My Boyfriends Is Zombie (New Version)

My Boyfriends Is Zombie (New Version)
Chapter 10 perdebatan kakak dan adik



"Kau yang harus jawab pertanyaanku dulu !?' Tuntut Javin


untuk sesaat Javin dan Jessy terdiam saling memandang satu sama lain dengan raut muka jengkel


" Itu bukan urusan kakak !" Jawab Jessy ketus sambil memalingkan muka


" Tentu saja urusanku!" Tukas Javin sambil merangkul pundakku " Karena gadis yang kau bully ini adalah murid di kelasku ,sebagai ketua aku berhak tahu kenapa kau dan teman -temanmu membullynya " Lanjutnya


" Oh aku kira kakak  membelanya karena kakak naksir sama si culun itu ?" Sindir Jessy sambil melirik sinis padaku


" Kalau iya memangnya kenapa?" Jawab Javin membuat semua dagu para pengunjung kantin dan juga termasuk aku sampai terjatuh kebawah membentuk bulatan mulut tanda tak percaya


" Apa sih yang barusan dia lakukan?" Gumam Pikiranku sedikit tak percaya


Suasana tenang dan waktu seperti terhenti sejenak ,mungkin sang waktu juga merasa syok mendengar jawaban Javin barusan sampai


"Wah ternyata dia betulan pacarmu ya Jav?" Celetuk salah satu temannya sambil menyikut lengan Javin


" Bukan !" Tukasku cepat yang langsung di sambut dengan


" Waaaah !" Sorai Penonton alias pengunjung Kantin  yang langsung  riuh membahana memecahkan suasana waktu yang sempat beku


" Yes ternyata ketua kelas menaruh suka !" Ujar hatiku senang , dia mengangkat kedua kepalan tinjunya kesamping mengungkapkan tanda gembira


Jessy memandang tidak percaya kearah kami ," Kak , kenapa seleramu jadi sejelek ini" Sindirnya sambil menatap tajam kearahku .


" Memang Kenapa, apa ada masalah dengan hal itu ?" Javin balik bertanya


" Tentu saja masalah , bagaimana dengan monica ,kakakkan tahu dia menyukai kakak?" Ujar  Jessy mengingatkan


" Itu urusannya ." Jawab Javin sambil memegang telapak tanganku dengan erat dan seluruh tubuhku  sempat meremang sesaat ketika merasakan tangan Javin lebih dingin tak seperti  biasanya ,


" kenapa tangan Javin terasa sangat dingin.aku seperti memegang sebuah es" Keluh Pikiranku ," Apa dia lagi sakit ?" Pikirku sedikit khawatir aku menoleh dan memandang wajahnya dari samping dan dia sedikit terlihat pucat dan disaat yang bersamaan ketika aku menoleh  terdengar


" Monica?!" Seruan Khawatir dari arah depan ,aku menoleh cepat dan kaget melihat gadis berambut panjang lurus sebawah dada yang tadinya memanggilku untuk mendekat kini tengah merosot terduduk di lantai


" Jadi dia yang bernama Monica" Gumam Hatiku ,


"Cantik juga, bahkan lebih cantik daripada kita !"Ujar Pikiranku sedikit memuji


sedikit iri  karena harus kuakui dia jauh lebih cantik juga menawan daripada aku


Aku melihat Jessy  ber balik menghampiri Monica  " Kakak ,apa yang kakak lakukan ?" Tanya Jessy jengkel


" Memang apa yang aku lakukan?" Tanya Javin pura-pura tak mengerti


"Kenapa Kakak bicara seperti itu ?" Tuntut Jessy


" Memangnya aku salah berkata begitu ? lagipula kalau dia mau ,dia boleh mencari yang lain untuk menggantikan aku ." Jawab Javin memberi saran


Aku dapat melihat wajah Monica dan teman-temannya terlihat syok mendengar jawaban Javin sementara hatiku sudah duduk di kursi dengan sikap sombong


" Hei Cewek Culun!" Panggil  gadis yang berambut oval sebahu  ,membuatku kaget dan langsung menoleh kearahnya  ," Lihat perbuatanmu! lanjutnya dengan suara pelan dan expresi tenang. aku menatapnya bingung


" Belum puas kau setelah merusak Smartphone androidnya yang berharga  20 juta bulan kemarin? dan-


"WHAAAAAAAAAAAT 20 JUTA!" Teriak Hati dan pikiranku tak percaya ,sementara para pengunjung terkesiap kaget dan aku cuma bisa melongo dengan mulut terbuka lebar