
selesai makan dan membersihkan piring kotor nya, oliv kembali dalam kamar di ikuti oleh hery.
"aku mau mandi dulu" ucap oliv memasuki kamar mandi.
1 jam kemudian oliv keluar dari kamar mandi sudah menggunakan baju kaos dengan celana pendek.
"bee"panggil hery memasuki kamar ,oliv ngeliat hery yang baru masuk ke dalam kamar. hery mendekati wanitanya dan menuntun oliv untuk duduk di pangkuannya hery mendekatkan wajahnya ke wajah oliv dan mencium bibir nya , hery mencium dengan lembut, menelusuri rongga mulut oliv.menghirup leher oliv dan menciumnya .tangannya turun ke bawah membuka pengait bra wanitanya setelah lepas dia menarik dan melepaskan nya merem*s gundukan daging itu. mulutnya terus mencium bibir oliv, "bee... bolehkah aku men*hi**p nya" bertanya ke oliv dengan nafsunya yang memuncak . oliv mengangguk, hery menaikkan baju oliv ke atas dan menatap dua gundukan yang kenyal di depan matanya, seperti bayi kehausan dia melu**t nya dan 1tangan nya merem*s sebelah gundukan. dia menidurkan oliv dan mencium kepala wanitanya nya,dia meninggal kan oliv dan memasuki kamar mandi disana dia melanjutkan aktifitasnya dia takut akan menyakiti oliv karena dia sudah berada di puncak nafsunya.
setelah beberapa lama hery keluar dari kamar mandi, oliv tersenyum ke hery dan melanjutkan membacanya.
hery memeluk nya dari belakang dan menciumi leher nya,oliv membiarkan nya.
"udah selesai , apakah sudah keluar," tanya oliv ke hery
"sudah bee, aku membayangkan yang tadi" ucap nya ke oliv
'' bee kamu tidak jijik kan denganku"membalikkan tubuh wanitanya agar menghadap ke dia
"ngak, asal kamu tahu tentang batasan nya ,aku tau yang kulakukan semua salah tapi aku tidak melarang asal kamu jangan merusak ku". jawab oliv mencium bibir hery
"itu masa lalu mu, asalkan kamu berusaha memperbaikinya. aku tidak memandang masalalumu , karena kita setiap manusia punya masalalu yang mungkin buruk" jelas oliv
"makasih bee" mencium kepala nya dan memeluk erat tubuh wanitanya.
'"bee apakah kamu pernah berniat untuk memperkenalkan aku ke mamak dan keluarga di kampung?" tanya hery
"mungkin nanti ada saat nya untuk berbicara, tapi belum sekarang,maaf ya".jelas oliv ke hery
"bee aku sudah mengenalkan kamu sama orang tua ku sama Adek aku kapan kamu mau bersedia untuk datang ke rumah?" ujar hery menatap wajah wanitanya
"aku belum siap " jawab oliv
hery diam dan menatap wajah wanitanya, dia bangkit dari tidurnya dan melangkahkan kakinya ke balkon , mengambil sebatang rokok nya ,menempelkan ke bibirnya dan menghidupkan nya masih dalam pikirannya sendiri.oliv menghampiri hery, " maaf aku bukan tidak mau bertemu keluarga mu tapi aku belum siap, beri aku waktu nanti aku akan bertemu dengan mereka".jelas oliv ke hery.hery masih diam memikirkan perkataan wanitanya
"bee aku serius aku tidak ingin bermain-main dengan mu, jadi kumohon beri aku kejelasan tentang hubungan kita apa kah kamu tidak pernah ingin serius ?"ucap hery
oliv terdiam mendengar perkataan dari hery, berjalan meninggalkan balkon, melangkahkan kakinya ke dalam kamar dan mengambil tas. sebelum keluar dari gedung apartemen oliv menulis sebuah kata-kata, melangkahkan kakinya kluar dari apartemen dengan pikirannya.