
'' kenapa kak andra tidur di sofa ya????. ''tanya aurora pada diri sendiri,,saat melihat andra yang sedang tidur di sofa dengan posisi yang sedikit tidak nyaman,, karena tubuh besar andra tidak sepenuhnya muat di sofa kecil itu,, yang membuat andra harus tidur dengan Posisi miring.
''kebetulan aurora terbangun pukul 3: 00 malam karena perutnya yang keroncongan belum di isi makanan,,, ''setelah pulang dari pantai tadi aurora langsung tidur jadi dia belum sempat makan malam,, yang membuat nya lapar di tengah malam,,saat bangun aurora sempat heran,, kemana lelaki yang sering memeluk nya saat tidur.
''kak bangun,, ngapain kakak tidur di sini??? ''tanya aurora saat melihat andra yang kelihatan sedang mengerjap-ngerjapkan matanya.
''aduh ada apaan sih cing kamu....... ''belum sempat andra menyelesaikan kalimat nya,, dia teringat sesuatu yang membuat kalimat yang ingin di ucapnya terputus di tengah jalan.
''kamu apa hah????,, kakak mau bilang apa?? '' tanya aurora yang penasaran dengan kata-kata yang ingin di katakan andra barusan.
'' kamu ngapain bangunin aku??,, kamu tahu ngak aku tu ngantuk dan capek,, nyesel tau ngak aku tuh nikah sama kamu,, nyusahin aja. '' kata andra dengan suara lantang,, sambil ingin keluar dari kamar sebelum tangannya di tahan oleh aurora.
''kakak kenapa??? ''kakak marah ya aku bangunin,, aku cuma mau tanya kenapa kakak ngak tidur di kasur, kakak kalau ada masalah cerita,, !!!!'' jangan buat aku takut dong kak. ''kata aurora dengan suara yang terdengar lemah, seperti ingin menangis.
''andra menarik nafasnya dalam-dalam,, sebelum menghempaskan tangan aurora yang memegangnya dengan erat.
''maafin aku ra. ''gumam andra dalam hati sebelum mengatakan hal yang mampu membuat aurora tidak percaya lagi dengan kata cinta.
''gua bilangin sama lu ya,, gua tu ngak suka sama lu,, jadi gua mau kita cerai,, dan asal lu tahu ya, kenapa selama sebulan ini gua baik sama lu,, itu karena gua mau buat lu jatuh cinta sama gua,, dan saat gua tinggalin lu,, lu akan merasa tersakiti,, dan gua senang banget karena hal yang gua inginkan sudah terpenuhi,, ya meskipun lu ngak bilang kalau lu suka sama gua, tapi gua bisa lihat dari mata lu,, kalau gua ini sangat berarti bagi lu iya kan??? nyerocos andra dengan kata-kata yang sangat membuat aurora tersakiti,, aurora berharap ini mimpi,, tangannya sibuk menampar-nampar pipinya sambil mengatakan,,'' ini pasti mimpi,, iya ini pasti mimpi,, tidak mungkin kak andra tega seperti itu,, mukanya penuh dengan air mata,, rambutnya berantakan,, sudah sangat mirip dengan orang gila.
''andra yang melihat tingkah aurora,, sangat merasa tersakiti,, dia sangat ingin memeluk aurora,, dan mengatakan, ''jangan takut aku akan selalu ada di samping mu'' namun saat andra ingin menenangkan aurora dan memeluk nya,, dia teringat lagi apa yang dia lakukan ini adalah yang terbaik untuk aurora nanti.
''ra ini bukan mimpi,, kamu harus bisa menerima nya. ''kata andra sambil berlalu pergi dari hadapan aurora,, andra keluar dari kamar dengan gaya seakan tidak merasa bersalah namun di luar kamar andra bersandar di balik pintu,, dengan menekuk kakinya dan menangis sejadi-jadinya,, aurora di dalam kamar pun melakukan hal yang sama dengan andra,, jarak mereka saat ini hanya terpisah dengan pintu,,, namun tidak tahu apa yang akan terjadi ke depan nya yang jelas di antara mereka berdua nanti akan ada dinding yang memisahkan jarak antara mereka. (bukan jarak karena covid-19 ya guys),, untung saja kamar aurora kedap suara,, jadi suara tangis andra dan aurora tidak saling terdengar satu sama lain.
''rendy merasa haus dan keluar dari kamar,,, baru saja pintu kamar nya sedikit terbuka sudah langsung terdengar suara orang yang sedang menangis,, suara tangis nya terdengar sangat jelas di telinga Rendy,, suaranya seperti orang yang sedang menangis namun di tahan.
''Rendy yang parnoan langsung menutup pintu kamar nya, sambil memegang Tengkuk nya yang terasa dingin, bukan karena AC tetapi karena takut.
kalau para demit itu lagi ada masalah keluarga kenapa harus di rumah hamba ya Allah?? ''kata andra sambil mengadu tentang nasibnya yang pernah mendengar suara wanita ketawa,, padahal kan waktu itu suara aurora ketawa.,, emang dasar Rendy si parnoan.
''Rendy tidak jadi ambil minum,, hausnya sudah hilang saat mendengar suara tangis itu,, untung saja kamarnya kedap suara,, kalau tidak pasti sekarang Rendy sudah pingsan karena suara orang menangis bisa di dengar oleh nya sepanjang malam.
''drttt....... drtttt....... drttttt......
'' tuan semua nya sudah beres,, kami sudah di depan rumah keluarga Valois,, kami sudah mengurus semua nya tuan. ''kata orang di sebrang telepon yang di jawab oleh andra.
''andra tidak mengatakan apapun, dia langsung menutup panggilan tersebut,, kakinya seakan tidak bisa berdiri, lututnya terasa kaku,, matanya sembab karena menangis,, bahkan air mata nya sampai sekarang masih keluar,, kakinya seakan tidak ingin meninggalkan tempat tinggal orang yang sangat di sayanginya,, tetapi apa bisa di kata,, nasi sudah jadi bubur,, dia tidak pantas untuk orang sesempurna aurora,, jadi terpaksa dia harus pergi meninggalkan kenangan terindah juga terpahit dalam hidup nya yaitu menyakiti aurora dengan cara yang tidak layak.
''maafin gua ra. ''gumam andra.
''andra sudah berpamitan pada mertua nya yaitu tuan Valois,, sedangkan nyonya Valois tidak tahu kalau dia akan pergi dan meninggalkan aurora,, mungkin setelah dia tahu dia akan mengutuk andra dengan kata-kata kasar, karena sudah berani menyakiti anak perempuan satu-satunya.
''sedangkan tuan Valois, pertama tahu kalau andra ada niat untuk meninggalkan aurora dia langsung murka,namun setelah andra menjelaskan kenapa dia meninggalkan aurora dan apa alasannya, baru dia bisa berpikir jernih, dan mendukung keputusan andra, meskipun dengan keputusan ini menyakiti mereka namun ini yang terbaik untuk aurora di masa depan.
''ded tolong jaga aurora dengan baik ya ded,, jangan sampai dia menemukan laki-laki seperti andra, yang tidak bisa membuat nya bahagia. ''kata andra dengan air mata yang sudah terjun lagi ke pipinya. ''tolong jaga dia untuk andra. ''sambung andra lagi.
''tuan Valois langsung memeluk tubuh andra dengan erat, dia merasa sangat sedih saat melihat menantunya harus terpaksa melepaskan istri yang baru beberapa bulan di persunting nya,, karena sesuatu alasan yang sangat menyakitkan.
''yaudah ded,, tolong lihat kondisi aurora di dalam kamar,, dia pasti sangat tersakiti dengan kata-kata ku tadi. ''kata andra sambil berlalu masuk ke dalam mobil dalam keadaan harus di papah bawahannya karena kondisi nya,, yang sudah tidak memungkinkan untuknya berjalan,, karena badannya sudah terlalu lemas.
'