
''habis dari mana lu???. ''tanya dafa yang malah mengejutkan andra yang baru saja keluar dari apartemen aurora,, namun untung saja dafa melihat andra saat andra sudah berhasil keluar dari rumah aurora, kalau dafa tahu dia masuk ke rumah aurora seperti pencuri bisa di ejek habis-habisan dia oleh nya.
''emm itu gua tadi mau cari lu, ahh iya cari lu. ''ucap andra terlihat gelagapan.
''lah cari gua apa cari bini lu nih??''tanya dafa yang terlihat mengejek andra.
''andra yang di ejek hanya acuh tak acuh,, karena meskipun dia membela diri dia tetap akan selalu kalah dengan dafa, yang sangat pintar berbicara.
''ehh ndra, gua mau bilang sesuatu!!. ''kata dafa dengan muka yang terlihat serius, tidak seperti tadi saat dia bercanda.
''mau bilang apa??? '' tanya andra sambil membuka pintu apartemen nya setelah di masukkan sandi, maklum lah sekarang ngak pakek kunci, semuanya serba canggih, jaman edan gitu (wkwkwk 😅)
''duduk dulu, biar enak bicaranya!! '' kata andra.
''enak!!, lu pikir makanan apa!!! '' ujar dafa bercanda,, mukanya tidak seserius tadi, emang dafa paling pintar berubah-ubah, udah kek bunglon aja tuh orang.
''andra tidak menggubris candaan nonfaedah yang keluar dari mulut dafa,,, menurutnya sudah menjadi kebiasaan dafa kalau dia serius dafa selalu saja bercanda, namun jangan salah, saat dafa sedang serius andra tidak berani bercanda, karena muka dafa yang terlihat serius akan selalu membuat orang tidak bisa berkutik.
''jadi lu mau bilang apa???. ''tanya andra yang terlihat geram.
''ndra gua mau nanya dulu nih, lu beneran cinta kan sama istri lu???? ''tanya dafa dengan menatap tajam ke arah andra yang mampu membuat Andra bergidik ngeri saat di tatap oleh orang yang selama dua tahun belakangan ini tidak ada di samping nya.
''ya karena lulus dari SMA dafa langsung pergi ke swiss untuk melanjutkan belajar nya yaitu ke Universitas yang ada di negara swiss,, makanya selama dua tahun belakangan ini mereka tidak pernah bertemu,, bahkan saat andra menikah saja dafa hanya memberi selamat lewat vc, tidak secara langsung karena saat itu dafa tidak sempat menghadiri pernikahan andra karena pernikahan nya terlalu mendadak, membuat dafa tidak bisa izin dari Universitas tempatnya melanjutkan pendidikan.
''gua ngak tahu kak!!! ''Jawab andra yang terlihat menundukkan kepalanya.
''meskipun dafa tidak mau dianggap kakak oleh andra, andra tetap memanggilnya kakak karena sudah menjadi kebiasaan nya dari kecil memanggil dafa dengan panggilan kakak,, dafa juga menganggap andra sebagai adiknya, cuma dia hanya tidak mau di jadikan anak angkat dari keluarga saputra, sebab dia hanya mau mengabdi pada keluarga tersebut dengan apapun yang ada di hidupnya meskipun nyawa taruhannya.
''dasar bodoh, kalau lu ngak cinta ngapain lu ngelakuin hal yang nyakitin diri lu sendiri. '' kata dafa sambil menyentil kening andra.
''andra yang di sentil hanya menyebikkan bibir nya kesal ke arah dafa, dafa yang melihat raut wajah andra langsung tertawa tanpa bisa di tahan.
''udah ketawanya??? ''tanya andra yang masih terlihat kesal.
''ha... ha.. ha... iya.. iya.. ''kata dafa sambil menahan ketawanya.
''jadi gini ndra kalau lu cinta sama bini lu, lu harus kuat ngehadapinnya,, ini demi kebaikan lu dan bini lu juga,, gua sangat berharap lu bisa bangkit dari Keterperukan lu ini ndra, gua harap lu bisa berpikir dengan jernih. ''kata dafa sambil berdiri dari duduk nya dan berjalan ke arah dapur.
''lu mau makan malam apa??, biar gua masakin. '' tanya dafa.
''andra tidak menjawab pertanyaan dafa dia langsung berjalan menuju ke arah kamar nya, pikirannya terlihat tidak tenang setelah tadi bicara dengan dafa.
''dafa yang di acuhkan oleh andra, hanya bisa mengumpat kesal, karena sifat dingin andra kumat lagi yang membuat nya harus sabar seratus persen ketika berbicara dengan andra.
''aurora langsung membuang mukanya saat karin melihat ke arahnya,, dia masih marah sekaligus kesal karena karin tega membohongi nya tentang keberadaan suaminya.
''kakak..... ''panggil karin dengan suara yang terdengar mendayu-dayu, sambil tangan nya ingin memeluk tubuh aurora, tapi dengan cepat aurora menepis tangan karin.
''hehehe...,, kakak marah ya??? ''tanya karin dengan muka yang terlihat di buat imut-imut gimana gitu.
''aurora tidak menjawab dia ingin pergi dari hadapan karin, namun keburu tangannya di tarik oleh gadis tomboy itu.
''kak jangan marah ya,, aku serius loh, waktu aku bilang kakak akan tahu sendiri nanti. ''ujar karin dengan muka yang terlihat serius namun di mata aurora karin terlihat sangat imut saat ini,, karena tidak biasanya karin menunjukkan wajah serius nya.
''kakak duduk dulu, biar aku bilang di mana kak andra sekarang. ''kata karin lagi sambil menarik tangan aurora,,
''yaudah cepat bilang di mana kak andra sekarang. ''kata aurora dengan raut wajah penasaran.
'' kak andra sekarang ada di sebelah apartemen kakak. ''kata karin sambil mencomot kue yang ada di atas meja di depan tempat mereka duduk sekarang.
''maksudnya gimana sih??? ''tanya aurora dengan muka yang terlihat kebingungan.
''ishhh dasar, ini nih pasti karena virus cinta yang malah membuat kak aurora jadi wanita bodoh. ''gumam karin yang tak terdengar jelas di telinga aurora karena mulut nya yang di penuhi dengan kue.
''jadi sebenarnya kak andra sekarang ada di apartemen sebelah, kemarin dia memang tidak pulang ke apartemen itu, tapi sekarang dia sudah ada tuh di sebelah. ''ujar karin dengan masih memakan kue.
''jadi sekarang kak andra ada di sebelah, jadi sekarang kita tetanggaan, jadi aku..... ''belum selesai aurora menyelesaikan kalimat nya langsung di potong oleh karin yang malah membuat aurora kesal.
''iya, jadi-jadi aja terus, sampai jadi-jadian. ''kata karin sambil memeletkan lidah nya ke arah aurora.
''kak pergi dinner yuk, laper nih. ''kata karin sambil mengusap-usap perut langsing nya.
''lapar apa doyan lu, tadi lu udah makan kue satu toples masih laper aja lu. ''ujar aurora terkekeh pelan saat melihat muka karin yang terlihat ngambek.
''ayo donk kak, laper banget nih,, nanti aku bantu kakak deh gimana caranya dapetin kak andra dengan gaya cool. ''ujar karin.
''banyak bacot lu. ''kata aurora yang hanya di balas kekehan oleh karin.
''yaudah tunggu dulu,, kakak mau ganti baju. ''kata aurora sambil berlalu dari hadapan karin yang terlihat sedang sibuk dengan benda pipih di tangan nya.
...----------------...
...****************...