
~untuk semua pembaca , aku ga tau dan ga ngerti lagi kenapa yang baca cuma dikit, apa cerita aku kurang bagus ya ~~
____________________________________________________________________________________________
dira melirik kanan kiri dan mendapati max di luar butik , ia menghampiri max .
" lagi ngapain? kenapa ga di dalem aja ?" tanya dira , seketika itu max Langsung menutup telpon dan memasukan ke kantong .
menjadi tanda tanya bagi dira , hingga ia hanya mengira ngira .
' sebegitu pentingnya kah ? sampe ga boleh gue denger ?' batin dira .
" ayo masuk " ucap max ,
mereka kembali memilih hingga waktu menggelap , mereka juga telah menyelesaikan makan nya .
" tau ga yang nama nya Joko? kemren masa dia jatuh,wkwkwk " ucap vale ,
" wkwkw kasian mana , tas nya masuk got " ucap Bryan melanjutkan .
" kasiaaan ihh , pasti satu sekolah liat tuh "
ucap regan ,
" sakit enggak ,malu iya wkwkw " lanjut max .
dira menatap max , karna ia masih penasaran penelpon penting itu .
" lu diem aja " ucap Yuna membuyarkan lamunan dira ,
semua dimeja sontak menatap dira ,Dira kikuk dan hanya terkekeh seakan akan tak mempunyai kejanggalan .
SKIP PULANG.
max mengantar dira pulang , sebelum masuk max menghentikan langkah dira.
ia menarik lengan dira " ada yang mau ditanyain?" tanya nya .
" hmm ga ada tuh " ucap dira ,walau sebenarnya ada .
" bene-" ucap max terhenti ,saat wanita paruh baya dan pria suami nya keluar dari rumah dira .
" hey kalian baru balik ya , mami papi uda nyampe dari tadi loh " ucap mami dira .
Dira membalik kan badan dan berlari kearah mami dan papi nya , ia begitu merindukan orang tua nya sampai lupa max .
kedua orang tua nya membalas pelukan dan menanyai max ,
" ini max kan? yang waktu itu? " tanya mami dira . papi dira sontak menatap pria yang disukai anak nya itu ,
" iya Tante , selamat malam ,kalo begitu saya pula dahulu ya" ucap max mengundurkan diri .
max masuk kedalam mobil nya tapi sebelum itu , dira lebih dahulu teriak.
" hati hati kaa" ucap dira sambil tersenyum manis .
max masuk dengan senyum terukir diwajah ,
" ketemu camer ,hahaha" ucap max dan Langsung melajukan mobil.
ESOK KAN HARI _____________________________
dibasecamp ,
mereka bertiga telah berkumpul dengan makanan berjejer di meja , Bryan datang dari kamar sambil membawa kan kunci .
" tangkap " Bryan melempar kunci kehadapan max ,dan berhasil ditangkap .
regan dan max menatap dan mencari maksud dari lemparan kunci motor Bryan.
" ga inget lu? itu kunci motor ketika lu menangin game " ucap bryan sambil mengambil paksa stik ps dari tangan max yang bengong.
max melempar kembali kunci motor yang sebenarnya ia idam idamkan itu ,
" ga gue ga butuh "
bryan tertawa ringan , " ambil itu hadiah perpisahan ,karna gue akan ke Spanyol " ucap bryan .
" ngapain lu jauh jauh?" tanya regan ,
" mau kuliah lah bro ,lu tau aja bokap gue kek gimana " ucap bryan .
bokap Bryan memang sangat keras pada anak anak nya ,bahkan ia akan mengusir siapa saja yang tidak menuruti nya .
ia selalu memaksa anak anak nya sekolah diluar negeri sampai S2 .
" uda ambil aja ,gue tau itu motor idaman lu sejak dulu " ucap bryan lagi ,ketika max menimbang nimbang untuk menerima .
" okay " ucap max senang .
tiba tiba , wanita masuk menerobos pintu tanpa mengetuk lebih dahulu .
semua yang berada didalam sontak menghadap suara .
" game apa? game apa sampe dapetin motor?"
mereka bertiga mematung ,
karna fakta nya wanita didepan mendengar pembicaraan mereka sedari tadi .