
"Terima kasih mbak.Iya saya karyawan baru di sini" Jawab Rina sopan.
"Oh ya mbak bagian devisi apa" tanya Nita.
"Saya seketarisnya pak Aditya mbak" kata Rina sopan.
Kila ingin sekali tertawa melihat sahabatnya itu yang penuh dengan penghayatan dengan aktingnya.
Selesai makan mereka berbincang sejenak.
"Oh iya lupa kenalin nama ku Kila aku dari devisi keungan" kata Kila.
"Iya mbak nama saya Rina"
"Nama saya Sisil satu devisi dengan Kila"
"Kalau saya Nita asistennya pak Beni dari devisi keuangan" kata Nita.
"Dan saya Arga saya yang paling tampan dari mereka" kata Arga yang membuat mereka geleng geleng kepala melihatnya.
Tapi benar juga sih kalau dia paling cantik di antara Kila Sisil dan juga nita berarti dia siluman dong hihi...
"Oh ya Rina kamu enggak usah panggil kita mbak atau apalah itu embel embel.Panggil nama saja biar terlihat akrab" kata sisil yang di angguki semuanya.
Aditya yang melihat Kila tertawa bersama teman temannya sangat kesal karna dia tidak suka kalau Kila dekat dengan laki laki,dia takut kalau Kila di ambil orang darinya.
Tapi dia harus membuang ras kesalnya itu karna sang adik tidak mau kalau nanti orang tahu kalau mereka bertiga saling kenal.
Jam istirahat pun berakhir.Mereka memasuki ruangan mereka berbeda dengan Rina yang menjadi seorang sekretaris sang Kakak.
Triiiing.....Triiiingg
"Halo selamat siang pak" Kata Beni
"Siang,saya minta laporan keungan bulan ini,dan suruh di antar Kila keruangan saya."
'Dasar manusia sombong lihat saja aku akan menghancurkan perusahaan mi ini aku sudah muak dengan ini semua.
" Anita kamu suruh Kila memeriksa laporan ini dan suruh dia mengantar laporan ini ke pak CEO."Kata Beni
"Kenapa Kila pak biasanya kan saya yang memeriksa laporan dan mengantar kan keruangan pak Adtya?" Tanya Nita.
"Saya bilang suruh Kila ya harus dia,apa kamu mau saya pecat karna membantah saya" Bentak Beni.
'Sepertinya ada yang tidak beres.Apq pak Beni ingin menjebak Kila.Kalau itu benar aku tidak bisa membiarkannya'.
Ya semuanya sudah tau dengan kelakuan Beni yang korupsi tapi mereka tidak berani memberitahukan kepada atasan,dikarnakan tidak memiliki bukti.
"Kila ini laporan tolong kamu periksa dengan benar jangan sempai ada yang salah kalau ada yang salah kamu siap siap di terkam sama singa" Kata Nita yang membuat Kila tersenyum.
"Baiklah terima kadih saya usahakan lima menit lagi saya akan antar laporan ini ke pak CEO." Kata ku.
"Kila pleash kamu jangan senyum" kata Arga
"Kenapa kalau aku senyum ga??" tanya Kila
"Aku takut kalau kamu senyum duniaku beralih ke surga" katanya seketika a melempar pulpen yang dimeja kila ke arah Arga.Dan ditertawakan semuanya.
"Apa kalian ingin bergosip disini" Kata Kevin.
Sisil yang mendengar suara itu langsung menoleh kearah suara.Tanpa sengaja mereka beradu pandang.Sisil langsung menundukkan kepalanya.
Kila yang melihat wajah Sisil merah hanya tersenyum dan geleng geleng kepala melihat temannya itu.
Laporan yang di berikan Nita sudah selesai di periksa Kila.Ya dia tidak kaget dengan hasil yang dia dapat dengan laporan yang di berikan kepadanya untuk di periksa.
Terima kasih sudah membaca karya saya