My Boyfriends Is Zombie (New Version)

My Boyfriends Is Zombie (New Version)
CHAPTER 4 , BERTEMU EMPAT SEKAWAN



Akhirnya setelah 10 menit memacu sepeda ontelku dengan kecepatan penuh akhirnya sekolahku yang sederhana itu terlihat di depan mataku , sekolahku tidak begitu mewah seperti sekolah negeri pada umumnya di jaman sekarang , sekolahku sangat sederhana namun memiliki lapangan bermain dan olahraga yang luas , warna cat biru muda sangat mendominasi semua tembok yang ada di sekolah ,


di depannya terdapat sebuah pagar setinggi  2 meter terbuat dari kayu ,di cat warna putih tulang dan disebelahnya terdapat papan nama sekolah yang bertuliskan


" SLTP NEGERI 3 KOTA B"


aku hampir sampai ke depan gerbang pagar sekolah saat gerbang itu separuh hendak di tutup oleh satpam karena mendengar suara bel masuk ,


" TUNGGU PAK JANGAN TUTUP PAGARNYA!" Teriakku sambil memacu sepedaku dengan secepat mungkin , aku  bisa melihat expresi Satpam sekolah  yang terlihat tegang dan kaget melihat kedatanganku yang mengebut dengan sepeda ontelku   berusaha masuk kedalam lingkungan sekolah


Satpam sekolah sampai harus menempel di tembok untuk menghindari laju sepedaku agar tidak tertabrak ,


" AWAS!"Teriakku kepada 4 orang cewek yang tiba-tiba muncul dari balik mobil merk I warna abu abu yang ada di depanku saat aku hendak  menuju ke parkiran sepeda


" AAAH!" Teriak ke 4 cewek itu bersamaan , mereka terlihat sangat kaget melihat kedatangan sepedaku yang terpacu cepat kearah mereka  , mereka berusaha menghindari sepedaku ,tapi  ' BRAK!' naas , ban depan sepeda ku sukses menyenggol dua pinggul cewek yang ada di depanku  sementara dua lainnya melompat menghindarinya


dan entah kenapa suasana di sekitarku terlihat jadi miring dengan sudut 80 derajat .


" Aduh sakit !" Telingaku mendengar sebuah keluhan tapi aku tidak terlalu peduli siapa  yang  mengeluh  yang aku pedulikan kenapa sekarang aku samar -samar  melihat langit biru terbentang miring


" Oh TIDAK PONSELKU!!" jerit salah satu dari ke 4 gadis itu dengan suara melengking memekakkan telinga   .mataku perlahan berputar dan menemukan , ada sebuah  benda dengan warna hitam kabur  tergeletak sampingku dan yang mengherankan kenapa benda hitam itu begitu dekat dengan wajahku . perlahan aku menjulurkan tangan hendak meraih benda itu ,


" JANGAN SENTUH PONSELKU!" Tiba-tiba saja ada sebuah bentakan yang disertai sentakkan keras menyambar secepat kilat benda hitam yang ternyata ponsel di samping wajahku tadi


dan saat itulah aku baru sadar kalau  barusan tadi aku juga ikut terjatuh dari sepeda ontelku


aku susah payah berusaha bangun dengan posisi duduk  " AWW !"dan saat itulah aku merasakan nyeri di bawah lutut tanganku  juga linu di panggul dan pahaku


" Lihat ini gara-gara kau  jadi rusak !" Tuduh gadis yang membentakku tadi , dia sepertinya menyodorkan sebuah   benda ke depan mukaku tapi karena pandanganku kabur aku tidak bisa melihat jelas benda itu , aku hendak membetulkan letak kacamataku tapi baru sadar kalau aku sudah tak memakai kacamata , kacamataku hilang atau jatuh entah dimana


" Itu apa?" Tanyaku ingin memastikan ,aku mengucek mataku dan itu tampaknya malah membuatnya terasa pedih juga lengket


"Kau  itu buta apa bodoh!" Sindir seorang gadis kali ini suaranya berbeda bukan lagi gadis yang membentakku


" BERANINYA KAU MENGATAIKU BUTA ! AKU INI CUMA RABUN BUKAN BERARTI AKU BUTA !" Hatiku berteriak tidak terima di hina


aku berusaha berdiri dengan susah payah  " Maaf  apa katamu tadi?"Tanyaku dengan suara dingin .


" Wah selain buta ,bodoh. kau juga budeg ya ,lengkap sekali ketidak sempurnaanmu " Sindiran itu cukup melukai harga diriku


" Wah s1*l*N dia belum tahu aja kalau aku peraih nilai terbaik semester genap kemarin!"


Aku membuka mulutku hendak membalas sindirannya tapi  " TET TET TET " bel berbunyi tiga kali tanda  para murid harus segera masuk ke kelas


" Kau kulepaskan kali ini ,tapi lihat saja nanti !" Ancam Gadis yang tadi membentakku tadi


_


_


_