
"tapi aku belum siap" jelas oliv
Hery mengeratkan pelukannya dan mengangkat tubuh wanitanya ke atas tubuhnya "bee ayolah lah aku udah pengen nikah sama kamu" pinta hery.
"sabar ya, aku masih ingin membahagiakan orang tua ku"jawab oliv
Mendekatkan wajahnya ke wanitanya dia mengusap pipi dan bibir oliv dengan jempol nya . Hingga bibir keduanya sudah menempel,hery meluma*t bibir oliv, dan menyesap nya menautkan bibirnya dengan wanitanya.
Kemudian hery memegang tengkukuk oliv hingga ciuman itu semakin hangat. "bee aku benar-benar mencintai mu" ucap hery. lama hery menautkan lidah nya ke mulut wanitanya, tangan nya turun ke bawah , menarik baju wanitanya ke atas dan menjilat leher oliv, menatap sejenak 2 gundukan besar itu yang masih tertutup bra.hery melepaskan pengait bra nya dan langsung melahap dan meremasnya seolah-olah nafsunya udah tidak bisa tertahankan.
******* halus keluar dari mulut oliv membuat hery bertambah semangat ******* 2 gundukan yang indah itu.
Oliv merasakan ada yang menonjol di bawah sana dan dia tau bahwa itu pasti alat kelamin hery.
"bee lepaskan ******* mu jangan di tahan" ucap hery ******* bibir wanitanya.
"bee kenyal kali" ******* pent*l oliv sesekali menggigitnya hingga oliv merasa kenikmatan dan menekankan kepala hery ke dadanya.
Tangan hery turun ke bawah menjelajahi hutan oliv melepaskan celana wanitanya dan menggesek-gesekkan tangan nya disana oliv menggeliat merasakan seperti kena setrum dan sesuatu akan ke keluar dari sana.
"aku mau kencing"ucap oliv
Hery tersenyum dan terus menggesekkan tangan nya di hutan oliv, kepala nya turun ke bawah sejajar dengan alat kelamin wanitanya,tidak lama oliv mengerang hery menjilati cairan yang keluar dari vagi*a oliv.
"bee aku lanjut di kamar mandi" ucapnya mencium pucuk kepala wanitanya
Hery melangkahkan kakinya ke dalam kamar mandi, melanjutkan aktifitasnya. Tidak berapa lama hery keluar dari kamar mandi menggunakan handuk yang melilit di pinggang nya.
"ya nggak apa-apa aku juga salah aku terlalu menikmati nya, itu bukan salah mu sepenuhnya" jawab oliv
"bee aku mencintaimu benar-benar mencintai mu sayang dan aku pengen segera menikah dengan mu agar bisa membobolnya" jelas hery
Hery merebahkan tubuhnya di samping tubuh wanitanya yang masih polos itu. oliv menarik selimut hendak turun dari tempat tidur tetapi tangan laki-laki itu menahannya.
"bee biarkan seperti ini,aku masih ingin melahap nya"
"aku masih menginginkan mainan ku ini sayang,"mensejajarkan wajahnya ke payuda*a wanitanya ******* nya menyesap, menggigit dan memberikan tanda kepemilikan disana
"handuk mu terlepas" ucap oliv menatap ke laki-laki yang ada disebelah nya. bukannya menutup hery malah mengambil tangan wanitanya dan mendekatkan kejantanan nya.
Oliv terkejut jantungnya berdegup kencang merasakan yang dipegang sangat lah besar di atas rata-rata laki-laki bahkan merasakan berurat.
"waa kamu jorok"teriak oliv
"itu mainan mu bee, dan aku yakin kamu akan ketagihan kalau merasakan nya nanti" ucap hery, mendudukkan bokongnya di kasur dan menyenderkan punggungnya di headboard kasur.
sehingga oliv bisa melihat kejantanan hery dengan sangat jelas. Dia menggendong tubuh oliv , mendudukkan kan di pahanya.
"aku tidak nyaman" pinta oliv
"nanti akan nyaman karena setiap malam kamu akan melihat aku tidak akan berpakaian" jawab hery menciumi bibir oliv
"bee aku sangat suka dengan payuda*a mu sangat kenyal dan berisi, aku sangat suka dan ini aku sangat menyukai aromanya kamu merawatnya dengan bagus menyentuh vagi*a wanitanya dengan lembut sehingga oliv mendesah.