
Aduh ini orang mau ngomong apaan sih buat jantung gue lomba lari saja.
"Mas mau bicara apa,bicara aja mas enggak usah sungkan" Kata Sisil.
"Sil sebenarnya aku itu suka sama kamu,kamu mau enggak jadi pacar aku" Kata Kevin tanpa basa basi lagi.
"Apa aku lagi mimpi yah" gumam Sisil
"Tapi kalau aku mimpi aku enggak bangun,emmm" gumam sisil lagi
"kamu enggak mimpi kok Sil,aku serius sama kamu,kalau kamu tidak mau tidak apa-apa kok" ujar Kevin.
"Mas enggak salah ngomongkan,atau mas nya lagi sakit yah.Tapi badan mas enggak panas" kata Sisil sambil menyentuh jidatnya Kevin.
"Hei..aku enggak sakit dan aku baik-baik saja,sekali lagi aku suka sama kamu,aku sayang sama kamu,aku cinta sama kamu.Kamu mau kan jadi pacar ku" Kata Kelvin lagi
Sisil yang mendengar itu terdiam.
"Jujur mas Sisil juga enggak tau perasaan Sisil ke Mas Kevin,tapi setiap Sisil dekat sama mas Kevin jantung Sisil hampir lepas" ujar Sisil.
Mendengar perkataan Sisil,Kevin tersenyum,dan merasa kalau dia mendapatkan hati Sisil hanya saja Sisil belum menyadarinya.
"Ya sudah kalau gitu kita pacaran saja,dan saya enggak mau ada penolakan" Kata Kevin
"Hah..kalau ebggak mau di tolak enggak usah nanyak,lagian aku juga enggak nolak kok" Gumam Sisil yang masih di dengar oleh Kevin.
"Enggak usah bergumam aku masih drngar kok,ya sudah sekarang kamu istirahat aku akan pulang,ingat besok kamu jangam genit sama laki laki lain ya sayang" Kata Kevin
"Iiiiiya.... mas😊.Mas hati-hati ya" ucap Sisil yang mebgantarkan Kevin sampai pintu apartemen.
falshbackoff
Tiba-tiba ada seseorang membekap mulut Sisil dengan kain.
Sesampainya di rumah kosong mereka mengikat Sisil agar tidak kabur.
Sedangka Kila dan Rina sedang sibuk dengan urusan mereka memperketat pertahanan perusahaan.Ponsel Kila berdering
"Halo apa ada informasi yang kamu dapat dari musuh kita" kata Kila
"Ada bos,saat ini mereka menahan sahabt bos yaitu Nona Sisil,tujuan mereka akan memperdayakan Tuan Kevin agar mereka mudah untuk menghancurkan perusahaan Wijaya grup" kata seseorang di seberang telpRina
"Rina yang mendapat kabar itu langsung mendatangi sang kakak dan asisten kakak nya
Toktok....toktok....
"Masuk" kata Aditya.
Rina yang melihat suasan tegang disana sangat khawatir dengan kakak-kakak nya itu.
"Aku yakin kakak udah tau informasi tentang penculikan Sisil" kata Rina
"Kenapa kamu tau Rina" kata Aldo
"Kak mungkin kalian selalu anggap kalau Rina masih kecil dan manja,tapi kakak salah Rina memiliki sahabat yang akan mengajarkan Rina apa tanggung jawab seorang anak,adik di dalam keluarga." Belum selwsai Rina bicara ponselnya berbunyi.
"Halo Kila.Ada apa" tanya Rina
"cepat bawa mereka bertiga ke markas kita,kita akan melakukan meeting tentang penangkapan Bella dan juga Sonia" kata Kila dari telpon
Terimakasih sudah meluangkan waktu para reader untuk mampir ke cerita ku semoga kalaian menyukai cerita ku.😊😊😊🙏🙏🙏