
walau ia merasa takut , dan merasa bersalah mau ga mau ia tetap menceritakan semua dengan detail tanpa satu pun ia lewati .
papa dira awalnya kesal dan menatap tajam max ,tapi akhirnya papa max menghela nafas .
" kalau dari awal , kau mendekati anak ku dengan cara yang benar , pasti semua ini ga akan terjadi " ucap papa max .
" maaf om, saya memang salah tapi saya juga ga bisa melepaskan dira om saya benar benar sayang pada nya " ucap max dengan tegas .
papa dira melihat keseriusan Dimata max ,merasa membaik .
" masuk lah , dira ada didalam " ucap papa dira ,
max masuk dan duduk disalah satu sofa .
tak lama , seorang wanita cantik turun dengan dress pink selutut tak lupa dengan rambut yang ia biarkan tergerai .
wanita itu terkejut melihat pria yang duduk dibawah , ia sempat ingin kembali tapi suara papa nya lebih dulu membuat nya berhenti di tengah tangga .
" turun lah ,kamu harus menyelesaikan nya sayang " ,
dira menghela nafas ,benar kata ayahnya .
tak mungkin ia terus terusan menghindar ,
dira turun dan duduk disalah satu sofa .
"pergilah dengan max ke sana" ucap papa dira lagi , membuat dira terkejut dan menggeleng tak mau.
niat nya ingin menjauhi max ke pantai, malah jadi semakin dekat dengan max .
dengan langkah berat , dira melangkah lebih dahulu tak lupa salim pada kedua orang tua nya. dan meninggalkan max dibelakang .
max berlari dan membukakan pintu untuk dira , dira masuk memasang wajah kesal .
perjalanan memakan waktu dua jam ,tanpa pembicaraan dan hanya suara musik yang terdengar .
melihat pantai dari kursi nya ,membuat wajah dira yang tadi ditekuk langsung tersenyum senang .
max melirik dan dira dan ikut senang , ia memakirkan mobil di tempat yang lebih tenang .
dengan senyum merekah , dira turun dan melepas sepatu nya berlari kesana kesini .
sedangkan max duduk disalah satu payung , sambil menikmati tawa dira .
'setidaknya aku tau kamu bahagia dengan cara sederhana dan tepat ,itu membuat ku ikut merasakan nya '
merasa lelah bermain air dengan kaki nya , ingin rasa dira mengajak serta max . hanya saja ia masih kesal dan kecewa lantaran , dipermainkan oleh game .
akhirnya dira menjatuhkan tubuh di pinggir laut dan mengepak ngepak tangannya , sehingga pasir mengikuti bentuk yang ia buat .
seorang pria berjalan kearah nya ,siapa lagi kalo bukan max .
tanpa niat kabur lagi , dira memilih mendengar kan penjelasan max .
dengan tangan digengam nya max menjelaskan.
dira mendengar tanpa melewati satu kata pun , bahkan ia tertegun saat max mengatakan ia menyukai dira sejak awal masuk sekolah .
hanya saja max bingung mendekati dira dan memilih berpacaran dengan viona ,
dan awal nya max hanya ingin membuat dira cemburu .
dan ekspetasi tak satu tujuan , max mengetahui dira ternyata dekat dengan geng nya karna menyukai regan .
saat itu juga ,ia memutuskan viona sepihak .
dira menatap max ,memperjelas semua .
tak ada kebohongan atau sandiwara dimata max , mata coklat itu hanya ada keteduhan dan kerinduan didalam nya .
cukup jelas semua , dira langsung memeluk pria didepan nya ,dibalas max .
" maaf karna lambat , mendengar semua ini "
max mengangguk ,dan membelai wajah dira dengan lembut .
perlahan wajah max mendekat dan menciu* bibir pink dira .
awalnya Dira terkejut ,karna ini pertama kalinya .
tapi akhirnya ia juga ikut membalas dan mulai ******* .
dira mengalungkan tangan ke leher max dan max memeluk pinggang dan menahan tengkuk dira dengan tangan kirinya .
merasa mulai kehabisan nafas , dira memukul pelan dada max dan max langsung melepas ******* dan mengecup lagi sebagai penutup .
mereka saling tersenyum dan berpelukan lagi .
" aku sayang kamu dira , apalagi cinta , pokoknya kamu harus jadi pacar aku " deepvoice .
________________
_______________________________
***maaf ya author jarang up ....
otak author lagi ga jalan soalnya , ...
jangan lupa dukung author terus yaa biar semangat up ....
bye bye semuaaaa......
salam anak lahir Novemberrrr***
~`~``~~~~`~~~~~