
''sudah satu minggu aurora berada di Swiss,, dia juga sudah mengabari keluarga maupun teman-teman nya,, supaya tidak usah mencemaskan nya,, bahkan rina sampai ingin menyusul aurora ke swiss,, begitupun dengan andin, namun andin tidak mempunyai kemampuan untuk pergi ke swiss dan bersekolah di sana, makanya saat rina mengusulkan untuk mereka tinggal di sana dia tidak menjawab nya,, namun aurora langsung menolak usulan rina, dia tidak mau menyusahkan teman-teman nya.
''tak jauh berbeda dari rina dan andin, rendy dan mommy nya juga berencana untuk tinggal bersama dengan aurora,, namun aurora juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya sama rina dan andin, yaitu melarang keras untuk mereka tinggal di swiss,, rendy dan nyonya Valois pun akhirnya menyerah melawan kehendak aurora,, mungkin ini juga untuk kebaikan aurora,, pikir mereka berdua,, apalagi tuan Valois juga tidak menyetujui usulan mereka yang ingin tinggal bersama aurora di swiss,, makanya mereka juga tidak terlalu memaksakan keinginan mereka,, mereka hanya berharap semoga aurora baik-baik saja di sana.
''selama satu minggu belakangan ini aurora selalu menyempatkan dirinya untuk melihat keadaan apartemen di sebelah nya,, namun selalu saja apartemen itu terlihat sunyi, seperti tidak ada orang yang tinggal di situ,, bahkan pernah satu malam hanya demi mengecek apartemen itu ada orang atau tidak aurora sampai tidak tidur, namun usahanya sia-sia, jangankan ada orang, suara jejak kaki orang aja tidak terdengar, aurora sempat berpikir apakah informasi dari karin salah, namun karin si genius langsung menunjukkan bukti kalau memang benar andra tinggal di situ dan aurora tidak bisa berkutik lagi, karena dari bukti yang karin tunjukkan memang benar adanya kalau apartemen di sebelahnya memang di tempati oleh suaminya.
''sekarang aurora dan karin lagi duduk santai di kantin sekolah,, aurora tidak berselera makan, karena tujuannya datang ke sini belum tercapai juga,, aurora benar-benar terlihat frustasi, hidupnya seakan sudah hancur, dia memang terlihat kuat di luar namun dalam lubuk hatinya yang terdalam dia merasa sudah putus asa, dia berpikir mungkin saja Andra sudah tahu kalau dia menyusul andra ke sini dan tinggal di samping rumahnya,, dan mungkin saja karena itu andra tidak pulang ke apartemen nya,, dia mencoba menghindari aurora,, segitu tidak sukakah kamu padaku kak, hingga kamu tega tidak pulang ke apartemen mu hanya karena tidak mau bertemu dengan ku. ''gumam aurora dalam hati dengan raut wajahnya yang tersirat kesedihan yang sangat mendalam.
''karin merasa kasihan saat melihat keadaan aurora, yang keliatan pucat karena tidak makan,, apalagi kantong matanya sedikit menghitam, mungkin akibat kurang tidur, karena aurora sibuk memikirkan bagaimana keadaan suaminya saat ini,, yang pergi meninggalkan nya dengan alasan yang tidak jelas.
''kak, kakak makan ya, kalau kakak tidak makan aku ngak akan bilang di mana keberadaan kak andra sekarang. ''kata karin sedikit mengancam.
''sebenarnya karin sudah tahu dari awal di mana tempat keberadaan nya andra, namun saat dia ingin memberitahu aurora dia mendapat telpon dari pamannya yang memberitahukannya untuk tidak mengatakan di mana keberadaan andra sekarang pada aurora kurang lebih dalam waktu satu minggu,, karin si kepo pun menanyakan alasan kenapa pamannya menyuruh nya untuk tidak memberitahukan aurora di mana suaminya,, akhirnya tuan ronald pun terpaksa mengatakan alasan kenapa dirinya menyuruh karin untuk menyembunyikan keberadaan andra dari aurora kurang lebih dalam waktu seminggu, hingga keadaan kembali normal,, karin akhirnya paham kenapa kak andra tega meninggalkan aurora, setelah mendengar penjelasan dari pamannya,, dia sempat membenci andra namun setelah tahu kejadian sebenarnya kebencian nya sekarang tergantikan dengan rasa kasihan.
'' rin, maksud kamu gimana, bukannya kamu bilang kemampuan mu tidak bisa menembus it yang melindungi kak andra?? ''tanya aurora yang penasaran akan perkataan karin.
''mana ada aku bilang gitu, aku cuma bilang kalau aku butuh waktu untuk menembus it nya kak andra. ''ujar karin sedikit sewot saat mendengar perkataan aurora yang seakan merendahkan nya dalam kemampuan hackernya.
''yaudah kakak makan gih, nanti setelah makan aku akan bilang di mana keberadaan kak andra sekarang. ''kata karin sambil meneguk jus jeruk nya yang tinggal setengah.
''setelah makan aurora langsung menanyakan di mana keberadaan andra sekarang pada karin, namun si kecil karin malah terlihat mempermainkan nya,, dia bilang kakak akan tahu sendiri nanti,, sungguh misterius sekali gadis ini. ''pikir aurora dongkol.
''aurora sangat kesel pada karin, karena karin tega mengerjai nya atas nama andra, dia bilang kalau aurora makan dia akan bilang di mana andra, namun setelah aurora selesai makan, malah dia mengatakan kalau aurora akan tahu sendiri nanti, bagaimana aurora bisa tahu kalau tidak di beritahu, benar-benar membuatnya naik pitam saja.
''sampai nya di apartemen aurora langsung masuk ke apartemen nya tanpa melihat ke arah manapun,, dia tidak sadar bahwa ada yang memerhatikan nya dengan tatapan yang terlihat sendu.
''mungkin saking capeknya aurora tidak sadar kalau dia tertidur di atas sofa di ruang tamunya tanpa melepaskan seragam sekolah nya,, dengan kaki yang menjuntai ke bawah, bahkan sepatunya yang tadi dia lepas secara asal malah Mengganjal daun pintu, dan malah membuat pintu tidak tertutup rapat.
''terlihat seseorang masuk ke dalam apartemen aurora,, dia bisa masuk karena pintu yang tidak tertutup rapat,, kepalanya sedikit menggeleng dengan raut wajah geli sekaligus tersimpan rindu yang teramat sangat pada seseorang yang ada di depannya sekarang.
''kakinya melangkah ke tempat di mana aurora tertidur,, badannya sedikit di condongkan hingga dia bisa melihat dengan jelas wajah yang sangat di rindukan nya ini, di kecupnya sedikit bibir manis milik aurora, setelah itu di kecupnya kening aurora dengan sayang,, aurora yang merasa tidur nya sedikit tidak nyaman pun ingin bangun,, andra yang melihat aurora ingin bangun pun buru-buru keluar sebelum si empunya rumah melihat nya,bisa kacau kalau aurora sempat melihat nya, apalagi dalam keadaan sedang mencuri kecupan dari aurora,, ya seseorang yang masuk ke rumah aurora adalah suami aurora sendiri yaitu andra, yang bertindak seperti pencuri,, karena datang tidak di undang dan pulang tidak di antar.
''kenapa aku merasa kak andra ada di sini tadi,,apalagi bau tubuhnya yang khas seperti menempel di hidung ku,,apa ini perasaan ku saja ya.''gumam aurora dalam hati, namun dia berusaha menepis hal yang ada di pikiran nya,, mungkin saja ini hanya haluannya saja,, mungkin karena terlalu rindu pada suaminya itu, membuat nya seakan merasakan kehadiran andra di samping nya.