
Hari hari ku lalui bekerja dan kuliah dan tak terasa hari ini adalah hari wisuda ku,aku mengira hari ini adalah hari paling menyedihkan dalam hidup ku karena aku tidak di dampingi orang tua ku
Sudah tiga tahun lebih aku di kota J hanya abang sepupu ku lah yang selalu menanyakan kabar ku
Dretttt........drettttt.......drettttttt suara getar hanphone ku.Kulihat siapa yang menelpon ku
"Halo Assalamu'alaikum bang" sapa ku
"Wa'alaikum salam dek,gimana kabar kamu baik baik saja kan" tanya nya
"Alhamdulillah bang Kila baik baik saja.Abang enggak perlu khawatir sama Kila,Kila bisa kok jaga diri dan lagian Kila di kelilingi orang orang yang sayang sama kila" Jelas ku agar abang ku tidak khawatir dengan ke adaan ku sekarang.
"Oh ya dek,apakah mereka masih sering mengganggu mu" tanya bang Vano
"Enggak bang semenjak Kila di kota J ini mereka tidak pernah menghubungi ku,aku sangat merindukan meraka,apalagi hari ini adalah hari bahagia ku" Kata ku panjang kali lebar.
"Maaf ya dek abang enggak bisa berbuat apa apa sama kamu"
"Enggak papa kok bang lagian Kila udah sanagat senang kalau abang selalu ada sama Kila dalam keadaan susah dan senang Kila." Kata ku
"Kamu harus semangat ya dek" kata nya
"Baiklah aku akan semangat jika aku mendapat undangan pernikahan dari abang" Kata ku
baiklah doa in aja tahun ini abang bisa melaksanakan keinganan mu,ya sudah bersiap siap gih kamu kan mau wisuda dek nanti telat lagi"kata bang Vano.
"Iya bang.Assalamu'alaikum"
"Wa'alaikum salam dek"
tut..tuuutt suara tanda berakhirnya percakapan jarak jauh.
"Kila kenapa loe enggak kasih tahu gue kalau loe hari ini wisuda" Kata Rina yang membuat Kila kaget karna selesai menelpon dari Vano,Kila melamun.
"Eh...Rina.Apa aku lagi mimpi ya,hmm Rin aku kangen banget padahal hari ini aku pengen bangat kamu hadir di acara wisuda aku,tapi kayak nya enggak mungkin deh kamu kan lagi Kuliah di luar negri" Kata ku yang masih menganggap yang bicara tadi hanya halusinasi ku.
teplakkk.......
Suara tamparan di bahu Kila
"Aduh Rin kok kqmu tampar aku sih ini sakit tau" Kata ku sambil manyun.Rina yang melihat Kila manyut masih bisa menahan tawanya sampai kila berkata"Eh tunggu deh kalau kata orang orang ketika kita Rindu kepada seseorang kita akan berhalusinasi,tapi jika orang yang berada di halusinasi kita menampar kita terasa sakit berarti itu bukan halusinasi"Kata Kila dan spontan Rina langsung tertawa terbahak bahak mendengar penuturan sahabat yang paling ia rindukan.
"Kila stop deh dengan kebodohan loe,ini gue Rina,gue udah balik ke kota ini dan akan bekerja di kota ini Kila" Kataku
"Jadi ini bukan hayalan ku Rin" Kataku yang masih belim percaya.Dan hanya di jawab dengan gelengan oleh Rina.
Kila langsung memeluk Rina
"Gue senang Rin karna loe ada disini,maaf aku enggak ngasih tau kamu kalau hari ini aku wisuda" kata Kila
"Iya Kila gue ngerti kok,ya sudah sekarang kita siap siap dan kita berangkat ke kampus loe,oh ya loe harus pakai kebaya ini" Kata Rina dan hanya di angguki Kila
Diam diam Rina mengabari keluarganya termasuk Aditya dan Aldo.
"Kila ini loe" kata Rina yang tak percaya kalau sahabatnya kini menjelma menjadi cinderella.
"Iya ini gue Rin,Maaf kalau aku terlihat jelek,soalnya aku tidak paandai berdandan kan loe tau sendiri kalau aku enggak bisa make up" kata kila
Terima kasih sudah membaca karya saya,jqngan lupa like dan komen ya