
Melihat putri mereka yang sangat terpukul melihat sahabatnya terbaring dan tak berdaya di atas branka,mama Rina meras sedih melihat putri kesayangannya.
"Ma,pah,dan Rina,kakak sudah mengurus semuanya agar sahabat mu di bawa ke kota J untuk di rawat disana" kata Aditya.
"Tapi kak bagaimana dengan pekerjaan nya" tanya Rina
"kakak sudah menghubungi pihak hotel,kebetulan juga kan kalian kerja di hotel keluarga kita." ujar adit.
Tok..tok..tok...
Suara ketukan pintu.
"Boleh saya masuk" tanya Sintia
"masuklah nak" kata mamanya Rina.
"Sin kenalin ini mama aku,ini papa aku ini kakak ku namaya" belum selesai Rina memperkanalkan kakak nya Sintia sudah memotongnya.
"Ini tuan Aditya putra Wijaya kan,pengusaha muda no satu di Asia" tanya Sintia yang tidak percaya atas apa yg ada di depnnya.Melihat tingkah Sintia sontak membuat orang tuanya Rina senyum-senyum dan menggelengkan kepala mereka."iya Sin ini itu kakak ku"jelas Rina.
"oh iya aku hampir lupa,ini Rin makanan buat kamu,pasti kamu belum makan kan" sintia
"Makasih ya Sin".
" iya sama-sama".
Sintia berjalan ke arah tempat Kila dan berkata"Kil kamu cepat bangun ya anak-anak kangen sama kamu,mereka titip salam sama kamu,mereka berjanji akan menuruti apapun yang kamu mau,asalakan kamu cepat sembuh,aku rindu sama kamu Kil.Semenjak kamu koma,aku sangat rindu dengan ocehan mu cerewetmu,bahakan bercadaan mu,mungkin bukan cuma aku yang merindukan itu tapi semuanya"tangis Sintia yang mengingat momen dimana Kila selalu cerewet seperti orang tua mereka yg tidak ingin anak nya bandel.
Rina dan Sintia berpelukan sambil menangis.
"Ngomong apa Rin katakan saja" ucapa Sintia
"Gini Sin orang tua ku ingin membawa Kila ke kota J bersama kami,dan akan di rawat di rumah sakit milik keluarga,di sana banyak dokter dokter hebat bekerja,kalau Kila sudah sadar nanti aku akan menghubungi mu dan juga Reno" ucap Rina.
"baiklah jika itu yang terbaik,aku pasti merindukan kalian berdua,hiks.........hiks......hiks....." ucap Sintia.
"Kita berdua juga pasti rindu sama kamu juga Reno Sin" kata Rina dan langsung memeluk sahabatnya itu..
Satu minggu sudah Kila koma di RS,sekarang Kila sudah Di rmah sakit Wijaya di kota J.Rina yang setia menemani sahabat nya di rumah sakit sedang berbicara dengan kakak nya.
"apa kakak sudah tau siapa dalang dari semua ini" tanya Rina,yang hanya dapat dianggukin oleh sang kakak.
"siapa kak" tanya Rina penasaran.
"dia adalah orang yang pernah kakak tolak bekerja sama dengan perusahaan kita" jelas Aditya.
"kenapa kakak menolaknya memangnya apa kesalahan perusahaan mereka" tanya Rina lagi
"perusahaan mereka sudah banyak menipu perusahaan lain,dan mereka ingin menjebak kakak,dan menyerahkan kamu kepada mereka,untuk saat itu kevin sudah mencari tau tentang perusahaan mereka dan tujuan mereka mengajak bekerja sama dengan perusahaan kita" jelas Aditya panajang lebar.Rina langsung memeluk kakaknya
"Maafkan Rina kak,Rina kira kakak beneran tidak peduli dengan Rina.
Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka,dengan senymannya.
terima kasih sudah membaca karya saya😊😊😊