
''setelah sampai di rumah sakit wahyuni, Rendy langsung menanyakan di mana kamar atas nama andra,,, namun ketidakberuntungan berpihak padanya,, ternyata andra sudah keluar dari rumah sakit ini tiga jam yang lalu,, berarti pas saat handphone nya tidak aktif lagi,, dan jejak terakhirnya di sini.
''nyet kata bokap gua,, andra tidak ada lagi di negara ini nyet,, dia sudah terbang ke negara lain, tapi bokap gua nggak tahu di mana dia, soalnya ada yang melindungi nya dari belakang nyet,, jadi kita akan sangat sulit menembus IT nya,, bahkan bokap gua aja nggak bisa nembus IT nya si andra. ''kata Arnold pada Rendy yang sekarang terlihat frustasi.
''gua kek nya nggak percaya deh,, kalau om ronald ngak tahu di mana keberadaan andra, pasti ada yang menyuruh nya, menyembunyikan keberadaan andra ini. ''kata Rendy pada Arnold sambil berpikir siapa yang bisa berkomplot dengan ayah nya Arnold.
''dedy,, ''om Daniel. ''sebut mereka bersamaan dengan kata yang berbeda namun menjurus ke orang yang sama, yaitu tuan Valois.
''iya ini pasti ulah dedy. ''kata Rendy pada Arnold, sedangkan Arnold hanya menganggukkan kepalanya,, karena mereka tahu bagaimana hubungan antara tuan Valois dan om ronald.
''tapi kenapa dedy menyuruh om Ronald untuk menyembunyikan keberadaan andra ya???. ''tanya Rendy pada Arnold.
''mungkin saja dia tidak ingin lu jadi pembunuh,, kan alasan lu nemuin andra, untuk bunuh dia kan,? makanya dia nyuruh bokap gua untuk tidak memberitahu kan lu di mana keberadaan andra sebenarnya,, ''kata Arnold dengan serius.
''mungkin juga sih,, tapi kan gua ngak serius juga buat ngebunuh si andra, gua cuma mau ngasih pelajaran aja ke dia, karena sudah berani menyakiti hati kakak gua. ''kata Rendy dengan tangannya yang mengepal.
''lu ngak usah repot-repot buat ngasih pelajaran ke si andra,, soalnya gua yakin kok,, bokap lu udah ngasih pelajaran duluan tu ke si andra, karena udah berani-beraninya nyakitin hati Putri nya,,. ''kata Arnold sambil menepuk-nepuk bahu Rendy.
''rendy hanya mengangguk-anggukkan kepalanya mengerti.
''yaudah sekarang lu pulang dan lihat bagaimana keadaan kak rora. ''kata Arnold.
''tapi gua ikut ya,, soalnya gua juga mau liat bagaimana keadaan kak rora. ''sambung nya lagi sambil cengengesan ke arah Rendy.
''ihhh jijik gua lihat muka lu nyet. ''kata rendy sambil berlalu dari hadapan Arnold yang sedang menggerutu kesal.
''sedangkan di tempat lain, andin dan Rina sedang menuju ke rumah aurora, setelah meminta izin pulang dari sekolah,, dengan cepat rina melajukan mobil matic nya,, agar cepat sampai ke rumah aurora, tidak tahu mangapa firasat mereka ada sesuatu yang terjadi dengan aurora,, soalnya saat tadi rina menelpon rendy maupun nyonya Valois, semua nya tidak mengangkat telpon nya,, bahkan andin menelpon ke telepon rumah namun hanya di angkat oleh art yang tidak tahu bagaimana keadaan aurora,, karena dia baru masuk pagi tadi setelah pulang dari kampung halaman nya, jadi dia tidak tahu menahu bagaimana keadaan aurora,, bahkan katanya dia tidak melihat satupun majikan nya ada di lantai bawah, dia tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya.
''setelah sampai di kediaman aurora, Rina dan andin langsung buru-buru keluar dari mobil,, namun terdengar suara mobil yang juga berhenti di samping mereka berdiri,, ternyata rendy dan temannya.
''ehh kek gua kenal, tapi di mana ya. ''gumam Rina sambil memikirkan dimana dia pernah melihat temannya Rendy.
''begitupun dengan Arnold, dia juga sedang berpikir di mana dia pernah melihat rina.
''wah, ngapain lu di sini cowok gila,, buntutin gua lu ya.''tuduh rina ke Arnold.
''buju buset dah,, kek ngak ada kerjaan lain aja gua,, harus buntutin cewek saiko kek lo. ''kata Arnold pada rina dengan muka sinis.
''lu... ''rina yang ingin membalas lagi perkataan Arnold langsung di cegah oleh Rendy dengan tangan Rendy yang mengatup bibir rina dan langsung di ajak rina untuk masuk ke dalam rumah.
''andin yang masih ada perasaan sedikit terhadap Rendy langsung menguatkan hatinya untuk mencoba benar-benar bisa melepaskan nama Rendy dari hatinya.
''sedangkan Arnold langsung menyusul rina dan Rendy yang sudah duluan masuk ke dalam rumah,, dia yang sedikit kepo pun menanyakan apa hubungan Rendy dengan si cewek saiko pada andin, karena dia tahu kalau sekarang Rendy lagi jomblo jadi dia pengen tahu apakah rina akan menjadi mangsa nya si Rendy selanjutnya,, sedangkan andin yang tidak suka bicara dengan orang asing, langsung berlalu pergi dari hadapan Arnold tanpa mengatakan apapun.
''wah gua di cuekin,, apa kegantengan gua tidak berlaku ya pada cewek ini. ''gumam Arnold pada dirinya sendiri karena kesal di cuekin oleh andin.
''andin, Rendy, rina dan Arnold langsung masuk ke dalam lift dan menuju ke lantai tiga, di dalam lift tatapan Rendy tidak jauh-jauh dari rina,, dan itu juga tidak luput dari penglihatan andin,, Arnold yang berada di dalam lift ingin mencairkan suasana,, namun langsung di tatap dengan tajam oleh Rendy dengan tatapan yang mampu membuat Arnold diam seribu bahasa.
...----------------...
...*************...
***hy...... hy..... hy......
readers kesayangan author,, hari ini author menyapa kalian lagi.
jangan bosan-bosan ya dengan cerita andra dan aurora,, semoga saja mereka akan tetap bersama dan bisa melewati rintangan ini ya.
" maaf ya para readers kalau alurnya lambat,, namun author akan usahain dengan baik agar para readers tidak bosan-bosan membaca karya pertama author ya,, mohon bimbingan nya dari para readers.
" tunggu saja saat misteri terkuak, kenapa andra tega meninggalkan aurora?? 😘😘😘
" by....... by...... by***....