
''kakak yang mindahin aku dari bathub ke sini ya????''tanya aurora dengan muka memerah.
''niat hati mau keliatan cuek di depan Andra, tapi mau cuek gimana cobak kalau hal memalukan seperti ini sudah terjadi,,, apalagi aurora sampai sekarang tidak tidak memakai pakaian, tubuh nya hanya tertutupi oleh selimut,, berarti pasti saat andra mengangkat nya dari bathup, seluruh tubuh nya sudah tercemari oleh mata andra.
''ahhh sungguh memalukan. ''gumam aurora masih dengan muka yang memerah bahkan lebih memerah dari pada tadi.
''andra hanya mengangkat bahunya seakan tidak tahu,, dia langsung beranjak dari tempat tidur nya dan masuk ke kamar mandi dalam keadaan telanjang badan yang memperlihatkan otot dadanya yang mampu membuat aurora susah menelan salivanya sendiri.
''kak andraaaaaaa''teriak aurora dengan amarah yang memuncak karena sebelum andra masuk ke kamar mandi di mengeluarkan kata-kata yang membuat aurora ingin tengelam sedalam-dalamnya saking malunya.
''ra kamu sungguh nikmat,,, tubuhmu sangat menggoda. ''kata-kata andra yang masih terngiang-ngiang di kepala aurora yang mampu membuat muka aurora kembali memerah.
''apa kak andra sudah melakukan itu ya,,, tapi di artikel katanya saat pertama kali melakukan nya akan terasa sakit,, tapi aku masih baik-baik saja,, apa aku masih terselamatkan ya dari singa itu.
''apa mungkin kak andra tidak mau melakukan itu dengan ku,, karena dia tidak mencintai ku ya. ''gumam aurora dengan lesu.
''apa yang kamu pikirkan gadis bodoh',,, ''kata andra sambil menyentil kening aurora yang membuat aurora terkejut karena sejak kapan andra sudah ada di depan nya.
''cepat sana pakai baju,,, atau kamu mau aku yang memakaikannya. ''kata andra sambil mengerlingkan Mata nakal nya,, yang mampu membuat aurora langsung lari kocar-kacir ke kamar mandi,, bahkan dia tidak sadar bahwa dia berlari dalam keadaan telanjang, karena selimut nya tertinggal di kasur.
''kamu mau menggodaku ya. '''teriak andra yang masih bisa di dengar oleh aurora.
'''aaaaaa...... ''oh ya ampun,,, sungguh memalukan,, aku bertelanjang di depan nya,, ahhhh aku pasti di sangka bukan wanita baik-baik. ''gerutu aurora sambil mengacak-acak rambut nya karena frustasi.
''ouh ya Tuhan,, apa ini memang karma untuk ku karena aku mempunyai niat yang tidak baik untuk suamiku,,, aku hanya ingin keadilan,, aku juga ingin membalas perbuatan suami ku,, tetapi kenapa aku yang selalu di rugikan dalam hubungan ini. ''kata aurora seakan sudah seperti orang yang terlihat sangat putus asa.
''sekarang bagaimana aku menunjukkan muka ku di depan nya,, aku benar-benar malu,, meskipun aku istri nya,, tapi kita itu berbeda dari pasangan biasanya . ''Gumam aurora yang malu keluar dari Walkincloset,, aurora sedikit menyembulkan kepalanya dari pintu,, dia melihat andra tidak ada di dalam kamar,,, sesaat dia bisa bernafas lega,, sebelum matanya matanya menangkap sosok laki-laki yang sedang berdiri dengan gagahnya di balkon kamar nya,, siapa lagi kalau bukan andra.
''tidak tahu apa yang andra lakukan di balkon,,, namun keliatan nya andra lagi banyak pikiran,, matanya menatap ke atas langit memperhatikan bintang-bintang yang tak berhenti berkelap-kelip di langit menemani sang bulan agar tidak kesepian.
''aurora memperhatikan punggung andra,,, hanya melihat punggung andra jantung nya langsung saja berdetak dengan kencang tanpa bisa di tahan,,,
''apa ini,,, apakah aku sudah terlanjur mencintainya, terus bagaimana caraku membuat nya jatuh cinta padaku. ''aurora dilema dengan dirinya saat ini,, apa yang harus dia lakukan,, dia benar-benar tidak tahu harus bagaimana menghadapi dirinya sendiri,,, di satu sisi dia sudah mencintai andra,, dan di disi lain dia juga membenci andra karena berani mengkhianati nya.
''apalagi dia akan sering bertemu andra,,, pasti rasa cinta nya akan semakin besar pada andra,,, ini benar-benar menyakitkan disaat raga disini namun hati di sana. ''inilah yang di sebut cinta bertepuk sebelah tangan. ''gumam aurora.
''ra sini aku mau bicara sebentar. ''panggil andra,, dengan tatapan serius yang membuat aurora gugup sekaligus takut untuk mendatangi andra.
''aurora berjalan perlahan-lahan ke arah andra dengan tatapan menunduk karena takut menatap ke arah andra,,, aurora takut kalau jantung nya berdisko lagi saat melihat tatapan andra yang menurut nya sangat menggoda.
'''ra lihat aku,, ''kata andra sambil memegang muka aurora dan diangkat sedikit agar melihat ke arah nya.
''aurora menepis tangan andra yang memegang wajahnya nya ,, bukan karena marah tapi karena jantung nya tidak bisa berhenti berdisko saat menatap mata andra,, jadi dia hanya bisa melakukan itu agar andra melepaskan tangannya dari wajahnya.
''ra aku mau jelasin sesuatu sama kamu, agar kamu tidak salah paham tentang aku. ''kata andra dengan muka yang terlihat serius.
''gua tidak butuh penjelasan dari lu. ''kata aurora dengan memakai kata lu gua, dan ingin berlalu pergi dari hadapan andra, namun sebelum itu tangan andra lebih dulu mencegatnya.
''ra kamu kenapa sih,,, setelah kejadian di kantin kamu sudah beda,, bahasa kamu juga berubah,, kamu kalau ada Masalah tolong jelasin donk ra,, kan kamu tahu aku itu orang nya tidak terlalu peka,, makanya kamu bilang kalau aku ada salah apa,, biar aku bisa tahu dimana letak kesalahan aku dan aku bisa memperbaiki nya. ''kata andra dalam satu tarikan nafas.
''aurora tidak menjawab ,dia hanya memalingkan muka nya dari hadapan andra,, seakan dia tidak sudi melihat muka andra,, padahal dia takut kalau rasa cinta nya pada andra akan melebihi rasa cinta nya pada diri nya sendiri,, dan itu bukan kemauannya,, karena dia tidak mau jadi lemah karena cinta.
''kalau ada Masalah yang terlalu berat ra, tolong jangan sampai kamu mengulangi kejadian seperti tadi lagi ya,, aku sungguh sangat takut kalau kamu kenapa-napa. ''sambung andra lagi dengan nada yang terlihat khawatir sekaligus takut dengan memegang muka aurora agar melihat nya lagi. !!!!!!!!!!!
''aurora yang bingung kejadian apa yang andra maksud ingin menanyakan nya namun sebelum itu terjadi, andra langsung memeluk nya dengan sangat erat sambil bergumam, ''tolong jangan tinggalin aku ra,, apalagi dengan bunuh diri seperti itu,, aku sungguh takut kehilangan kamu. ''kata andra yang membuat aurora syok dan reflek melepaskan pelukan dari andra.
''siapa yang bunuh diri???''tanya aurora dengan tatapan bingung.
''kamulah. ''Jawab andra dengan memegang bahu aurora dan menatap mata aurora dalam-dalam.
''aku,, ''kata aurora sambil menunjuk dirinya sendiri.
kapan???''tanyanya lagi dengan raut wajah bingung.
''dimana .''tanya nya lagi.
''lah emang saat kamu di bathup, kamu ngapain,, bukannya bunuh diri. ''kata andra.
''ha-ha-ha... tawa aurora menggelegar di keheningan malam,, membuat suasana malam itu sedikit menyeramkan,, karena tawanya.
''andra menatap aurora dengan tatapan aneh,,, sedangkan di tempat lain tepat nya di bawah balkon aurora dan andra,, rendy tengah bersantai di depan kolam,, kebetulan di bawah balkon kamar aurora ada kolam,, rendy yang mendengar suara wanita ketawa, langsung buru-buru berdiri dari tempat santai nya dan berlari ke kamarnya dalam keadaan berkeringat bahkan dia memakai tangga untuk naik ke lantai atas karena takut kalau bertemu hantu wanita tertawa itu di dalam lift,,rendy adalah orang yang sangat parnoan apalagi dengan hal-hal yang berbau mistis.
''kenapa ketawa ra-???''tanya andra masih memakai wajah bingung.
''aurora pun menjelaskan apa penyebab dia berendam di bathup hingga tertidur,, bukan bunuh diri seperti pikiran andra,, aurora bilang dia kecapean makanya dia tidak sadar tertidur di bathup,,, aurora tidak menjelaskan kepada andra kalau dia menangis dan sakit hati terhadap andra,, karena menurut nya itu terlalu lebai apalagi aurora masih mengingat jelas dengan kata-kata andra yang mengingatkan nya kalau mereka hanya lah pasangan yang terpaksa menikah karena kesalahan,, jadi aurora masih sadar diri kalau dia belum diakui menjadi istri sebenarnya oleh andra,, bahkan saat andra melihat nya telanjang pun andra seakan biasa aja,, tidak terlihat tergoda atau pun terbakar hawa nafsu,, dari situ aurora dapat membuktikan kalau andra tidak sudi menyentuh nya karena andra tidak mencintai nya.
''meskipun mulut Andra mengatakan kalau dia tergoda dengan tubuh aurora,, namun bahasa tubuh nya bisa di pahami oleh aurora saat melihat andra yang hanya ingin mengerjai nya tanpa ingin melakukan lebih padanya.