
seorang pria paruh baya mendekat dan melepas paksa kaki nya dari pelukan seorang wanita .
" saya ceraikan kamu ,dan ingat ! saya ga peduli dengan anak kamu , bahkan saya ga tau dia anak siapa hahaha " ucap bimo , mendapat tatapan tajam dari Clara .
sontak Clara Langsung berdiri ,
PLAKK
(ia menampar wajah Bimo tanpa ampun)
"KAU!!" merasa pipinya perih .
" kamu pikir aku ****** seperti putri ,HAH?!
ini anak kamu! kalo kamu memang tak mengakui aku .. setidaknya nya jangan berbohong kalo dia bukan anak KAMU!
kamu fikir ,laki laki didunia hanya KAMU HAH?! kamu cuma salah satu pria bodoh dan brengsek didunia jadi jangan merasa besar kepala .
aku lelah selama ini ,dan menerima semua tapi sekarang aku lelah ...AKU LELAH BANYAK BIMOO ,semoga kamu ga akan pernah menyesali semua "
ucap clara ,bertepatan dengan datang nya max , hati Clara langsung sakit saat melihat max datang dengan emosi nya .
max mendekat ke arah bimo sambil menatap ,meminta jawaban apa yang terjadi .
" aku menceraikan ibu mu ,dan kau bukan anak ku " ucap bimo tanpa filter .
sontak tangan max mengepal ,dan melayang kan tinjuan kewajah Bimo .
sehingga Bimo terhuyung ke belakang , dan merasa sakit pada pelipis nya .
" ANDA BODOH ,MEMILIH DI ANTARA MEREKA" ucap max dengan nada tinggi ,
clara mendekat dan Langsung memeluk max .
terlihat wajah Bimo memerah ,menahan amarah . max menatap ibunya iba , dan menatap ayah nya tajam.
"ma ga p-"
" mama ga papa max ,maaf mama ga bisa kasi kamu kebahagiaan "
saat max ingin menenangkan mama nya ,tiba tiba bimo berdiri dan hendak meleparkan vas ke Clara .
sontak max Langsung menangkap vas tersebut , dan melempar balik ke Bimo kearah lantai .
BRAAK
" Anda sudah tua,jadi jangan mencoba membalas yang masih muda " ucap max mengejek ,
" kenapa?memangnya kamu siapa ? HA?! mengelola perusahaan saja kamu tidak benar,selama ini hanya mama yang bekerja sedangkan kamu berfoya foya" ucap max sesuai kenyataan .
Bimo langsung keringat dingin,tentu saja yang dikatakan max benar .
putri dan anak nya viola Langsung terkejut dengan omongan max , tentu saja alasan mereka mau dengan Bimo adalah harta bukan Karna cinta .
Bimo tersenyum menepis nya ," ya memang selama ini ,mama mu yang kerja hanya saja aku telah mengambil alih 5% milik nya . dan semua ini sudah tertanda tangan disini " Bimo menunjukkan dokumen dengan sampul hitam .
Clara menyesali perbuatannya , dahulu bimo membujuk clara dengan memanjakan nya .
setelah mendapat apa yang ia ingin kan ,ia kembali kesifat nya yang berfoya foya .
saat itu Clara mentanda tangani nya karna ,ia.dibutakan cinta .
max tersenyum ,
" itu memang besar ,hanya saja tak sebanding dengan punya kami ,jadi jangan terlalu bangga pria tua .sekarang kalian pergilah dari sini ,rumah ini dari dulu milik kami bukan milik mu " ucap max sambil melampar koper , putri dan viona .
putri dan viona berteriak saat koper mahal nya ,dilempar .
mereka berlari mengambil koper,dan mengelus ngelus seperti takut rusak .
"dasar norak " ucap max mengejek kedua wanita itu ,membuat viona mendekat dan bermanja manja meminta belas kasian .
merasa malu dan kesal , Bimo pergi sambil menarik kedua wanita yang ia bawa dengan kasar .
bibi yang sedari tadi ingin membantu ,tapi tidak memiliki hak kini berlari kearah kedua boss nya .
" maaf deh harusnya sa-" ucapannya terputus saat max memotong ,
" tidak apa apa saya mengerti " ucap max .
max sangat mengerti bibinya , terlihat raut khawatir diwajah bibi ,hanya saja ia tau bibi tak berani melawan Bimo .
max membantu ibunya kekamar dan membiarkan, clara istirahat .
max mengusap kasar wajah nya ,
ia juga pergi beristirahat karna esok adalah hari bahagia nya melepas lajang dan melepas status pelajar .
'*semoga semua yang ku lakukan besok ,tidak telat ya dira ,aku terlalu pengecut sampai harus menunggu waktu ini ' batinnya .
////Hay semua semoga selalu menjadi orang yang kuat ya , menjadi kuat bukan berarti kamu tak pernah merasa sedih ,dan menangis bukan berarti kamu lemah* .///