
Nita yang mendengar itu kaget tidak dengan Kila yang selalu tenang.Kini Aditya merasa di permainkan karyawannya tapi dya hanya diam karna Rina dan Kevin memberi kode agar dia membiarkan Kila yang melawan tikus tikus kecil itu.
Hanya Rina yang tau sahabatnya itu seprti apa.
Kila yang melihat dua orang itu berdebat langsung tertawa
"hahahahhaha.... Aku tidak menyangka ternyata kalian berdua begitu bodoh dari apa yang aku pikirkan" semua nya kaget mendengar Kila yang tertawa seolah mengejek dua orang itu.
"Apa maksud mu j****g sialan" Kata sofia
"Apa kata mu aku j****g" tanya Kila
"Ya kau j****g" kata Beni
"hahahaa sanagat lucu.Apa kalian mempunyai bukti kalau aku ******" Kata Kila
Aditya yang mulai tidak bisa menahan marahnya lagi Kila menatap nya dan berjalan menuju Aditya.
"Apa hal seperti ini yang kamu lihat" Kata Kila dan mencium Aditya.Semuanya begitu kaget melihat Kila mencium Aditya didepan mereka.
Di sisi lain Aditya sangan senang dan emosinya pun mulai bisa ia kontrol.Kila duduk di pangkuan nya Aditya,tanpa malu menunjukkan bahwa dia seperti j****g.Rina dan Kevin tersenyum melihat aksi Kila.
"Lihatlah dia benar benar seperti j****g" Kata Beni."Ya tanpa aku menunjukkan vidionya pun dia sudah membuktikannya"cibir Sofia.
"Baiklah aku sudah selesai mengikuti permainan kalian berdua.Nita bisa aku meminjam laptopmu"
"Iya.Ini Kila"
Kila membuka folder dimana disana dia menyimpan tentang perjanjian kerja sama Sofia dengan ayahnya dan Beni dengan Bella
"Kalian telat untuk menyesalinya karna sebelumnya saya sudah memperingati kalian" kata Kila.
"Oh ya kita kembali ke masalah sertifakat.Sertifikat yang ada di tangan kalian adalah asli,tapi sebelum kalian mengusur kami dari sini sebaiknya kalian baca kencang kencang isinya" kata Kila yang menahan tawanya.
'Awas kalian berdua aku akan menghukum mu dan juga Rina' Batin Aditya
Dengan bangganya mereka membaca isi sertifikat itu,sampai lah kepada intinya yaitu.
Pihak pertama akan memberikan miniatur perusahaan Wijaya ke pihak kedua sebagai ucapan terima kasih atas kerja keras yang mereka lakukan.
Pihak pertama itu adalah pihak perusahaan Wijaya dan pihak kedua adalah Sofia atau pun Beni.
Semuanya tertawa mendengar itu,tapi tidak dengan Aditya dia hanya tersenyum melihat kelakuan Kila yang mengerjai dua orang pembawa masalah dalam perusahaannya.
'Aku semakin yakin kalau kau pantas menjadi istri ku Kila'Bati Aditya.Begitu juga dengan Kevin.'sepertinya saya perlu banyak belajar dari nona Kila dan juga Nina Rina'
"Rin bisa kamu ambil yang sudah saya siapkan" tanya Kila dan di angguki Rina Rina pun mengeluarkan miniatur Wjiya grup.
dan Kila mrmberianny keoada dua manusia serakah itu.
"Ini tuan Beni dan ini nyanya Sofia,salam buat Bella dan juga ayah anda nyonya Sofia," Kata Kila.Beni dan juga Sofia yang tidak memiliki wajah di sana ingin berlalu pergi.
"Kenapa kalian buru-buru pergi.jemputan kalian belum datang".
" Rina bagaimana apa mereka sudah samapai"tanya Kila.Semua yang ada disana sangat bingung dengan sifat nya Kila dan juga Rina
Terima kasih sudah membaca karya saya