
Pagi nya hery bangun dari tidurnya, melihat ke samping wanitanya masih nyenyak dalam tidurnya. Pelan-pelan hery menarik tangan nya dari bawah kepala wanitanya . hery melangkahkan kakinya ke kamar mandi untuk membersihkan badannya. Selesai mandi hery mendekati wanitanya "bee bangun lah" oliv yang merasa tidur nya di ganggu membuka matanya."pagi sayang " ucap hery, "hmm" jawab oliv menjauh dari badan hery.
"bee mau sarapan apa?" teriak hery ke oliv yang berada dalam kamar mandi
" apa aja, aku akan makan"
Selesai berpakaian, oliv melangkahkan kakinya ke dapur melihat hery yang membelakangi nya sedang masak.
"masak apa?"tanya oliv
"spaghetti,"
"perlu bantuan?"
"duduk di kursi aja bentar lagi ini siap"jelas hery
Oliv mengiyakan dan mendudukkan bokongnya di kursi, menatap punggung hery yang masih asik dalam memasak nya.
"selesai, silahkan makan sayang" meletakkan 1 piring spaghetti dan segelas susu di depan oliv
"makasih" ucap oliv, "disuap kan?" timpal oliv.
Hery mengangguk kan kepala nya, oliv dengan telaten menyuapi makanan ke dalam mulut hery.
"bee makan siang mu nanti karyawan ku yang ngantar ke kerajaan mu" ucap hery
" ngak usah nanti aku minta tolong di beli aja sama teman kerja yang lain" jelas oliv
"memang kamu terbiasa dengan makanan di luar?" tanya hery karena dia tau kalau wanitanya tidak terbiasa makanan luar
" ya udah terserah kamu aja, berangkat yok nanti telat masuk kerja,”jawab oliv.
Sesampainya di depan swalayan tempat oliv bekerja selalu ada drama dimana hery yang slalu minta dicium. Selesai mencium hery, oliv turun dari mobil dan meninggalkan hery yang masih dalam mobil.
Seperti biasa meski masih pagi hari tetapi kerjaan sudah banyak menanti di depan pintu masuk penerimaan barang. Oliv melakukan aktivitasnya sehari-hari, candaan kadang keluar dari mulut perempuan itu.
"Oliv nanti sore kita ada acara, bapak besar ngundang jadi nanti kita kesana iya" ucap Sely, manager nya
"ok ce" jawab oliv terus melanjutkan pekerjaannya nya
"Nanti bareng aja oliv Cece bawa kamu"
"okk, semua karyawan di undang ce?"tanya oliv
Tiba saat nya untuk menghadiri pertemuan dengan bos besar pemilik swalayan, biasanya membicarakan tentang pekerjaan dan kemajuan swalayan tersebut.Sampai berjam-jam masih banyak yang menyampaikan pendapat agar bisa lebih banyak mendapatkan omset dari toko masing-masing. Selesai perjamuan makan semua di persilahkan untuk pulang ke tempat masing-masing.
"oliv ayok Cece antar kamunya" ucap Sely
" oliv, naik ojek aja ce rumahnya udah ngak searah lagi nanti Cece muter-muter" jawab oliv
" ya udah kalau gitu duluan ya oliv"
"iya ce" jawab oliv
Setelah Sely pergi, oliv merogoh tas nya untuk mengambil hp nya.
yah hp nya mati lagi gimana mau pesan ojek, ya udah lah jalan kaki aja kek nya ke depan dikit siapa tau ada ojek yang mangkal. batin oliv, tidak lama oliv berjalan ada bunyi klakson mobil dari belakangnya oliv kira mobil yang membunyikan klakson tersebut tidak untuk nya tapi ternyata mobil itu masih mengiringinya.
Oliv melihat ke dalam mobil yang berhenti di sebelahnya
"Kamu mau kemana?ayo saya antar " ucap seorang dari dalam mobil yang tidak lain adalah anak bos tempat dia bekerja
" ngak usah ko, naik ojek aja"
" ini perintah untuk kamu dari seorang atasan" ucap nya
Oliv membuka pintu mobil nya dan mendudukkan bokongnya di sebelah kursi pengemudi.
" makasih iya ko, tapi tadi memang betul oliv bisa aja tadi naik ojek" jelas oliv
"kasih alamat kamu, saya tidak mau kamu ngebantah" jawab David
Oliv memberikan alamat nya kepada David dan tidak lama dia langsung melanjutkan perjalanan nya untuk mengantarkan oliv.
Setibanya di depan apartemen oliv melepaskan safety belt dari tubuhnya.
"ko makasih banyak iya, " ucap oliv
"ya sama-sama ngak usah sungkan gitu" jawab David
Oliv keluar dari dalam mobil menundukkan kepalanya.
Tidak jauh dari itu ada sepasang mata yang sudah memerah melihat pemandangan di depannya.