan membantingnya ke dinding.


"bee aku berbicara tolong kamu dengarkan kenapa malah main hp? tanya nya dengan suara meninggi


"Cobaa kamu lihat hp aku, tadi hpnya ku gunakan buat apa"ucap oliv dengan suara lembut nya


"bee masalah tadi siang belum selesai, ternyata selama ini kamu di dapur gitu, seneng di godain sama laki-laki banyak, dan sekarang laki-laki mana lagi yang ingin berbalas pesan dengan mu? bentak hery


"makasih buat tuduhan mu, masalah tadi siang disana ada cctv-nya kan kamu bisa lihat sendiri dan sepertinya cctv-nya di sana bisa merekam suara, jadi bisa kamu lihat dan dengar baik-baik, masalah hp aku tidak berbalas pesan dengan laki-laki lain tapi dengan kakak kalau kamu tidak percaya bisa kamu lihat sendiri"ucap oliv menjelaskan masih dengan suara halusnya


"seperti tidak ada lagi masalah nya kan, aku pamit untuk pulang," ucap oliv


"bee besok kamu resign dari kerajaan mu"perintah hery masih dengan suara kerasnya dan mencekal tangan oliv


"maaf tapi aku ngak bisa"


"aku capek baru pulang kerja jadi ku mohon jangan buat aku emosi, dan tolong kita saling menghargai aku ngak suka ribut sama kamu jadi tolong biarkan aku pulang dulu, setelah emosi sudah membaik baru kita bicara" ucap oliv meninggalkan hery yang masih emosi.


"bee diam disitu, aku antar"ucap hery menatap oliv tidak ingin di bantah, oliv menuruti kemauan hery,selama di perjalanan hery masih diam dengan muka merah, oliv tau bahwa laki-laki yang di sebelah nya masih emosi.


"bee mau makan apa" tanya hery menatap wajah wanitanya tapi dengan suara yang pelan


"kamu mau makan apa? tanya oliv


Hery melanjutkan perjalanan nya , memberhentikan mobilnya di sebuah pecel lele, karna dia tau makanan kesukaan wanitanya ayam penyet.


"bee tunggu lah disini" ucap hery , oliv mengangguk


tidak lama pesanan hery siap,dia membawa makanan nya ke dalam mobil.menyerahkan makanan nya ke wanitanya,tanpa lama oliv membuka bungkusan makanan nya, sebelum makan dia tidak lupa baca doa.Tanpa bertanya oliv langsung menyiapkan makanan ke dalam mulut hery, karena dia tau laki-laki di samping nya lebih menyukai makan di suapi oleh dirinya.Selesai makan oliv membuka percakapan " aku tau mungkin aku salah telah berdekatan dengan laki-laki yang mungkin membuat mu marah, tapi percaya lah bahwa aku setia dengan mu dan aku tidak berniat buat mendekati laki-laki lain" ucap oliv menjelaskan


"jadi kumohon percaya lah sama ku, dan jangan marah-marah karna aku tidak suka keributan " mencium bibir hery


"bee maaf kan aku" jawab hery


"iya nggak papa, asalkan kamu tidak mengulangi lagi perkataan mu menyakitkan untuk di dengar" memberikan senyum manisnya ke hery dan menatap laki-laki di sebelahnya.