
Today I came faster to campus to memorize what I had learned last night for today's exam
It was also quiet in my own class like this.
After half an hour passed and friends started to arrive.
"Hai Citra very diligent already ngafal"
"Yes, I have to get a satisfactory value hehe"
"Yes, I'm sure your grades will be satisfactory
The spirit"
"Yes thanks for the spirit, you are also the spirit of dong"
Rama cheers me up with a smile that somehow looks very sincere.
"Cie.yang in a very compact diligent again both read books"
"Well, don't you have to, have you learned my Nisa?"
"Huh learn what my image is?"
"Thank you, I must have forgotten today that there is a test of tau"
"Geez, what new"
I was in a hurry to open the book and read it.
"This is why I did not take it for granted"
"Such a big sneak gives up there's still half an hour left"
"This is where we learn together"
We also taught Nisa what would go into the test.
After I finished the exam, I left the classroom to breathe fresh air.
"Ha... Finally able to breathe a sigh of relief also after the exam"
"Hai Citra kok surprised anyway normal to see, but I have an invitation for you anyway you have to come"
Hah did I dream last night to see Sarah being friendly and also giving me an invitation.
"Oh yes, my brother, I have to go with him"
"It's good that way"
Sarah pun pergi meninggalkan ku dengan senyum yang mencurigakan.
"kamu ngak usah dateng Citra aku curiga dia udah rencanain sesuatu buat kamu"
"kamu ngak boleh gitu Rama bagaimanapun kan dia udah niat baik mau ngundang aku"
"ya udah tapi kamu harus tetap hati-hati ya"
"iya Rama"
"kali ini aku setuju sama Rama cit nanti kalo kamu di apa-apain gimana?"
"Hem....kalian berdua tenang aja pokoknya aku pasti bisa jaga diri kok"
"iya deh tapi awas aja kalo dia berani ngelukain sahabat aku"
"ah.... so sweet banget sih"
aku dan Anisa saling berpelukan.
"ehem...aku ngak di ajak nih"
"ngak lah cowok sono jauh-jauh Haha"
sebenarnya aku juga bimbang pergi ke Pesta Ulang tahun Sarah nanti malam tapi bagaimanapun aku harus menghadirinya lagipula aku ingin melihat kak Adam dari walaupun hanya dari kejauhan.
"bagaimanapun kamu harus tampil cantik nanti malem Cit aku bantu pilihin gaun ya"
"hah gaun tapi aku ngak punya gaun yang bagus-bagus amat nis gimana dong"
"Hem tenang aja kamu pulang sama aku aja biar aku yang urus semuanya untuk kamu okey"
"yey... makasih sayang hehee"
akupun berencana untuk pergi ke rumah Anisa sepulang dari kampus.
kamipun keluar kelas dan melihat Sarah sedang membagikan undangan bersama kak Adam, sungguh pemandangan yang indah untukku lihat sebagai wanita yang bukan siapa-siapa merasa Cemburu ketika melihat mereka bersama.
"akhirnya udah selesai ngampus hari ini, ya udah yuk langsung ke rumah aku aja cit"
"eh iya Nis ayok lansung gas kita"
"cie.... yang semangat banget"
"ngak tau kenapa nis, aku jadi kayak terniat banget gini ke ulang tahunnya kak sarah hehee"
"aku udah tau kok kamu pasti mau liat kak Adam kan...hayo ngaku?"
"eh ngak tau ah" sambil mempercepat langkahku.
"ya udah aku bantuin biar sahabatku ini bisa menjadi pusat perhatian di pestanya si Sarah itu"
"ngak gitu juga konsepnya Anisa bawel"
Anisa langsung memilih gaun malam yang indah dan juga mendandani aku dengan cantiknya.
satu setengah jam lamanya.
"wah ini beneran aku nis?"
"kamu berbakat banget nis bisa buat aku berubah 180 derajat kayak gini hehee"
"kamu suka berlebihan ah, kan kamu emang udah cantik tau"
"ya udah aku berangkat ya nis"
" iya hati-hati pokoknya jangan sampe si sarah bisa nyakitin kamu"
"iya siap pokoknya, eh taksi online aku udah dateng nis aku pergi yah dadah"
"dah..."semoga Citra ngak di kerjain sama si Sarah dan gengnya itu.
tiga puluh menit kemudian akupun sampai di acara ulang tahun Sarah, aku jadi malu karena banyak mata yang memandang ku.
tapi aku berusaha berjalan dengan percaya diri.
"dia cantik juga dia anak kampus kita ngak sih"
"eh iya tau dia kan Citra anak semester satu di kampus aku denger dia cewek gatel jangan deketin dia walaupun dia cantik"
"masa sih?"
"iya"
aku mendengar percakapan orang-orang yang sedang membicarakan aku tapi aku berusaha seperti tidak mendengar mereka.
"eh Sarah madu kamu udah dateng tuh"
"kamu lakuin sesuai rencana"
"okey siap pokoknya kamu tenang aja"
"Hai Citra akhirnya kamu Dateng juga kamu cukup cantik pake gaun itu"
ha aku tidak salah dengar bahwa sarah baru saja memujiku.
"eh Makasih kak, ini ada kado buat kakak selamat ulang tahun ya kak Sarah"
"iya makasih ya nikmatin ya pestanya"
"iya kak"
aku tidak sedang bermimpi kan Sarah bersikap sangat baik padaku malam ini semoga saja hari ini dia tidak ada niat mengerjaiku di pesta ulang tahunnya.
byurr..."ups.... maaf ya ngak sengaja"
bajuku terkena minuman.
"eh iya ngak papa"
"yah jadi basah baju kamu"
"nanti di lap juga kering ngak papa kok"
aku harus ke toilet buat bersihin bajuku.akupun menuju toilet dengan terburu-buru.
setelah beberapa menit di toilet akupun keluar untuk kembali melihat Pesta ulang tahun sarah.
"hai teman-teman hari ini aku mengucapkan terimakasih untuk kalian semua yang udah dateng ke acara ulang tahun aku sekaligus aku mau ngumumin kalo aku sama Adam akan segera tunangan"
"wah selamat ya Sarah kamu emang cocok banget sama Adam"
aku sungguh merasa dunia berhenti berputar ketika mendengar bahwa kak Adam dan sarah akan segera bertunangan.
aku melirik kak Adam yang memandang ku.
ketika mendengar itu aku rasa aku sudah tidak pantas ada di sini karena dadaku sungguh terasa sesak berada di sini.
akupun berusaha meninggalkan pesta tapi tiba-tiba.
gedubrak. byurr...."eh maaf ngak sengaja gimana dong"
aku tercebur ke kolam berenang yang ada di luar.
"ada yang tengelam liat yuk"
semua Orang di Pesta melihat ku yang tenggelam tak bisa berenang.
byurr...ada seseorang yang masuk ke kolam dan menolong ku.
"Citra bangun-bangun kamu bisa denger aku"
suara itu seperti suara kak Adam.
Akupun berusaha membuka mata perlahan.
"kak Adam"
"iya ini aku citra syukurlah kamu ngak papa"
kak Adam mengendongku keluar dari acara itu.
"Adam kamu mau kemana acaranya belum selesai"dengan nada tinggi.
"kamu lanjutin aja tanpa aku, aku mau ngurus Citra"
"ih...dasar pelakor awas aja kamu, kamu ngak akan bisa dapetin Adam"
"iya sar nanti kita kasih dia pelajaran yang lebih berat biar dia kapok"
"haha...iya makasih guys"
kak Adam mengantarku ke kosan tapi aku tidak ingin bicara padanya kamipun saling terdiam satu sama lain.
bersambung....