Love Start

Love Start
bab 11



setelah ketempat bryan ,max menjalankan mobil dengan kecepatan tinggi . satpam membuka kan pagar masion , max turun tanpa memarkir kan dahulu mobil nya .


sepi, seperti itulah suasana masion nya .


hanya ada pembantu dan satpam disini , orang tua mereka sama sama sibuk bekerja tanpa memperhatikan anak mereka max.


bukannya istirahat ,max malah ketempat gym di masion nya dan meluapkan emosi dengan berolahraga .


setelah 1 jam ,max terlelah karna olahraga tanpa istirahat dahulu . bibi ani yang sedari tadi menunggu max selesai langsung masuk ke tempat gym menghampiri max ,


" den max ini udah malam , mau bibi siapkan air panas?" tanya bibi dengan lembut .


bibi ani termasuk orang yang dekat dengan max dirumah ,dari dulu mama dan papa nya selalu memikirkan pekerjaan mereka tanpa menghiraukan max . bibi ani sudah bekerja sebelum max lahir , karna bibi ani kasian dengan max yang selalu di cuekin oleh orangtuanya ,bibi ani selalu memperhatikan max.


max terduduk dan menggeleng kan kepala , walaupun bibi ani juga pembantu rumahnya .


sangat tidak sopan kalo ia menyuruh bibi ani menyiapkan air untuk nya .


tanpa menjawab max berdiri dan membersihkan diri di kamar .


" bi bunda sama ayah kapan balik?" tanya max saat ia telah menghabiskan makanannya, bibi tersenyum " nanti malam den " .


max mengangguk dan memilih menonton televisi , saat ia membuka ponsel nya ada pesan masuk .


Dira: kakak ga papa kan?


makasii buat yang tadi ka


max tersenyum dan Langsung menelpon dira ,


**halo ?** ucap Dira diseberang


**gue ga kenapa napa , harusnya gue yang nanya gimana keadaan lo** ucap max


**aah ga papa ka ,Dira ga sakit kok , ngomong ngomong..** ucap dia terputus saat mama nya memanggilnya .


tak lama suara dira terdengar lagi ,


**maaf ka,tadi mami manggil ** ucap dira tanpa melanjutkan omongannya .


**tadi lu mau ngomong apa?" tanya max kepo ,


**hehehe , luka Kaka gimana ?udah diobatin?** tanya dira sambil cengengesan .


max merasa dira sudah lebih mendingan karna dira terlihat tidak sedih lagi , max menyentuh luka nya yang belom diobati ,dan sudah mulai mengering.


** belom nih ,kenapa pengen obatin?" goda max


** pengen obatin sih ,tapi ga bisa kan udah malem **


**iyaa ka**


** yuadah istirahat sana jangan lupa makan yang banyak yaa**


**sipp deh pak boss ** ucap dira tanpa menunggu jawaban lagi dari max ,dan Langsung menutup telepon nya .


max tertawa kecil sambil meringis karena luka , dan kembali menyaksikan tayangan tv .


bibi ani yang sedari dulu tinggal dan kerja dirumah ,baru melihat wajah bahagia regan yang berbeda .


apa itu pacarnya? bahagia lah den max ,batin bi Ani.


ditempat dira .


dira menuruni tangga dengan langkah senang , karna baru mendengar suara max .


fara mami nya langsung memeluk anaknya ,


" kamu ga kenapa napa kan?" tanya fara takut ,karna daritadi anak nya seyum senyum.


" ga papa mih ,emang kenapa sih ? " tanya dira balik ,


" abisnya kamu seyum senyum Mulu daritadi " ucap fara .


" heheheh " ,


dira menyantap makanan nya dengan lahap ,Fara yang melihat anak nya sudah membaik ikut senang .


setelah selesai makan dira mendudukan pantat di sofa ruang tengah ,fara mengikuti dira dan duduk disebelah.


saat tengah asik menonton fara bertanya ,


" tadi yang kamu bilang Regan kesini " ucap fara ,dan melihat anaknya mengangguk sambil tersenyum .


" ngomong ngomong kamu tadi kenapa?" tanya fara hati hati ,


sebenarnya sedari tadi fara ingin menanyakan ,hanya saja terlalu takut anaknya bersedih lagi . fara akhirnya menunggu dira selesai makan dan baru menanyakan .


raut dira yang tadi bahagia ,dan terukir seyuman kini hilang .


Dira menatap mama nya .


hayy ges like dan coment yahh .


tetaplah berada di kebahagiaan dan jika sesuatu merusak nya jangan kabur tapi hadapi okk