
POV Nicholas
Aku melihat punggung Ester menghilang di blok parkir. Tak lama kemudian WV Beetle-nya melewatiku. Dia menyalakan klakson dan membuka kacanya untuk melambai padaku. Yang mengharuskanku membalas klaksonnya.
Daniel!
Dia pasti bercanda! Bagaimana bisa orang yang disebutnya itu Daniel. Aku ingat dia menyebutkan nama samar Dan, dan itu ternyata Daniel Wijaya, aku melihat dia menatapnya dengan memuja, playboy itu bagaimana dia melakukannya. Semua wanita bertekuk lutut padanya.
Kenapa wanita sepintar dia bisa terperosok ke sosok Daniel. Playboy itu bagaimana bisa?! Daniel yang selalu baik dengan siapa saja. Daniel yang sekali tersenyum gadis-gadis itu langsung meleleh melihatnya. Daniel yang bisa punya berapapun pacar yang dia mau!
Dan itu termasuk Ester?! Tak bisa kupercaya?
Dari tiga tahun yang lalu sampai sekarang dia masih menyebutnya. Sebenarnya apa yang dilakukan Daniel padanya. ****! Aku merasa marah tentu saja. Marah akan kebodohannya, bagaimana dia bisa jatuh begitu dalam dengan playboy macam Daniel Wijaya.
Dia memanfaatkanku sebagai pengganti Daniel!
Baru kali ini aku benar-benar tersinggung. Sial, kau tak akan kulepaskan...
🌼🌼🌼🌼
Aku duduk menekuri laporan didepanku. Tapi pikiranku tidak di kertas didepanku\, aku teringat Ester\, dan Daniel? God da*mit! Aku tak tahu kenapa ini bisa jadi sangat menggangguku. Aku ingin membuatnya menyerah dan menginginkanku sekarang. Bayangan malam itu sangat menggangu\, Kecantikan dan desahannya membuatku gila\, aku memberinya kepuasan tapi dia hanya menggunakanku sebagai alat. Fu*k! How dare that woman make me feels like dum*b!
Aku sudah jatuh cinta padanya? Kurasa tak mungkin begitu cepat?!
Penjelasan kenapa aku begitu terganggu belakangan atau ini cuma ego karena penasaran diremehkan? Tapi jika aku mencoba mendekatinya sekarang dia akan langsung menolakku karena berpikir aku hanya tertarik dengan tubuhnya. Sial, kenapa aku terperangkap seperti ini.
Intercomku berbunyi kemudian.
“Pak, ada pak Oscar.”
“Iya, suruh masuk.”
“Bro Oscar, pengantin baru kita.”
“Jangan sebut itu. Lita sudah hamil sekarang...” Oscar tersenyum lebar dan aku melihatnya dengan terkejut.
“Benarkah?”
“Aku benar-benar tak menyangka sebenarnya. Kau tahu ceritaku dengan my-ex. Tapi tiba-tiba aku seperti diberikan keajaiban.” Pria itu bercerita dengan bersemangat. Aku menepuk bahunya.
“Selamat Bro, kau akan jadi Ayah sebenarnya.” Kebahagiaan tampak jelas terpancar dari wajahnya. Tak disangsikan, aku mengenal Oscar bukanlah orang yang suka menebar pesona. Malah mungkin aku tak tahu siapa pacarnya, sangat jarang dia terlihat bersama seorang gadis, tapi akhirnya setelah sekian lama dia menemukan wanitanya.
Tapi kenapa harus Daniel dan Ester? Pikiranku terus berulang.
Aku penasaran satu hal akan Ester, dan ingin bertanya pada Oscar. Tapi selama beberapa saataku ragu apa bisa menanyakannya saat aku mengantarkannya keluar kantor.
“Bro, ...apa kau tahu Ester selama ini sudah pernah punya pacar setelah bercerai.” Langkah Oscar terhenti di lobby, dia melihat ke arahku.
“Ester? Sesuatu terjadi antara kalian,kalian pacaran? Kau pacaran dengan sepupuku?” Oscar langsung menginterogasi. Tapi itu belum selesai. “Sudah berapa lama kalian pacaran?” Kali ini dengan senyum lebar.
“Kami cuma teman...” Aku langsung mengelak. Karena memang kami cuma teman.
“Aku tak percaya padamu.” Oscar langsung melipat tangannya didepan dada.
“Kau bisa tanya sendiri padanya...” Dia langsung tersenyum.
“Baiklah, bagaimana kalau kau traktir aku makan malam dan kau boleh tanya apapun heh, sepanjang aku tahu aku akan membantumu.”
“Bro...”
“Ayolah.” Dia tidak memberi kesempatanku untuk berdebat.
“Oscar.” Aku sekarang menyelanya lagi.
“Dia orang yang sulit, kujamin kau harus menggunakan bantuanku. Satu kali kau bertanya kemarin aku menggangapmu hanya penasaran, tapi kalau dua kali kau bertanya padamu kau tak akan bisa berkelit...”
“Kau bersikap seakan aku,...” Dia langsung memotongku.
“Bro, aku tahu kau, sangat jarang kau penasaran dengan seorang gadis. Kecuali kau benar-benar tertarik padanya, heh ayolah..., traktir aku makan malam.” Dia melangkah mendahuluiku dan sekarang aku benar-benar tak punya pilihan selain harus mengikutinya.
\==================================================
Hi Semua Kelanjutan Kisah ini kalian bisa baca di
Author Margaret RÂ
I HATE MY BOSS Season 5. KEY OF THE HEARTÂ
Episode Mulai 249 sd Eps. 315
END
\==================================================