Love Start

Love Start
semua orang punya rahasia



max tersenyum bahagia saat memakan masakan mama nya , bisa dibilang ini ke 8 kalinya . max sangat tau mama nya sibuk dan lelah tapi max sangat bahagia saat mama nya meluangkan waktu untuk memasak .


" gimana enakkaan " ucap Clara sambil melahap makanan dipiring nya juga ,


max mengangguk dan tersenyum simpul .


clara dan bibi juga ikut tersenyum , bagi mereka melihat senyum max adalah kelangkaan .


setelah selesai makan ,max membantu bibi merapikan meja dan duduk disebelah mama nya .


" ma" ucap nya pelan dan mengalihkan pandangan Clara , mama nya clara menengok .


" iyaa kenapa?" tanya mama nya tak kalah pelan .


" papa ga balik? ini udah 2 Minggu loh " ucap max dengan nada kesal ,ayah apa yang meninggalkan anak dan istri nya tanpa kabar begini . bahkan papa nya setiap dirumah selalu saja diruang kerja , sangat jarang menyapa max .


raut muka Clara yang tadi cerah kembali suram , Clara menggeleng kan kepala nya tanda ia tidak boleh memberitahu max rahasia ini .


Clara tersenyum menutupi dan berkata lembut ,


" tenang aja papa kamu sebentar lagi pulang kok , selama 2 Minggu ini papa kamu sibuk ngerawat adek nya sakit " ucap Clara tenang dan terlihat baik baik saja .


max mengangguk mengerti walaupun didalam hati nya itu tidak bisa dipercaya , max berdiri dan berjalan ke kamar untuk membersihkan diri .


Dira POV .


dira menggeliat dan perlahan membuka matanya , hari ini hari libur jadi jiwa malas nya keluar . mata dira menangkap jam dan terlihat pukul 11 pagi , Dira kaget ternyata tidur nya nyenyak .


dengan piyama putih Dira keluar menuju balkon dan merenggang kan badannya ,agar terkena sinar matahari yang mulai panas .


dira bingung kenapa ia bisa nyeyak tidur padahal ia harus nya bingung harus mengatakan apa pada mami nya entar , sejak kemarin mami nya selalu memaksa mengatakan apa yang terjadi .


dengan gontai dira membersihkan diri di kamar mandi , setelah selesai ia memakai skincare dan menggunakan sweater dengan celana pendek nya .


ia tersenyum melihat mami dan papi nya geleng geleng kepala , bagaimana bisa anak gadis satu satunya Bangun jam segini .


papinya mendekat dan memeluk anaknya erat , tentu saja dira bingung apa yang terjadi .


" maafin papi ,ga bisa jaga kamu di sekolah " ucap papi dengan nada melas , dira terhenyak dan membalas pelukan papi nya .


" engga papii , dira cuma kena bola basket jadi kaya gini ,Dira aja yang ga hati hati heheh " ucap dira cengengesan .


pada akhirnya ia harus menutup kejadian sebenarnya untuk kebaikan saja , tidak mungkin ia Mengatakan hal yang bisa merusak persahabatan antara papi nya dengan papi Regan , apalagi mami nya dan mami regan .


papi nya membelai rambut anaknya , mami dira mendekat ke anak dan suami nya .


" ayo mending kamu makan gih ,ini udah mau siang loh " ucap nya sambil merangkul anaknya ke meja makan .


dira tersenyum dan mulai memakan makanan nya ,saat dira menaruh piring nya di cucian piring papi nya mengajak nya berbicara.


" kemaren kata mami ,kamu dianter sama yang nama nya max ,kok papi ga tau sih yang mana " ucap papi sambil menatap anaknya .


dira tersenyum dan duduk disebelah papinya , " iya kan dira baru deket jadi papi sama mami baru tau ,lagian mi pi ..


ka max itu baik banget sama Dira (blah...blah .blah.....) ".


tanpa dira sadar ,ia banyak bercerita tentang max , bahkan dira sangat terlihat kalo ia bahagia dekat dengan max .


papi dan mami nya tersenyum , menyadari anak nya menyukai seseorang yang baik dan selalu ada untuk anaknya .