Kila Putri Admatja

Kila Putri Admatja
episode 9



"Trimakasih om tante,sekali lagi maaf merepotkan kalian" kataku yang hanya dibalas dengan senyuman mereka.


Aku bersiap siap untuk pulang ke rumahnya Rina,ya untuk sementara ini aku akan tinggal disana sampai aku mendapatkan pekerjaan ku dan berkuliah kembali.


Sesampainya aku di rumahnya Rina aku sanagat kagum melihat rumah yang begitu besar seperti istana dan tanpa aku sadari mulutku sampai menganga karna ke kaguman ku melihat rumah Rina.


Tiba tiba ada suara yang aku sama sekali belum mendengar suara itu.


"Maaf bisakah loe menutup mulut,soalnya rumah gue sudah hampir banjir dengan air liur loe yang mengalir dari tadi" ucap nya dingin.


"Eh maaf " jawabku refleks.Rina tertawa melihat aku yang begitu konyol."Maafin kakak ku ya Kila,dia memang seperti itu dingin dan datar".


"oh enggak papa Rin" ucap ku.


"Sayang apakah kalian berdua akan berdiri disana sampai malam" kata mamah Rina.


"" Ya sudah yuk masuk anggap aja rumah sendiri Kil,tapi jangan menggadaikan atau manjualnya ya"kata Rina sambil tertawa dan begitu juga dengan aku.


Rina mengantar kan ku kekamarnya


"Kila selama kamu tinggal disini kita akan satu kamar,aku bahagia akhirnya aku punya teman di rumah ini kalau mamah papa keluar kota" kata Rina yang terlihat bahagia.


"memangnya selama ini kamu sering sendiri ya Rin kalau Om dan tante keluar kotoa atau keluar negri" tanya ku.


"Iya Kil" jawabnya sambil menganggukkan kepalanya."Memangnya kaka kamu kemana" tanya ku.


"Baiklah tuan putri anda tidak perlu bersedih lagi karna saya akan slalu ada bersama tuan putri" kata ku sambil membukkukkan kepala ku ala ala pelayan gitu hehehe....


Seminggu sudah aku tinggal di rumahnya Rina aku pun mulai tidak nyaman karna tidak bisa melakukan aktivitas ku yang biasanya,dan aku pun memberanikan diri untuk bicara kepada Rina.


Aku mencari Rina ketaman,karna sebelumnya Rina mengajakku ketaman untuk menikmati malam yang sejuk itu


Tanpa aku sengaja aku mendengar perkataan Rina


"Terima kasih ya Alloh engkau memberikan ku seorang sahabat yang benar benar menerima aku apa adanya bukan karna apa yang aku miliki,meskipun terkadang aku belum bisa membalas kebaikan yang dia beriakan kepada ku,aku mohon jangan pernah pisahkan kami lagi ya Alloh " katanya.


Aku sanagat terharu atas apa yang di katakan Rina.Aku berjalan dan langsung memeluknua"Aku yang harus berterima kasih sama kamu Rina,karna kamu mau menerima aku menjadi sahabat kamu,aku berharap semoga kita akan menjadi sahabat samapao meut memisahkan kita"kata ku panjang kali lebar.


"Oh ya Rin aku mau ngomong sama kamu,tapi maaf jika kamu tidak keberatan." kata ku


"Katakanlah Kila apa yang ingin kamu katakan" ucapnya


"Aku ingin ngekos Rin,karna aku enggak mau ngeropotin kalian,lagian aku juga harus bekerja,dan kuliah lagi agar aku bisa memiliki kehidupan yang seperti aku inginkan Rin" kata ku dengan penuh hati hati karna aku tidaka mau sahabat yang paling kusayangi ini salah paham.


"Baiklah,tapi dengan satu syarat" katanya.


"Rin kok perasaan ku tiba tiba enggak enak ya ketika kamu mengjukan syarat" kata ku dengan kepolosan yang aku tidak tau dapatnya dari mana.


Terima kasih sudah membaca novel saya😊😊😊🙏🙏🙏🙏