My Senior Is My Husband

My Senior Is My Husband
Awal Kisah



Setelah mereka selesai dengan kesibukan masing-masing, Nathan menghubungi Olive sekedar untuk mengobrol ataupun bercanda.


Olive yang sedang rebahan cantik melihat ada telpon masuk dari Nathan dan dia langsung menjawab panggilan telpon dari Nathan


"Hai tuan putri cantik lagi apa? Udah mandi kamu?"


Tanya Nathan pada Olive


"Lagi dengerin lagu kak dan udah mandi juga


gak liat aku udah cantik gini? " Jawab Olive


"Masa sih? mana coba aku cium" Ucap Nathan sambil sedikit tertawa


"Uuu Modus kamu ya" Jawab Olive lagi


"Enggak kok, kan cuma memastikan aja" Jawab Nathan membela diri


"Udah mandi & makan kak? " Tanya Olive berbasa-basi


"Udah kok, kamu udah makan olive? " Tanya Nathan


"Udah juga kok, Tadi sebelum Olahraga aku makan kak" Ucap Olive


"Wah lagi jaga body ya?" Tanya Nathan penasaran


"Enggak juga kok kak, supaya lebih sehat aja sih sebenarnya" Ucap olive


"Ooo begitu toh , oh iya besok jadi jalan kan ya?" Tanya Nathan memastikan


"Boleh kak, mau jalan kemana besok? " Tanya Olive


"Ya sekedar keluar makan bareng sebentar mau kan? " Tanya Nathan lagi


"Oke mau kok kak" Jawab Olive


"Oke deh Olive terima kasih ya" Ucap Nathan


"terimakasih untuk? " Tanya Olive heran


"Ya terimakasih karena udah mau membuka hati untuk aku" Ucap Nathan sambil tersenyum


"Hehe iya kak, kan gak ada salahnya kita untuk buka hati, ya walaupun sebenarnya udah mati rasa" Jawab Olive


"Udah malem nih Olive, bubuk yuk" Ajak Nathan


" Iya juga ya, gak kerasa udah malem aja" ucap Olive


"Ya begitulah waktu berlalu sangat cepat apalagi kalau sama kamu" Ucap Nathan


"Udah kak segitu aja merayunya adanya kita gak jadi-jadi tidur hehe"Ucap Olive


"Hehe, Iya Olive Gud Night & nice dream ya Olive sayang" Ucap Nathan


Nathan tak bisa tidur dan terus kepikiran Olive


Deg-gan rasanya besok akan berkencan dengan Olive.


Olive masih belum bisa tidur tak menyangka dia akan sedekat ini dengan Nathan.


Laki-laki yang sangat sederhana, tampan idola banyak Wanita.


Dia berpikir karma baik apa yang membuatnya bisa bertemu dengan laki-laki baik seperti Nathan.


Hatinya deg-degan sekaligus tak sabar untuk bertemu dengan Nathan.


(Keesokan Harinya)


Nathan Bangun paling pertama dan langsung menelpon Olive


Olive yang masih mengantuk mengangkat telpon Nathan dengan mata yg masih tertutup


"Halo , ini siapa ya? "Ucap Olive sambil menguap


"Halo Sayang Kok belum bangun ? Dah siang loh" Ucap Nathan iseng


Olive terkejut parah dan langsung loncat dari tempat tidurnya dan berkata " Yahh aku terlambat kerja donk kak , aku mau mandi dulu ya"


Nathan tertawa puas karena berhasil Mengerjai Olive dan langsung berkata " Olive sayang hari ini kamu kan libur"


"Ehh emangnya ini hari apa ya kak?" Tanya Olive memastikan lagi


" Ini Hari kamis sayang" Jawab Nathan


"Oh iya aku libur, Kamu itu ya iseng banget ngerjain aku" Jawab Olive


"Iya maaf jangan ngambek ya, entar aku beliin ice cream" Ucap Nathan


"Ice cream? emangnya aku bocah dikasi ice cream? " Ucap Olive


"Ya Udah klau gitu nanti aku ajak makan bareng ya aku jemput ke rumah deh , terserah kamu mau makan apa aku yg traktir tapi jangan ngambek ya?" Ucap Nathan merayu


"Hmmm, gimana ya? " Ucap Olive sambil tertawa


"Kamu pasti mau ngiseng in aku juga ya? kasian deh gak bisa tahan ketawa" Ucap Nathan meledek


"Iya deh aku kalah kamu yang menang kalau masalah ngerjain orang" Ucap Olive


"Akhirnya kamu ngaku kalah juga" Ucap Nathan


"Iya Aku kan ngalah sama orang yang lebih tua , Haha " Ucap Olive dan tertawa terbahak-bahak


"Gpp tua yang penting kamu suka aku" Ucap Nathan


Perkataan Nathan membuat Olive tak bisa berkata-kata lagi.


"Kok diem Olive? kehabisan kata-kata ya? " Ucap Nathan meledek lagi


"Enggak kok kak cuma males aja balasnya entar gak selesai-selesai lagi, Oh iya gak kerja ini jam berapa sih?


"Ehh iya sampe lupa gara-gara telponan sama kamu, aku mau kerja dulu ya sampai nanti ya sayang" Ucap Nathan


"Okay Hati-hati ya, sampai nanti juga