Love Start

Love Start
berbaik hati



setelah kejadian tadi regan membawa dira pergi tanpa teman teman nya ikut , walau tadi mereka bersekekeh ikut .


dira terbangun dari tidurnya saat seseorang menepuk pundak nya dan itu Regan,


ia mengeliat dan memperhatikan sekitar .


" ini dimana? Kaka bawa dira kemana?" tanya nya dengan nada seolah olah regan menakutkan , regan tersenyum ketika melihat raut muka dira .


" ga liat itu apa? ini dipantai " ucap regan sambil memencet tombol di mobil nya , sehingga atap mobil terbuka menampilkan langit yang mulai menggelap .


dira melirik jam di ponsel nya teryata sudah jam 5 sore , dira terkejut saat atap terbuka sendiri nya .


" tenangin diri lo dulu baru pulang " ucap regan sambil mendekat kan diri pada dira , saat regan berbicara reflek dira mengarah padangan ke regan .


dira kaget saat regan mendekatkan diri kepada nya , ia bisa merasakan nafas regan saking dekat nya .


dira pun menahan nafas nya saking grogi dan hampir menutup matanya , tapi Regan terlebih dahulu menjauh ketika ia berhasil menarik pegangan disamping dira sehingga berhasil menurunkan kursi nya.


dira menahan malu nya dan lebih memilih memandang langit ,


'bodoh apa yang lu.pikirin si' ia mengerutuki pikiran nya yang bodoh .


" lebih enak gitu kan kursi nya , jadi lu bisa mandangin langit juga " ucap regan sambil merebahkan tubuh di kursi yang telah terlentang , dira menengok dan tersenyum .


" makasih ka" ucap dira ,


sebenarnya dira sangat penasaran dengan perempuan tadi , kenapa ia merasa regan dan max mengenal nya dan bahkan tadi max rela membentak didepan orang orang dikantin .


ingin menemukan jawaban dira membelokan wajah nya mengarah regan , saat ia menatap Regan tiba tiba regan menatap nya juga .


seakan akan tau dira ingin menanyakan sesuatu , regan tersenyum dan membelai lembut rambut dira .


" sebegitu suka nya ya Lo sama max?" tanya regan sambil menatap sedu kearah dira ,


dira mengangguk mengiyakan .


memang akhir akhir ini dira menyadari kalo ia menyukai max , ia sudah melupakan regan .


laki laki disebelah nya menghela kan nafas panjang tanpa arti , dan menengok kearah dira lagi .


" tanya setelah max meminta lo memaafkan nya ,tapi kalo dia ga minta maaf mending Lo jauh jauh sama makhluk brengsek kek dia " ucap regan lagi dan menekan kata brengsek .


dira tertawa mendengar regan mengomel ngomel ,


mereka menikmati hawa pantai tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam , Regan kembali berkendara dan melaju Kembali kearah kota dengan jarak 2 jam .


mereka pun sampai dirumah dira , saat dira ingin mengajak masuk Regan langsung menolak karna sudah malam dan lebih memilih pulang .


saat dira masuk , Dira melihat orang tua nya duduk di sofa dengan santai sambil bermesraan .


dira melipat tangan di dada dan bingung kenapa orang tua nya tidak mengkhawatirkan nya , padahal ia belum mengabari mereka sejak tadi .


merasa ada orang lain selain mereka , fara dan suami nya menengok dan kaget anak nya sudah pulang .


" kamu.sudah pulang?" tanya fara kaget ,


" kok papi ga liat sih kamu masuk" lanjut papi nya sambil terus mengunyah cemilan di meja .


" iyalah orang sibuk mesra mesra , sampe anak nya kemana juga ga tau " ucap nya dengan kesal ,dan Langsung duduk menikmati makanan dimeja tanpa membersihkan diri dahulu .


" eeh enak aja , papi sama mami daritadi cariin kamu " ucap suami fara yang kini duduk didepan dira dan ikut menikmati makanan ,


sedari tadi kedua orang tua dira mengkhawatirkan nya untung nya ,regan mengirim pesan mengatakan dira dengan nya . jadi kekhawatiran mereka tertuntaskan dan memilih menunggu dira sebelum melaksanakan makan malam .


tampak acuh dira ,masi sibuk menikmati makanan dimeja. fara yang melihat anak nya ngambek kembali melanjutkan pembicaraan suami nya ,


" untuk nya Regan uda ngomong kamu sama dia ,jadi mami ga khawatir lagi " ucap fara dan ikut menikmati makanan dimeja .


dira tersentak dan tersenyum malu .


mereka pun melahap makanan karna sedari tadi mereka bertiga lapar , sebenarnya tadi regan sudah menawarkan dira makan malam diluar . hanya saja dira yang melihat raut lelah Regan lebih memilih pulang .


hyy gaess budayakan coment sama like yaa .


karna like sama coment kalian berarti buat aku . okkk