
''karin langsung keluar dari apartemen aurora setelah memastikan aurora telah tidur dengan nyaman.
tujuan pertama karin adalah apartemen andra, dia ingin memastikan apa penyakit yang di derita oleh andra hingga dia rela menyakiti wanita yang di cintainya,, karin tidak tahu andra sakit apa karena pamannya cuma mengatakan kalau andra menderita penyakit yang sangat sulit di sembuhkan membuat nya terpaksa meninggalkan aurora, agar aurora tidak tersakiti nanti saat tahu andra seorang yang penyakitan.
''tok.....tok....tok...
''sudah beberapa kali karin mengetuk pintu apartemen andra namun tidak ada yang membuka nya, membuatnya benar-benar geram hingga dia dengan sengaja menendang pintu apartemen andra sampai terdengar suara tendangan yang sangat keras memenuhi lantai apartemen tersebut, sampai-sampai membuat pintu apartemen andra sedikit meninggalkan bekas tendangan super dari karin, karin yang tidak ingin ketahuan sudah menendang pintu tersebut langsung berlari dan masuk ke apartemen aurora sambil menggerutu kesal.
''paginya aurora bangun dengan muka yang terlihat kusut, matanya nampak sembab karena menangis, hidungnya memerah, sesekali dia mengusap ingusnya yang keluar begitu saja tanpa permisi pada pemiliknya, karin melihat ke arah aurora dengan tatapan yang terlihat geli bercampur jijik ketika memerhatikan keadaan aurora yang sangat memprihatinkan dan tidak terurus, rambutnya yang berantakan membuat nya terlihat seperti orang depresi atau lebih tepat nya mirip seperti orang gila,, namun karin juga merasa kasihan akan jalan cinta aurora yang tidak berjalan mulus seperti yang diinginkan nya.
''karin mendekati aurora yang duduk di atas sofa dengan tatapan yang terlihat kosong, aurora nampak seperti orang yang sudah berputus asa, karin yang tidak pernah merasakan jatuh cinta ataupun di sakiti tidak tahu bagaimana harus menenangkan aurora agar aurora bisa berpikir jernih dan tidak merugikan dirinya sendiri, dia ingin melihat aurora menjadi wanita yang tangguh yang tidak bisa di remehkan oleh seorang pria seperti dirinya saat ini.
''kak jangan sedih lagi donk, kalau kakak masih sedih aku akan menemui kak andra sekarang dan akan memukulnya sampai babak belur hingga dia merasa menyesal karena dia sudah tega menyakiti orang kedua tercantik di dunia ini. ''ujar karin pada aurora yang keliatan sedikit merespon perkataan nya saat aurora melihat nya dengan tatapan yang terlihat datar, sedangkan karin yang di lihat hanya cengengesan tidak jelas.
''terus siapa orang tercantik nomor satu di dunia???. ''tanya aurora yang terlihat penasaran, begitulah aurora meskipun keadaan nya sedang tidak baik-baik saja namun tingkat kekepoan nya lebih tinggi dari apapun.
"orang nomor satu yang paling cantik di dunia adalah...
" kita cari di Mbah goggle aja gimana?? tanya aurora dengan tatapan yang terlihat serius.
"karin hanya menepok jidat nya, karena kalau aurora mencari di google, sudah dapat di pastikan kalau aurora bukan lah orang tercantik nomor dua di dunia.
" nggak usah kak, aku udah tahu kok siapa orang tercantik nomor satu di dunia. "kata karin.
" yaudah cepat bilang siapa, emangnya secantik apa sih orang itu hingga dia bisa mengalahkan kecantikan queen aurora. "ujar aurora dengan gaya sok cantiknya, membuat karin memutar bola matanya jengah.
''orang tercantik nomor satu di dunia adalah...... karin Olivia lotes. '' kata karin sambil tersenyum menyebalkan ke arah aurora, pasalnya dia mengatakan kalau dia sendiri adalah orang tercantik nomor satu di dunia.
''hanya orang gila yang percaya kalau kamu itu cantik. ''ujar aurora yang terlihat kesal pada karin si gadis tomboy.
'' karin hanya menyebikkan bibirnya ke arah aurora, sambil tangannya sibuk mengetik sesuatu di atas laptop yang ada di atas pahanya.
''kar kamu dengar nggak kakak tanya apa?? kar.... karin.. !!! panggil aurora yang kesekian kalinya dengan suara yang mampu membuat telinga karin berdengung seketika.
''kakak ishh,,, suaranya lebih besar dari toa masjid. ''ujar karin dengan muka kesal sedangkan aurora hanya menatap datar ke arah karin.
''kamu sih nyuekin kakak!!! ''kata aurora.
''huhh aku tuh bukan lagi nyuekin kakak, tapi aku tuh lagi melacak dimana keberadaan kak andra sekarang. ''ujar karin sambil memfokuskan pandangan nya lagi ke arah laptop.
''ngapain kamu lacak kak andra, bukannya dia ada di apartemen nya ya?? '' tanya aurora.
''dia nggak ada di apartemen nya kak, aku udah cari tadi pagi, tapi dia nggak ada tuh, bahkan aku mengetuk pintu hingga tangan aku memerah tapi tetap nggak ada yang buka pintu. ''kata karin, sedangkan aurora hanya ber oh ria.
''ehh tapi kamu ngapain cari kak andra?? ''tanya aurora dengan tatapan mengintimidasi.
''aku mau menghabisi dia karena sudah berani-beraninya menyakiti hati kakak kesayangan aku. '' kata karin sambil tersenyum ke arah aurora, membuat aurora merasa terharu karena karin begitu baik padanya.
''mata karin terlihat fokus ke arah laptop, menatap kode-kode yang tak di ketahui oleh aurora, bahkan aurora cuma menatap sebentar ke arah laptop karin namun kepala nya langsung pusing saat melihat tulisan yang tak di mengerti oleh nya ataupun orang-orang yang awam dalam hal hackers.
''gimana kar udah ketemu di mana kak andra berada??? ''tanya aurora yang sedang menonton televisi dan sesekali mencomot kue yang ada di dalam toples di atas meja di depannya,, keadaan nya sekarang kelihatan sudah membaik, meskipun muka nya masih tersirat kesedihan yang sangat mendalam.
''belum kak, tapi aku medapatkan sebuah video yang mungkin lupa di sembunyikan atau mungkin juga sengaja tidak di sembunyikan agar kita bisa melihat nya!!! ujar karin yang terlihat sedang membuka video tersebut.
''video apaan?? aurora terlihat memepetkan tubuhnya pada karin, dia ingin melihat video apa yang di maksud kan oleh karin.
'' nggak tahu kak tapi nama folder video ini adalah aurora Valois, mungkin saja di video ini kak andra mau bilang sesuatu pada kakak yang mungkin sulit di katakannya secara langsung. ''ujar karin pada aurora, sedangkan aurora hanya menganggukkan kepalanya membetulkan apa yang di katakan oleh karin.
''terlihat seorang lelaki memakai jaket kulit warna hitam di dalam video itu, yaitu orang yang sangat di cintai oleh aurora, orang yang pertama kali mampu mencuri hatinya namun juga orang yang pertama kali menghancurkan hatinya, ya dia adalah Muhammad andra saputra seseorang yang sekarang di cintainya namun juga di bencinya.