
Hari terasa melelahkan banyak pekerjaan, menguras tenaga dan emosi seperti yang di alami oleh oliv.
"liv ikut Cece yok, wa butuh kamu buat tulis bon di hotel di depan" pinta Sely manager oliv
"apakah tidak bisa di wakili ce, kerjaan ku banyak kali barang semua masuk belum lagi aku mau cek barang gudang paling atas”jawab oliv
"tidak bisa sayang, ayolah ini hanya bentar kerjaan mu serahkan kepada orang lain"
"baik lah, aku mau simpan barang-barang aku ke meja kerja ku dulu ce" jawab oliv hendak pergi dari hadapan Sely
Karena jarak antara supermarket ke depan tidak jauh jadi mereka memutuskan untuk berjalan kaki menuju hotel, memasuki hotel lewat pintuku belakang lebih tepatnya pintu darurat.
Selama mengerjakan pekerjaan nya oliv selalu di godain sama orang-orang bagian dapur.
"kak oliv sering-sering lah ke hotel untuk tulis bon, kalau gini kan kami tambah semangat kerjanya di temenin sama cewek cantik yang punya senyum manis di jamin kami ngak akan bosan.ucap salah satu karyawan hotel
"mau aja mah, kalau bapak chef nya ngasih makan gratis setiap aku kemari" ucap oliv
"bisa di atur kak, lagian setiap datang kemari juga ngak pernah nerima tawaran kami kok" jawab chef yg sedang me masak
"oh iya pak, kayaknya bon nya ada yang hilang" ucap oliv ke kepala koki
"pak chef aku bisa minta tolong ngak masak kan saya capcay 1 porsi"ucap oliv ke koki
selama oliv menunggu bon yang hilang dari kepala koki, oliv menandatangani semua bon dan memeriksa catatan nya.
oliv menerima "pak mintak tolong saya titip uang nya ke bapak aja iya soalnya saya tidak lewat pintu depan" ucap oliv menyerahkan uang ke chef
"kak ngak papa, nanti kami masukkan ke pengeluaran dapur aja " Jawab kepala koki
"ngak enak pak, bisa-bisa nanti hotel ini rugi yang punya ngamuk lagi, kan ngak enak belum lagi ngak kenal dengan pemilik hotel ini" ucap oliv menjelaskan dan memberikan uang
Dari pintu masuk seorang laki-laki memasuki pintu dapur dan mata elang nya terus tertuju pada perempuan yg digodain sama karyawan nya sedari tadi.
"sudah puas memandangi wajah wanitaku dan menggodanya?, kalian mau saya pecat" ucap hery dengan suara kerasnya
oliv tidak fokus dengan kata-kata yang keluar dari mulut hery tapi dia malah bertanya , "kamu kerja bagian dapur juga?" tanya oliv ke hery.
"kenapa kalian diam, kenapa tidak bicara lagi kenapa tidak menggodanya lagi?bentak hery ke karyawannya
Semua karyawan yang ada di dalam ruangan itu terdiam menundukkan kepala,takut untuk berbicara dengan bos pemilik hotel ini
"maaf pak, kami salah kami tidak tau kak oliv pacar bapak, kami minta maaf pak" ucap kepala koki kepada hery
oliv menyimak kata-kata pak koki dia mendekatkan diri ke salah satu chef di sampingnya"memang laki-laki itu siapa kalian" tanya oliv ke chef nya dengan suara pelan
hery menatap wajah wanitanya, wajah nya memerah melihat oliv malah mendekati karyawan nya.
"kayak nya kerjaan ku sudah selesai pak dan bon nya sudah saya tandatangani saya permisi, dan duit nya saya letak di meja pak koki" jelas oliv ketakutan melihat kemarahan hery, sebelum oliv benar-benar melangkahkan kakinya keluar dari ruangan itu hery menahannya dan menatap nya"bee nanti aku tunggu di depan seperti biasanya" jelas hery membiarkan oliv keluar