Kila Putri Admatja

Kila Putri Admatja
episode 14



Kami berdua sanagt menikmati makanan yang ada di hadapan kami,tiba tiba ada sekelompok laki laki yang menghampiri kami


"Hay Rina sayang,aku sangat merindu kanmu" kata laki laki itu sambil memegang dagu Rina.Aku yang melihat Rina tidak nyaman mencoba bicara kepada tiga laki laki yang bersama kami sekarang.


"Maaf tolong anda pergi dari tempat kami dan jangan ganggu makan siang kami "ucap ku


" Hmm berani sekali kau menggertakku,apa kau tidak tau aku siapa?" tanya laki laki itu


"Saya tidak tau anda siapa dan saya tidak ingin tau juga siapa anda" tegas ku


"Aku menemui mu karna aku ingin minta uang kepada mu" katanya kepada Rina


Rina tersenyum sinis melihat laki laki tersebut.


"Apa kau tidak punya malu ingin meminta uang kepadaku" tanya Rina datar.


"Oh jadi sekarang kau sudah berani melawan ku" bentak laki laki itu sambil memegang dagu Rina dengan kencang.Aku yang melihat Rina kesakita mulai tidak bisa mengontrol emosi ku.


"Hemm,memangnya kau siapa makanya aku harus takut kepada mu" tanya Rina emosi laki laki itu mulai meninggi dia ingin menapar Rina aku pun degan Sigap menarik tangan laki laki tersebut.


Dan yang paling aku jerankan semua penghuni kafe sangat sepi hanya ada kami berlima di dalam kafe tersebut.


"Apakah kau benar laki laki" tanya ku datar


"Jika kau laki laki maka kau tidak akan melakukan kekeras kepada seorang wanita" ucap ku


"Kurang ajar kau wanita *******k" katanya sambil melayangkan tangannya ke wajah ku.Rina yang melihat ujung bibir ku berdarah dia langsung menengis dan berniat memberi uang kepada laki laki tersebut.Aku langsung menyuruh Rina menyimpan uang itu.


Laki laki itu pun ingin mulai menamparku dengan cepat aku menghindar danlangsung memplintir tangan nya kebelakan.Teman temannya pun berdiri ingin menghajarku Rina langsung berdiri memplintir salah satu teman laki laki *******k itu.


Kami berdua langsung menghajar mereka bertiga.Tanpa kami sadari ada seseorang yang memperhatikan kami dari dalam cafe itu.Saat tiga laki laki itu mau memukul ku ada seseorang menahan tangannya aku langsung menoleh ke arah orang yang menolong kami.Saat aku melihat wajah laki laki yang ingin menghajar kami tadi berubah menjadi pias.


"Ampun tuan jangan hajar saya,saya berjanji tidak akan menggu mereka lagi"ucap laki laki itu.Dan benar saja mereka lari terbirit birit.Aku melihat wajah Rina seketika pucat aku mengambil air mineral yang ada di tes ku dan menyuruh Rina untuk meminumnnya


" Nih Rin kamu minum dulu" kata ku


"Maaf Nona Kila apa sebenarnya yang terjadi kenapa bisa sekelompok laki laki itu ingin menghajar kalian" tanya Kevin.


Kevin adalah asisten pribadinya Adity Putra Wijaya,kevin sudah lama bekerja dengan Aditya,bahkan Kevin sudah mereka anggap sebagai saudara mereka.Karena kevin hanya tinggal seorang diri di dunia ini


"Mereka ingin memeras Rina tuan,dan mereka juga ingin melakukan kekerasan kepada Rina karena Rina tidak menuruti apa kemaun mereka makanya mereka melakukan kekerasan itu" jawab ku.


Terima kasih sudah membaca karya saya maaf jika masih banyak taypo,dan semoga kalian semu suka dengan karya ku.Sekali lagi terima kadih