
" bodoh " ucap max saat ia berlari ke kamar , ia mengerutuki diri nya sendiri .
muka nya kini telah menjadi kepiting rebus , untung nya tadi ia langsung mengarah ke tempat lain .
ia pun merebahkan tubuh dan mencoba tidur , dan beberapa kali mengubah posisi nya .
tiba tiba ...
tok.. tok...
" ka max Uda tidur ? " tanya seseorang yang ternyata dira , ia merasa susah tidur jadi lebih memilih mengajak ngobrol max .
pria yang berada didalam langsung terlonjak dan merapikan diri nya di kaca kamar mandi ,
merasa tampilan nya tidak berantakan ia membuka pintu dengan pelan .
" ya kenapa " tanya nya seolah olah baru bangun ,
" aah , ka itu ka" ucap dira kaget , dan langsung menutup mata nya dengan telapak .
tentu saja max bingung apa masalah nya , padahal tadi ia sempat berkaca dan merasa tampilan nya baik baik saja .
" itu kaa pake celana nyaaa " ucap dira sambil mendorong Mac masuk dan langsung menutup dari luar kamar .
sontak max langsung melihat kebawah dan benar , ia masih menggunakan boxer .
ia menggaruk tengkuk nya malu , dan langsung memakai celana .
wanita yang masih berada diluar menengok saat pintu dibuka , terpapang lah max yang sudah lengkap dengan celana pendek selutut . walau Masi terlihat jelas otot otot kaki nya , dira menahan diri untuk tidak menyentuh .
' tahan , tahan dira ' batin nya , sambil menelan ludah.
" ayo " ajak max dan berjalan mendahului ,
wanita cantik yang berada dibelakang nya hanya mengikuti Sampai mereka telah berada di belakang taman .
" waah , ternyata disini ada taman belakang , ini bunga nya bagus bangett "
ucap dira sambil berjongkok , mendekat ke pot pot .
max duduk disalah satu bangku dan lebih memilih memejamkan mata , masalah tadi benar benar membuat nya tak habis fikir .
sebenarnya juga ia sangat penasaran tentang masalah , yang membuat mama nya menangis .
ia menengok kearah dira sebentar , wanita itu sibuk memuji muji bunga .
merasa tak direspon ucapannya , dira menengok kearah pria tersebut .
kesedihan, kekesalan,dan kasi sayang terpancar dari mata pria yang kini menempati hati nya .
perlahan mendekat dan duduk disampingnya ,
" ada yang mau di omongin? Kaka mau cerita dengan kejadian hari ini?" tanya dira pelan.
melihat pria didepannya hanya diam dan menatap , dira mengerti .
kalo pria didepannya juga kebingungan dan merasa aneh , dengan tiba tiba dira menarik max ke pelukan nya .
karna dekat , mereka bisa saling mendengar nafas satu sama lain .
awalnya max terkejut ,tapi ia merasa ada kehangatan dan ia juga membutuhkan sandaran .
max pun memeluk dira , tangannya berada dipinggang , sedang kan kepala menyender ke bahu .
dengan lengan telapak kanan , ia perlahan membelai rambut max dan tangan kiri nya memeluk .
" semua akan baik baik saja .. yaa "
max tak menyangka dira akan memeluk dan membuat nya tenang . dan sekarang ia malah sangat menyukai pelukan wanita didepan nya , dengan lengan nya ia mempererat tubuh mereka .
" makasii " ucap max lirih ,
setelah acara teletabis mereka , max menyudahi obrolan mereka ketika beberapa kali dira menguap .
" langsung tidur yaa " ucap max ,
" iyalah ,ini aja Uda ngantuk" ucap dira .
kini mereka tepat didepan pintu dira ,karna kamar mereka sampingan.
max menatap bingung wanita didepan nya , ia mendekat dan menjijitkan kaki .
perlahan dengan tangannya ia membelai rambut max sambil tersenyum , tanpa bicara apa apa lagi ia masuk ke kamar dan Langsung menutup .
'sial cantik banget '
batin max .
iya masuk ke kamar sambil memegang kepalanya ,seakan akan jatuh ke lantai .
beberapa kali ia mencoba tidur , beberapa kali juga dira muncul dalam pikiran nya .
: jangan lupa tinggalkan jejak ya yarobun yarobun...