
Jam sudah menunjukan pukul 8 pagi
Olive bangun dari tidurnya
mulai merapikan kasur dan menyapu lantai kamarnya setelah itu dia langsung bergegas turun menuju dapur untuk membantu ibunya memasak.
Ibu Olive mendengar bunyi hentakan kaki yang begitu keras dan langsung berteriak " Olive Hati-hati nanti kamu jatuh lagi"
"Iya Iya bu, ehh tapi kok ibu tau sih klau aku yang lagi lewat sihh? " Tanya Olive heran
"Namanya seorang ibu pasti tau lah perbedaan antara anak-anaknya" jawab Ibu Olive sambil mengaduk masakannya
"Masak apa bu? " Tanya Olive
"Masak ayam kesukaanmu nih sama tumis kangkung" Jawab ibu Olive
"Ibu tahu aja deh kalau aku lagi libur dimasakin yang enak" Jawab Olive
"Udah deh gak usah ngerayu-ngerayu Ibu terus, mending cepat deh kasi tahu ibu kamu mau apa" Ucap Ibu olive dengan mata yang melotot
"Hehe, ibu tau aja deh" Jawab Olive cengengesan
"Ya Udah cepetan bilang mau apa kamu? " Tanya ibu Olive lagi
"hehe, Jadi gini Bu , Olive nanti mau jalan bareng ya ama temen Olive" Ucap Olive
"Yakin sama temen? atau sama gebetan?"Tanya Ibu Olive lagi
"Ya sementara Temen dulu gak tau deh kedepannya" Jawab Olive polos
"Ya Udah gpp nak nanti dijemput kan? kenalin sama Ibu ya nak" Ucap Ibu lagi
"Iya Bu, tadi Olive sudah bilang untuk jemput ke rumah dan Dia mau" Jawab Olive
"Siap Bu" Ucap Olive
"Selagi masih muda tak apa cari teman sebanyak-banyaknya, bergaul yang luas tapi ingat tetap menjaga harga dirimu sebagai wanita ya nak" Ucap Ibu Olive menasehati
"Yes Mom, Olive Tahu" Ucap Olive
"Baiklah nak, Ibu senang akhirnya kamu bisa buka hati lagi untuk laki-laki lain tapi ingat ya nak jangan terlalu dalam untuk mencintai supaya tak terlalu sakit nantinya , Cukup sekali Ibu melihatmu sakit hati karena laki-laki " Ucap Ibu Olive lagi
"Ya Ibu, Sulit rasanya Olive membuka hati lagi tapi setelah Olive pikir-pikir untuk apa terus galau dan menyiksa diri dengan rasa sakit ini
sementara ada banyak Orang yang baik diluar sana yang mencintai Olive ya kan bu?"Ucap Olive sambil tersenyum pada Ibunya
"Tidak terasa ya nak kamu sudah dewasa sekarang, Dahulu kamu menangis karena mainan dan sekarang kamu menangis karena cinta" Ucap Ibu Olive
Olive tak bisa berkata apa-apa dia hanya bisa menangis sambil memeluk ibunya
"Sudah lah nak, jangan menangis lagi hati Ibu hancur melihatmu menangis seperti ini Ibu membiarkanmu dengan keringat darah dan air mata tak akan Ibu biarkan kamu disakiti oleh laki-laki yang jahat diluar sana nak" Ucap Ibu Olive dengan mata yang berkaca-kaca
"Terimakasih Ibu" Ucap Olive sambil menghapus air matanya
"Ini masakan sudah matang yuk makan bareng" Ucap Ibu Olive sambil senyum
"Oke Bu" Ucap Olive singkat
"Jam berapa nanti kencannya nak? ehh salah maksudnya jalannya nak" Tanya Ibu Olive menggoda
"Ahh Ibu ini suka banget godain anaknya , hmm entar sore jam 4 Bu" Jawab Olive
"Ya Udah Nanti jangan sampai malam ya nak, supaya Bapakmu tidak marah" Ucap Ibu Olive
"Siap Bu, tenang saja" Jawab Olive