![my husband oh Sehun [EXO]](https://pub-2e531bea8d9e487cb3404fa20db89ccb.r2.dev/my-husband-oh-sehun--exo-.webp)
Hari demi hari mereka lalui, saeron dan sehun semakin hari semakin sangat dekat membuat siapapun merasa iri dengan mereka. Banyak postingan yang beredar di sosial media bahwa mereka terlihat sangat cocok, dan banyak juga tidak menyukai nya. Bahkan tanpa takut mereka mencaci maki calon istri tercinta oh Sehun.
Sehun ingin sekali mencari siapa yang berani berkata kasar seperti itu pada calon istri nya ini. Apa mereka tak memiliki pikiran yang positif? kenapa selalu memandang orang lain dengan sebelah mata? Mereka sekolah tapi otak mereka ada di laut.
saeron hari ini akan berangkat sekolah, di temani sahabat nya tentu saja siapa lagi kalau bukan Park ji Hoon.
"Ji Hoon" panggil saeron di dalam mobil seakan-akan ingin mengadu pada sahabat nya itu.
"kenapa?"
"kenapa sih banyak yang ga suka gue sama sehun?"
"mereka iri liat Lo"
"iri? apa yang harus di iri kan? ga ada yang spesial di diri gue"
"ada"
"apa?"
"apa yang ada di diri Lo ga ada di mereka. Lo punya hati yang baik sae"
"gue cuma pintar jaga emosi aja Hoon"
"udah ga usah di pikirin. nanti Lo drop, terus gue dimakan sama Hyung J"
"hahah"
Ini yang saeron sayangi dari ji Hoon, cowok yang selalu ada buat dia. Selalu tepat janji padanya, menjaga amanah yang nenek mereka kasih. Ji hoon itu sangat menyayangi sahabat kecilnya ini. Bahkan orang tuanya lebih menyayangi sahabat nya ini daripadanya. Bagi ji Hoon saeron itu segalanya. Jika saeron sedih ntah kenapa dia juga ikut, dia tidak suka saeron sakit.
---
"Saee!!!!" panggil seorang cewek yang terkenal suaranya besar di sekolah.
"apa sih" jawab saeron yang menuju kelasnya lalu di tarik masuk oleh Lala.
"apa sih"
"gilaaaa"
"Lo"
"ehhh sembarangan"
"apa?"
"cowok Lo jadi sorotan di sosmed, katanya dia lagi deket Ama cewek lain"
"paan sih lo"
"dih ini fotonya"
"biar deh"
"dih ga peduli bgt ama calon laki"
"emang"
"jahat"
saeron tak bergeming. Dan berpikir keras apa Sehun benar-benar sedang mendekati wanita lain? Saeron tak tahu apa yang harus dia lakukan sekarang. Hati nya mulai merasa tidak enak sama sekali.
---
"sayang" panggil seseorang yang dengan suara bariton nya berjalan dan duduk di sebelah saeron yang sedang menikmati drama terbaru hari ini.
"kamu kenapa?"
"gapapa"
"kamu lagi ada masalah?"
"ga"
"sayang" panggil Sehun sekali lagi dan menangkup wajah cantik saeron yang kini sedang menahan tangisnya.
"kenapa nangis,Hem?" tanya Sehun sebisa mungkin lembut.
"hiks"
"dahhh cup cup" Sehun memeluk saeron dengan hangat agar calon istrinya ini merasa nyaman.
"jadi kenapa?"
"aku lihat di media kamu sedang berdua dengan wanita, siapa itu?"
"ha?"
"ohhh itu, itu klien aku"
"terus kenapa main peluk?"
"itu ga sengaja sayang, orang dia ke sandung ga sengaja aku tangkap biar ga jatuh"
"hmm"
"udah ih ga usah di pikirin. kan udah di bilang jangan mikir aneh-aneh. Aku mana mungkin selingkuhin kamu. bentar lagi kita mau nikah sayang"
"bisa aja kan"
"ga mungkin"
---
"sayang ayo tidur"
"sebentar"
"masih ada lagi?"
"2 lagi"
"aku turun buatin kamu coklat panas dulu ya"
"terimakasih oppa"
"sama sama"
---
Sehun balik ke kamar lalu memberikan coklat panas itu padanya. ketika ingin mengambil saeron meringis kesakitan karena telapak tangannya yang sakit. Otomatis gelas itu jatuh dan tumpah mengenai kaki Sehun.
"sayang kenapa?"
"gapapa" jawab saeron lalu menyembunyikan tangannya di belakang punggungnya.
Sehun curiga dengan tingkah saeron.
"coba lihat"
"g-gapapa"
"saeron" panggilan dengan nada dingin membuat saeron kicut lalu memperlihatkan tangannya yang telat luka dan masih belum di obati dengan benar.
"YA AMPUN KIM SAERON!"
"j-jangan marah" takut saeron lembu menarik tangannya lalu Sehun dengan sigap menahan tangan itu.
"ini kenapa bisa terjadi? habis ngapain?"
"aku jatuh"
"maana ada luka jatuh begini sae! kamu di apain sama orang?!"
"ga papa hun! ini beneran jatuh ke peleset terus untungnya tangannya aja yang kena"
"kamu jangan bohong sama aku"
"engga kok"
Sehun menghela nafas berat. dia tahu benar itu bukan luka jatuh tapi sepeti luka sayatan. Ada apa dengan calon istri nya ini.
---
pagi-pagi saeron tidak menemukan Sehun di tempat tidurnya, mungkin Sehun ada urusan penting yang harus membuat nya pergi tanpa menunggu ia bangun.
saeron turun lalu bergegas ke kamar mandi untuk bersiap pergi ke sekolah. beberapa menit setelah itu dia selesai mandi lalu merapikan semua peralatan sekolah dan menuju ruang makan untuk sarapan.
"nona tuan Sehun tadi jam 5 pagi dia sudah pergi ke kantor."
"kenapa pagi sekali?"
"ada urusan katanya"
"ohh, yaudah mana sarapan aku bi?"
"sudah di sediakan"
"makasih"
"tidak masalah"
----
hari ini saeron sangat bosan, dikarenakan hari ini tidak belajar sama sekali. Saeron bosan lalu pergi beranjak dari tempat duduknya dan mengajak teman-teman nya untuk cabut sekolah.
"la, nge mall yuk"
"kuylah! bayarin tapi"
"bukan giliran gue ya, tu jihoon"
"apa sae?"
"giliran Lo kan?"
"yaudah kuy!"
"enaknya punya temen kaya! ga habis duit jajan gue?" ucap Bobby lalu memeluk jihoon erat.
"lepas anjirr"
"hahah jihoon ga pernah mau gue peluk ya? kecil sih badan Lo"
"apa Lo kata!"
"engga engga, kuy pergi"
TBC