Paijo

Paijo
Sepuloh



Mati aku....


Mau cari dimana rumah kontrakan yg murah, bagus aman dan nyaman di kota sebesar ini.


Apalagi harga nya...


Saat melihat keadaan rumah Tika,sebuah ide tiba tiba terlintas di kepala nya. Tanpa pikir panjang Bima langsung menciptakan sebuah kebohongan dengan begitu mudah nya.


"Sebenar nya apa yg salah dengan otak ku. Masak Tika keliatan lucu sih kalau ngomong. Kok dia jadi keliatan sexy ya di mataku. Waktu dia sakit rasa nya sedih banget. Sekarang aku ngak tega lihat keadaan dia yg nge kos di tempat kayak gitu.


" Bodoa amat,anggap aja lagi amal. Kan dia pegawai kakak,jadi kesejahteraan dia berarti kesejahteraan kakak. Kalau kakak sejahtera berarti aku udah berbakti pada kakak,kalau berbakti kan berarti aku jadi anak yg baik dan anak yg baik masuk surga. Amin..." Bima berusaha menyakinkan diri nya sendiri.


Setelah itu Bima sibuk mengotak atik ponsel nya. Dia berusaha menghubungi semua nomor kenalan nya untuk mencari rumah.


Dan di sinilah dia sekarang. Di sebuah rumah yg berada di kawasan perumahan mahal. Ini adalah rumah yg paling sederhana di banding yg lain. Rumah dua lantai yg terdiri dari tiga kamar dan sebuah taman kecil di belakang.


"Kira kira Tika percaya ngak ya kalau aku bilang biaya sewa rumah ini cuma 300 ribu? Tapi masak sih aku harus ambil uang sewa dari dia. Tapi gengsi kan kalau aku bilang beli rumah ini buat dia.


aha....bilang aja punya temen yg lagi keluar negri jadi rumah nya ngak ke pake. Sip... aman, tinggal bawa baju ke sini beres."


Ternyata Bima membeli rumah tersebut karena tidak menemukan tempat kos yg menurut nya cocok untuk Tika.


***********


" Dia pikir lagi main sinetron apa. Lihat orang miskin trus kasian, bilang pindah langsung pindah. "


"Udah nurut aja. Apa yg dia bilang emang bener."


" Dasar setan. Kemana aja kamu. Pas aku butuhin ngak ada. Tiba tiba aja nongol ikutan nimbrung aja. "


" Ya kan ngak enak kalau tiba tiba aku nongol pas kamu lagi ngobrol."


" Halah biasa nya juga kamu nempel kayak perangko. Ngomong ngomong kemana kamu semalam? "


"Semalam pada ngumpul di belakang,pada asyik bahas si Tuyul. Majikan nya kena azab, mati nya hih.. serem. Mati nya keselek pisang."


" Rasain siapa suruh pelihara Tuyul."


" Eh ngomong ngomong kamu ngak papa kan Tik? Bima ngak ngapa ngapain kamu kan di rumah nya?"


" Emang dia bisa ap.... darimana kamu bisa tahu? bukan nya semalam kamu ngak ada di sana?" sudah sejak lama Tika merasa ada yg tidak beres dengan Paijo. Mulai dari dia yg tahu tentang pekerjaan Bima dan sekarang seperti nya dia tahu apa yg terjadi semalam.


" Ya karena ngak tahu maka nya aku tanya kamu."


" Emang bener kata kakak, Aku ngak seharus nya mempercayai arwah yg bergentayangan. Semua arwah yg jadi setan pasti karena dia belum bisa melepas sakit di hati nya dan orang yg menyimpan sakit akan berakhir jadi jahat. "


" Please Tik percaya sama aku, aku ngak akan pernah nyakitin kamu. Aku...argh... ampun Tik.... berhenti. "


Tika memejamkan mata dan mulai merapal kan mantra. Seketika itu Paijo merasakan sakit yg luar biasa di tubuh nya.


" Berhenti Tika berhenti. Tolong hentikan." Tika tak menghiraukan teriakan kesakitan Paijo, dia terus saja merapal kan mantra hingga tubuh Paijo tak kuasa menahan sakit dan langsung terjatuh di tanah.


" Katakan yg sebenar nya atau tetap diam dalam kesakitan."


"Iya..iya...iya... aku akan cerita." Setelah itu Tika pun berhenti merapalkan mantra.


Paijo kini sudah bisa mengendalikan kembali tubuh nya dari rasa sakit. Dia mulai bangkit dari tanah dan berjalan mendekat kearah Tika.


"Aku bukan hanya mengenal Bima,aku sangat mengenal nya karena aku adalah Kakek Bima."


"Apa? tapi bagaimana bisa."


Dalam sekejap seluruh tubuh Paijo tiba tiba di penuhi oleh kabut tipis Wush... dan paijo seketika berubah menjadi sesosok orang tua.


"Kamu? Orang tua yg waktu itu berdiri di dekat mobil."


"Patrick Jonathan Kusuma. Kakek dari Andra dan Bima."


" Jadi selama ini kamu nipu aku?"


"Iya, tapi aku ngak ada niatan jahat sama kamu. "


"Apapun alasan nya,berbohong tetaplah suatu kesalahan. Lalu, apa alasan kamu sampai nipu aku."


" Semua ini berawal karena kebodohan ku. Dua orang cucu ku jadi hancur karena ke egoisan ku. kamu masih ingat kan hantu perempuan yg waktu itu terus menempel pada Bima? Dia adalah Sasa, cucu dari sahabat ku Dani Wijaya.


Satu satu nya orang ya mau membantu ku di saat aku terpuruk.


Dulu Aku adalah pemuda yg sombong dan ngak pernah bisa menghargai orang lain. Kedua orangtua sudah berusaha mati matian untuk merubah sikap buruk ku, hingga suatu hari terjadi pertengkarang antara kami hingga aku di usir dari rumah.


Saat itu Dani lah satu satu nya orang yg mau membantuku. Di saat istri kami sama sama hamil aku berniat menjodoh kan anak kami kelak, tapi ternyata anak kami sama sama laki laki.


Pada awal nya Andra lah orang yg aku jodoh kan dengan Sasa tapi dia menolak, dia malah kabur dari rumah padahal selama ini Andra adalah cucu yg sangat penurut,beda banget dengan si kadal buntung Bima. " Paijo terkekeh mengingat cucu nya yg paling penurut sampai harus kabur dari rumah saat tahu akan di jodoh kan.


"Terus kenapa jadi Bima yg jadi tunangan Sasa? "


" Yah nama nya juga kucing di kasih ikan asin ya maulah hahaha....."


"Hah? Maksud nya? "


"Bima tuh 11-12 sama kayak waktu aku muda dulu. Walau wajah nya ngak ada mirip mirip nya sama aku tapi sifat playboy kami sama."


"Haduh jadi playboy kok bangga. "


"Mungkin karena kecantikan Sasa lah Bima langsung menyetujui perjodohan tersebut. Di tambah lagi Sasa adalah gadis yg ceria dan lucu membuat Bima semakin tergila gila pada nya. Tapi sayang Sasa ternyata tidak sebaik yg aku kira. Dia memang mendapat apa yg dia mau dari Bima. Mobil terbaru,baju,tas,uang atau apapun itu Bima pasti langsung memberi nya. Satu satu nya yg tidak bisa Bima beri adalah waktu dan perhatian. Dasar playboy cap kadal, kayak nya dia sudah bosan sama Sasa."


"Betul betul.... " Tika menyetujui ucapan Paijo.


"Akhir nya Sasa mulai berani berselingkuh tapi Bima tidak tahu. Aku berusaha mati matian menutupi kelakuan Sasa agar Bima tidak tahu. Tapi Sasa memanfaat kan hal tersebut dengan meminta banyak hal padaku. Hingga suatu hari terjadi hal yg tidak di inginkan."


"Sasa hamil? terus Bima ngak mau tanggung jawab akhir nya Sasa marah trus kecelakaan."


"Ye... Dengerin dulu. Orang ngak gitu cerita nya. Walau Bima itu playboy, dia itu ngak bodoh kali. Kan sekarang banyak yg jual kontrasepsi ya ngak mungkin hamil lah."


" Ya kirain"


"Dengerin dulu.Waktu itu aku sedang di apartemen Sasa karena lagi lagi aku harus memberi Sasa uang agar dia ngak ninggalin Bima. Tapi sayang aku datang di saat yg tidak tepat. Waktu itu Sasa baru saja selesai mandi jadi dia hanya mengenakan handuk saja dan Bima jadi salah paham. Dia keluar dari apartemen dengan marah. Kami berusaha mengejar dan menjelaskan tapi naas di tengah jalan kami mengalami kecelakaan. "


"Oh... gitu."


" Kok cuma oh. Ngak ada komentar lain lagi?"


"Kakek bodoh."


"Kakek?bodoh? Wah ni anak nglunjak ya."


"Ya kan emang kamu nya udah tua. Lagian kenapa kamu harus segitu nya sih berusaha mempertahan kan hubungan yg ngak sehat?"


" Maksud kamu?"


"Karena pada awal nya Andra yg di jodohi pasti Bima awal nya terpaksa menerima. Yah anggap saja pada awal nya Bima tertarik sama Sasa,dia rela memberi apapun pada Sasa. Tapi pada akhir nya, saat ketertarikan itu sudah pudar Bima jadi acuh dan ngak peduli lagi. Malah bagus kan jika suatu hubungan yg di awali dengan keterpaksaan berakhir. Kenapa kamu harus memaksakan semua tetap berjalan. Kamu memang bodoh Jo."


" Semua yg kamu katakan memang benar. Betapa bodoh nya aku saat itu. Hanya karena ingin membalas budi aku tega merusak hubungan kami."


"Syukur deh akhir nya sadar. Nah berhubung kamu sudah sadar, sekarang sebaik nya kamu segera pergi dari sini. "


" Hah..? Pergi? tapi kenapa aku harus pergi? Bukan nya aku udah jujur sama kamu. Aku juga udah janji kan aku ngak akan pernah nyakitin kamu. "


" Bukan kah sudah aku katakan kalau aku benci di bohongi, apa yg di awali dengan kebohongan tidak akan berakhir dengan baik. Aku bahkan masih heran kenapa kamu berusaha mendekati aku. Jangan jangan semua kelakuan Bima yg jadi aneh itu semua karena ulah mu."


"Itu semua ngak bener. Emang pada awal nya aku cuma iseng buat gerakin tangan Bima waktu itu, tapi selanjut nya itu atas inisiatif Bima sendiri."


"Terus apa tujuan kamu ngelakuin itu semua?"


"Aku hanya ingin Bima mengenal mu."


"Supaya?"


"Aku rasa kamu adalah gadis yg baik."


"Dan kamu ingin mengulang kesalah yg sama lagi? Lagi pula kita bukan siapa siapa, jadi jangan sama kan aku dengan Sasa. "


"Engak Tik bukan gitu. Aku hanya ingin..."


"Dan aku tidak tertarik dengan apa yg kamu inginkan. Maaf Jo seperti nya semua harus berakhir sampai di sini. Silahkan kamu pergi."


Tika pun berbalik pergi tapi Paijo benar benar tidak bisa menerima ini. Dia yakin ini tidak sama seperti dulu. Tika lebih baik dari Sasa.


" Maaf kan aku Tika."


Secepat angin Paijo bergerak kearah Tika.


Dalam kondisi yg sedang membelakangi


Paijo,Tika sama sekali tak menyadari nya.


Seketika itu juga Paijo menutup mata Tika dari arah belakang.


Dan hilanglah kesadaran Tika.