Love Start

Love Start
tentang si tokoh



POV max****


gue benci banget sama Regan , harus nya dia bersyukur Dira menyukainya .


bukannya membalas perasaan dira malah nyakitin didepan semua orang .


'bangs**' teriak max sambil menendang balkon depan kamar nya .tiba tiba..


tok..tok..


"den nyonya pulang " ucap bibi dari luar kamar , diluar bibi sangat kaget saat mendengar teriakkan max .padahal bibi tadi melihat max tersenyum bahagia disofa .


max tersenyum kecut mendengar mama nya pulang , dari kecil ia sudah biasa ditinggal bahkan saat anak anak lain pergi berwisata dengan ayah mereka .


max lebih memilih dirumah ,karna ia merasa tidak memiliki ayah .


orang tua mereka sibuk bekerja tanpa tahu max sangat membenci mereka ,saat Masi asik dengan pikiran nya tiba tiba seseorang mengetuk pintu nya .


dengan perlahan lengan kekar max menarik pintu dan mendapati wanita didepan nya .


wanita itu mendekat dan memeluk max erat ,


Clara ibu max .


sejujurnya max sangat menyayangi kedua orang tua nya ,hanya saja ia kecewa .


saat mama nya memeluk sejujurnya ia ingin membalas tapi langsung diurungkan karena perasaan kecewa nya .


wanita itu ,Clara melepaskan pelukannya dan menatap anak tertua nya .


" maaf yah mama baru pulang " ucap Clara sambil membelai lengan kekar max.


yaa, sudah 1 Minggu mama nya tidak pulang .


setiap pulang selalu mengatakan yang sama ,tanpa berfikir kedepan dan akibatnya.


tanpa membalas max menatap kecewa mama nya dan melangkah melewati Clara tanpa menjawab , Clara sangat sedih tapi ia mempunyai alasan juga .


mama clara tersenyum sedu , ia sangat mengerti max kecewa tapi ia terpaksa tak bisa mengatakan nya . Clara menguatkan diri nya dan melangkah ke dapur menyusul max ,


" kamu uda makan sayang?" tanya clara sangat lembut .


" ga usah kepo ini urusan saya bukan anda " ucap max dan pergi meninggalkan ibu nya .


sejujurnya ia juga tidak menginginkan nya ,hanya saja ia berbuat dosa demikian untuk menyadarkan mamanya .


max hanya bisa menyesali ucapannya dikamar ,saat melihat mama nya terduduk lemas di bangku dapur .


" maaf nak ,tapi mama terpaksa demi kita "


ucap Clara lirih .


esokkan pagi nya


max yang baru saja kelar berolahraga langsung disuguhkan pemandangan yang jarang ia lihat , wanita paruh baya yang masih terlihat muda dan cantik dan jangan lupa wanita tersebut sangat menjaga badannya .


clara sibuk menyiapkan sarapan yang enak dan spesial untuk max , bahkan ia bisa menghitung jari kapan ia memasak untuk max . bibi yang baru saja selesai membersihkan kamar Clara langsung terkejut melihatnya nyonya nya memasak ,


" aduhh bu ..biar saya saja yang masak " ucap bibi sambil mengambil spatula di tangan majikannya .


clara menggeleng pelan ," biar saya saja bi ,saya ingin memasakkan sarapan yang spesial untuk max dan juga bibi " ucap clara dan mengambil alih lagi spatula dan melanjutkan kegiatan nya .


bibi menggeleng dan berucap lagi ," engga nyonya hanya saja nyonya pasti lelah " ucap bibi sambil menunduk .


" ga papa bi ,kalo untuk yang kita sayang ga ada rasa lelah " ucap mami Clara tanpa mengalihkan pandangan dari masakan nya .


akhirnya bibi mengiyakan dan membantu menyiapkan sarapan , max yang sedari tadi mendengar percakapan itu langsung menggelap air mata nya dan datang ke dapur seakan tidak mendengar apa apa .


hyy ges ,heheh udah lama ga up


ga tau kenapa otak aku lemot banget


aku juga lagi UTS jadi doain yahh