
" malam tante ,maaf mengganggu" ucap dira sambil berdiri menyalimi mama max .
wanita paruh baya yang terlihat sembab mata nya , ikut duduk di samping dira .
max yang baru saja selesai memanas kan terkejut , melihat mama nya berada di kursi.
" waah ada apa nih " ucap Clara sambil tersenyum ,
" ini Tante , ucapan terimakasih dari papa dira "
dengan telaten dira ikut membantu max , merasa dibantu max tersenyum .
dira menuangkan nasi ke piring clara , dan mendekatkan lauk .
" ucapan terimakasih karna?" tanya clara ,
" karna ka max bantuin dira , ayo dimakan Tante " dira kembali duduk ketika persiapan meja telah selesai , begitu pula dengan max .
pria yang tadi asik didapur kini duduk didepan kedua wanita yang ia sayangi ,
" sini biar dira ambilin " dira mengambil piring didepan max dan menuangkan nasi begitu pula lauk , melihat tingkah cewe yang anak nya suka , Clara tersenyum .
' tidak salah anak nya menyukai dira ' pikir nya .
setelah selesai ,dira menyerahkan piring max dan menyuruhnya makan .
wanita cantik yang duduk di sebelah wanita paruh baya hanya tersenyum senang , saat kedua ibu dan anak menikmati hidangan keluarga nya .
tanpa mencomot atau ikut menikmati ,dira hanya memperhatikan .
merasa di perhatikan ,ibu dan anak mengangkat kepala mereka secara bersamaan , begitu pula dengan nasi di pinggir mulut mereka .
dira terkekeh melihat kemiripan mereka ,
" benar benar ibu dan anak yang mirip "
dengan jari nya ia mengambil nasi di pinggir wajah Clara kemudian max ,
" ohh yaampun " ucap clara dan ikut tertawa .
" kamu ga makan , ini enak Lo buatan mami kamu , kapan kapan Tante masakin juga ya " ucap Clara sambil membelai kepala wanita disampingnya .
karna masi merasa malu dan tersentuh ,max makan sambil melihat kanan kiri .
" aah engga deh Tante " tolak dira ,
entah kenapa melihat mereka berdua makan ,sudah membuat ia merasa kenyang .
tanpa bertanya , max berdiri dan mengambil kan makan untuk dira .
Clara tersenyum saat anak nya , begitu perhatian kepada dira .
" aw " ucap max saat tanpa sengaja jari nya menyentuh , lapisan teflon yang masih panas .
sontak kedua wanita yang asik berbincang
Langsung kaget , dira yang merasa max kesakitan langsung menuju max .
" tuh kan ga hati hati sii , makanya kalo udah selesai ,ini dipindahin biar ga kena orang " omel dira ,
max hanya diam saat dira mengomel ngomel dan sesekali menjawab ya , pria itu kini terpaku melihat wajah dan perhatian dira .
" ini salep nya dir " ucap clara ,
dengan tenaga nya , dira menarik max untuk duduk dan perlahan mengoles kan obat pada jari max yang terlihat merah .
" daah selesai , lain kali inget ya " ucap dira dan kemudian berdiri mengambil piring yang tadi max isi .
dengan perasaan berbunga bunga ,max melahap makanan nya tanpa merasakan lagi sakit di jari .
setelah menyelesaikan makanan nya , dira dan Clara sibuk merapikan meja sambil seru berbincang bincang .
" iya ,kamu tau ga dia dulu pernah masuk got beberapa kali karna ga nurut " ucap clara dengan nada becanda ,
" hahaha emang iya tante "
kedua wanita yang tadi di dapur kini berpindah ke ruang keluarga , dan duduk di sofa sambil terus berbincang bincang .
max yang tak mengetahui apa apa , lebih memilih ke kamar , menyelesaikan tugas tambahan nilai .