
Beberapa hari kemudian Takeshi sering menunggu Osamu pulang sekolah walaupun mereka berbeda sekolah.
Takeshi sedang menunggu Osamu di dekat gang itu
"Yo Osamu! sudah pulang?" Tegur Takeshi
"Kenapa kau selalu mengikuti ku?" Osamu meninggalkan Takeshi, Takeshi pun mengikutinya
"Oi tunggu dulu!" Takeshi mencoba menghentikan langkah Osamu
Osamu mengacuhkan nya
"Kita ini kan teman, kenapa kau selalu mengacuhkan ku"
"Aku tidak ingat kita sudah berteman"
Saat mereka mau menyebrang jalan, disana ada teman sekolah Osamu dan mereka menjauhi Osamu
"Osamu, bukankah mereka murid dari sekolah mu? sepertinya mereka takut kepada ku karena aku dari sekolah lain"
"Tidak,kau salah"
"Eh? Maksudmu mereka menjauhi mu?"
"Iya"
"Kenapa?"
"Bukan urusanmu" Osamu langsung pergi ketika lampu lalu lintas sudah merah
"Sudah kubilang tunggu dul-"
Tidak lama kemudian Takeda dan Mitsuki datang
"Takeshi-niisan!" Mitsuki memanggil Takeshi
"Mitsuki?"
Osamu pun pergi dari sana
"Takeshi, kau masih menguntit anak itu?"
Ujar Takeda
"Aku bukannya menguntit! Aku hanya ingin berteman dengan nya"
"Kenapa?" Tanya Takeda
"Sepertinya dia itu tipe orang yang tidak bisa beradaptasi"
"Maksudmu?"
"Tadi kami bertemu dengan teman sekolahnya, tapi sepertinya dia di jauhi oleh murid lain di sekolahnya"
"Terus?"
"Aku hanya ingin membantu nya"
"Kenapa kau ingin membantu nya?"
"Kau ingatkan? waktu itu kita memutuskan untuk membentuk semacam kelompok yang membasmi penindas"
"Oh, jadi anak itu yang jadi klien pertama?"
"Bukan begitu!"
"Eh?"
"Maksudku, kita bisa merekrutnya, karena kita membutuhkan orang seperti nya untuk membentuk kelompok"
"Oh begitu ya? kita membutuhkan orang yang mengerti tentang penderitaan anak yang ditindas? Tapi kenapa kau menyimpulkan kalau dia itu korban penindas?"
"Kan tadi sudah kubilang, dia itu seperti di kucilkan di sekolahnya"
"Yah terserah apa katamu, aku hanya bisa percaya padamu"
"Baiklah percayakan saja padaku"
Dirumah Osamu....
"Aku pulang!"
"Osamu, selamat datang. Aku sudah menyiapkan makanan, mandi dulu gih"
"Iya" Jawab Osamu dengan wajah yang suram
"(Sepertinya dia belum menerima kalau orang tuanya sudah meninggal, aku jadi khawatir padanya)" Kata Miyu-san dalam hati
Besoknya di sekolah Takeshi
"Takeda! Takeshi tidak hadir hari ini?" tanya teman Takeda
"Dia sedang ada urusan jadi tidak punya hadir" Jawab Takeda
"Oh begitu ya"
Disekolah Osamu....
Sebenarnya Takeshi mengawasi Osamu di sekolah Osamu
"Aku akan mengawasi Osamu untuk mengetahui kenapa dia di kucilkan"
Osamu pun sampai di gerbang
"Itu dia!" Takeshi mengawasi Osamu dari kejauhan
"Untung aja aku minjem baju SMP MIWA dari temanku hehe"
Takeshi menaiki pagar sekolah untuk mengikuti Osamu.
Dilorong...
Anak-anak kls 1 menjauhi dan membicarakan Rumor tentang Osamu
"(Sudah kuduga, dia pasti mempunyai masalah dengan teman-teman sekolahnya)" Takeshi terus mengikuti Osamu secara diam-diam
Sampai lah di kelas Osamu....
Takeshi melihat Osamu duduk sendirian di kursinya sedangkan yang lain sedang mengobrol
"(Aku jadi kasihan padanya)"
Jam istirahat....
Takeshi masih ada di sekolah Osamu.
Takeshi kembali ke kelas Osamu, lagi-lagi dia melihat Osamu duduk sendirian. Tidak lama kemudian teman dari kelas Osamu keluar...
"(Mungkin sebaiknya aku tanyakan saja padanya) Anu, permisi"
"Iya?"
"Kalau boleh aku ingin menanyakan sesuatu"
"Silahkan"
"Anu... Sebenarnya ada apa dengan nya? sepertinya dia di jauhi oleh murid kls 1" Takeshi menunjuk kearah Osamu
"Oh, maksud mu anak yang selalu sendirian itu?"
"Iya"
"Dia itu..."
Pada waktu yang sama. beralih ke Osamu. Osamu di datangi oleh seorang gadis
"Suu-kun? mau ke kantin?"
"M-maaf aku tidak bisa"
"Eh kenapa?"
"Maaf aku harus pergi" Osamu beranjak dari kursi dan pergi
"T-tunggu"
Tidak lama kemudian datang teman si cewek
"Udah menyerah aja, Mizutani-san"
si cewek yang mengajak ngobrol Osamu adalah Mizutani dia adalah ketua kelas dan sebenarnya Osamu tertarik kepada Mizutani
"Tidak bisa!"
"Kenapa kau tertarik pada orang seperti nya, kau tau kan Rumor itu?"
"Itu kan cuma rumor"
"Kau itu ngeyel banget si"
"Sudah ah aku ada urusan"
"Tunggu dulu-"
Mizutani menyusul Osamu
Di atap....
"(Kenapa dia peduli padaku? Padahal kami tidak ada hubungan apa-apa)" Muka Osamu memerah
Tidak lama kemudian datang Takeshi
Osamu menoleh kebelakang
"K-kenapa kau ada disini"
"Hehe"
Setelah Takeshi mengatakan apa alasan dia ada di sekolah Osamu.....
"Oh begitu ya?"
"Jadi, gimana? kau mau gabung?"
"Gak ah merepotkan"
"Eh... Padahal aku jauh-jauh kesini"
"Aku tidak menyuruhmu kesini, dan juga darimana kau dapet baju sekolah ini?"
"Aku minjem dari temanku, hehe"
"Hehe ndasmu!"
"Ehem... Jadi gimana tentang rumorku, kau sudah mendengar nya?"
"Ya, aku sudah mendengar nya"
"Jadi kenapa kau masih merekrutku?"
"Aku yakin itu cuma salah paham"
"Kenapa kau bisa seyakin itu?"
"Aku tau kau bukan orang seperti itu"
"Hah? padahal kita baru ketemu beberapa hari yang lalu"
"Kalau kau memang orang yang seperti di rumor, kau tidak akan menyelamatkan ku dan adik-adikku waktu itu"
"Oh, jadi mereka adik-adikmu?"
"Iya"
Tidak lama kemudian datang Mizutani
"Emm anu... Suu-kun?"
"Eh? kenapa kau ada disini?"
"Aku mencari mu"
"Eh mencari ku?"
"Hei Osamu, Dia siapa? pacarmu kah?" Takeshi mengejek Osamu
"B-bukan kah!" Wajah Osamu memerah
"Ada apa Osamu" Tanya Mizutani
"T-tidak ada. Jadi kenapa kau mencari ku?"
"Sebagai ketua kelas aku tidak bisa membiarkan ada murid dari kelasku tidak mempunyai teman!" Mizutani begitu antusias
"Eh? Kenapa kau antusias begitu?"
"Tentu saja aku harus antusias. Emm..." Mizutani melihat kearah Takeshi
"Apa dia temanmu, Suu-kun?" Tanya Mizutani
"Iya! aku temannya Osamu"
"Tunggu dulu, sejak kapan aku menganggapmu teman?"
"Eh? padahal kita tadi akrab banget!"
"Itu cuma perasaan mu saja"
"Tidak mungkin, tadi kau sampai menanyakan beberapa pertanyaan padaku"
"menanyakan pertanyaan bukan berarti kita itu sudah berteman"
Mizutani tertawa
"Eh? kenapa kau tertawa"
"Maaf, sifat kalian berdua lucu banget"
"Hah?"
"Apalagi Suu-kun, sifatnya sangat berbeda saat dikelas"
"Begitu yah, hehe"
"Emm...Anu, aku ingin menanyakan sesuatu eng....."
"Mizutani, namaku Mizutani"
"Oh, Mizutani-san? Namaku Takeshi"
"Salam kenal Takeshi-san"
"Salam kenal juga. Jadi.... Ehm, aku ingin menanyakan sesuatu, Mizutani-san"
"Apa itu?"
"Apa kau sudah tau tentang rumor Osamu?"
Seketika suasana langsung serius
"Tentu saja"
"Kau tidak takut padanya?"
"Tidak"
Osamu menunduk
"Kenapa?"
"Karena ku yakin Osamu bukan orang yang seperti itu"
"Kenapa kau bisa seyakin itu?"
"Aku yakin Saja"
"Alasan macam apa itu? Jadi....Osamu? Aku tau yang di rumor bukan cerita yang sebenarnya, jadi bisakah kau menceritakan yang sebenarnya"
Rumor mengatakan Osamu membuat beberapa anak kelas 1 masuk rumah sakit karena itulah anak-anak kls 1 menjauhi nya
"Memang benar aku membuat mereka masuk rumah sakit, Tapi...."
setelah beberapa hari masuk sekolah.....
Osamu sedang berjalan pulang, tiba-tiba ada beberapa siswa kls 1 yang mendatangi nya dan mengajak nya ke tempat sepi, ternyata mereka ingin memalak Osamu, tapi karena uang Osamu mau dipakai untuk membeli hadiah ulang tahun Yui Osamu pun tidak menuruti mereka, Karenanya Osamu pun di keroyok dan uangnya diambil karena uang itu untuk hadiah Yui, Osamu langsung marah dan menghajar mereka semua dengan balok kayu yang ada di dekatnya sampai mereka berlumuran darah, secara kebetulan ada seorang siswa yang berada disana dan memotret Osamu lalu membagikannya di grup anak-anak kls 1. Karena itulah, seolah-olah Osamu yang menindas mereka.
Setelah Osamu menceritakan semuanya
"Oh begitu ya?"
"Ya begitulah, jadi anak-anak kls 1 menjauhiku. Tapi aku penasaran, kenapa kau tidak menjauhi ku, ketua?"
"Aku hanya tidak mudah percaya dengan rumor dan juga panggil aja aku Mizutani"
"Ya?"
"Tidak, bukan begitu, hanya saja aku tidak suka di panggil ketua" Wajah Mizutani memerah
"Kalau begitu, panggil aku Osamu"
"Iya"
Mereka berdua tersenyum Dengan wajah yang berhadapan
"Ehem, ehem, sepertinya ada yang sedang PDKT-an disini" singgung Takeshi
Osamu dan Mizutani memalingkan wajah mereka
"E-eh apa yang kau katakan bego!?"
"K-kalo begitu aku ke kelas duluan ya dah" Mizutani pergi dengan wajah yang memerah
"E ehm. Sekarang kita lanjutkan pembahasan kita yang terpotong tadi"
"Yah kayaknya aku berubah pikiran"
"Berarti kau ingin bergabung?"
"Tapi kenalkan dulu aku dengan anggota yang lain"
Setelah pulang sekolah, Takeshi membawa Osamu ke tempat rahasia nya untuk bertemu anggota lain. Tapi...
"Kau bercanda kan?"
"Kenapa?"
Osamu terkejut melihat anggotanya cuma 3 orang yaitu, Takeshi dan kedua adiknya, Takeda dan Mitsuki.
Setelah Takeshi menceritakan alasan nya kenapa dia ingin membentuk kelompok anti penindas Osamu pun setuju dan mereka mulai mencari anggota baru. setelah 2 bulan, mereka sudah mendapatkan 13 anggota, setelah 7 bulan anggota mereka bertambah lagi jadi 20, setelah 1-2 tahun mereka sudah hampir genap 50 anggota dan kelompok mereka di sebut NEO diketuai oleh Takeshi dan Osamu adalah partnernya walaupun Osamu juga sering disebut ketua. Namun saat Mereka duduk di kls 2 Takeshi dan keluarga nya pindah keluar kota karena urusan pekerjaan, mereka pun memutuskan untuk membubarkan sementara NEO karena kalau Takeshi pindah tidak ada yang bisa memimpin mereka, Namun ketika sudah sekitar 4 tahun mereka keluar kota akhirnya mereka kembali ke Tokyo dan mulai membentuk kembali NEO