Love Start

Love Start
bab 21



ujian kelulusan telah usai , tapi tidak dengan dira dan max . mereka belum berbaikan , bahkan dira selalu menghindar ketika max menemuinya .


entah mengapa ia takut mengetahui siapa viona , kedekatan viona dan max juga sudah tidak diragukan lagi .


dira sering melihat mereka berjalan bersama bahkan pulang bersama , dira hanya tersenyum kecut .


rasanya ia hanya menjadi pengganti .


tiba lah dimana kelas 11 juga melangsungkan ujian , dira ,Vale dan yuna akhir akhir ini juga sering ke perpustakaan untuk belajar .


entah mengapa Regan juga akhir akhir ini berubah , dulu pemarah kini menjadi sosok lembut untuk nya .


perpustakaan..


" yaak , aku benar benar bosan harus kah kita ke sini terus ?" tanya vale kesal , karna tak ada Jawaban .


kedua sahabatnya kini telah sibuk membaca sambil menulis , Vale mendengus kalah dan membaca buku nya dengan terpaksa .


saat mereka sibuk membaca tiba tiba sebuah botol air berada didepan wajah dira , dira berdiam karna kaget .


ia menengok ke atas dan mendapati regan tersenyum, sambil menggoyang goyangkan botol yang dibawa nya .


tanpa basa basi Regan duduk disebelah dira dan menyerahkan botol yang ia bawa .


tentu saja dira menerima dengan senang hati ,karna sedari tadi ia sangat mengantuk .


dira bersyukur saat regan datang membawa kan kopi ,


dira memutar tutup botol , tapi tutup tersebut tidak terbuka buka .


melihat cewe disampingnya kesusahan , Regan langsung merebut botol dan membukakan minuman tersebut .


" makasii" ucap dira dan langsung meminum .


setelah memenuhi kehausan nya ,dira kembali berkutat dengan buku .


regan disebelah hanya memperhatikan dira diam diam dan sesekali pura pura membaca .


dira diam dan sesekali melirik meminta bantuan , sedangkan regan yang sebenarnya tau hanya diam .


diam menunggu wanita yang disebelah nya meminta Langsung ,


" kaaa pura pura ga tau lagii " kesal dira , dari gelagat regan Dira sangat yakin kalo cowok disebelah nya sengaja' .


dengan pulpen nya ia jadikan sanggahan kepala , Karna kesal dira mengerucut kan bibir dan menatap melas regan .


" ini cara nya ...blah blah blah..."


bukannya memperhatikan ,dira malah tersenyum melihat regan .


merasa diperhatikan ,regan langsung menengok dan mendapati dira menatap nya .


regan mendekati wajah nya ,sehingga hanya tersisa 2 jari jarak wajah mereka .


terlihat dira menahan nafas dan diam terpaku ,tanpa niat apa apa Regan langsung mengetok kepala dira dengan pulpen .


" pikirannya " ucap regan sambil terkekeh geli ,


"ihh apaan sih ,emang apa sih " kesal dira ,wajah nya kini seperti kepiting rebus .


" udaa ayo lanjutin " ucap regan dan kembali mengajari dira , dira sesekali mengangguk mengerti .


Vale dan Yuna yang berada tak jauh dari mereka hanya geleng geleng kepala ,


" dahalah jomblo " ucap Vale melas .


" Uda kita berdua aja yuk " ucap Yuna menggoda , dengan panik Vale Langsung menjauh .


" ihh gue ga homo sorry " kilat vale dibalas getokan buku di lengannya .


" lu kira gue homo "


mereka pun melanjutkan kegiatan mereka ,membaca .


sedangkan di meja lain , terlihat seseorang menahan cemburu . bahkan ia tidak menyadari ia dipanggil , ia hanya sibuk menatap kearah dira dan regan .


viona yang sedari tadi memanggil max ,hanya di acuhkan .


bahkan menengok saja tidak ,karna merasa kesal , viona langsung menggebrak meja .


BRAKK..


tak hanya max yang kaget ,bahkan satu ruangan langsung menengok kearah suara .


terlihat merah wajah max ,ia sedari tadi menahan marah . kini tak terkendali saat orang disebelah nya menimbulkan keributan .


" APAAN SIH LO " kesal nya dan meninggalkan perpustakaan , viona yang malu langsung mengekori max .


itu semua tak luput dari dira dan regan