
Rina tertawa dengan perkataanku
"hahaha....., aduh Kila kamu tuh ya,hemm.Kali ini syaratnya gampang kok" kata ku.Dan aku hanya cengngesan melihat Rina tertawa begitu lepas.Tanpa kami sadari ada dua pasang mata yang melihat kearah kami.
"Trus syaratnya apa Rin" tanya ku
"loe harus tinggal di apartemend gue Kil,dan tidak boleh membantah.OK" katanya,apalah daya ku yang memiliki sahabat yang begitu pemaksa.
"Masuk yo Kila udah dingin nih di luar" kata Rina kami pun berjalan meninggal kan tama.
Bruugkh
"siapa sih yang membuat dinding disini" kata ku konyol,sedangkan Rina sudah tertawa terpingkal pingkal mendengar kata kata ku.aku melihat ke arah Rina"Kenapa sih Rin kamu kok ketwa sakit tau jidat aku,kaya jidat aku udah tumbuh bukit ini,dan kenapa kamu tidak mberi tahu ku kalau di depan ku ada dinding"kata sambil meringis.
Aku mendengar deheman"Ehemmm"
"Maaf tuan say tidak sengaja,tadi saya kira tembok,soalnya pas saya tabrak kepala saya langsung sakit,lagian Tuan kenapa tidak ngomong kalau tuan berdiri di situ,coba tuan tadi bicara kalau tuan di situ pasti saya tidak akan menabrak tuan" kata ku panjang kali lebar dan berlari sambil menarik tangannya Rina yang sedang ketawa.
"Gila ya kakak loe ganteng-ganteng tapi sanagat menyeramkan" ucapku sambil bergidik takut.
"hahaha... tapi aku sangat senang beibs melihat wajah kalian berdua" kata Rina masih dengan tawanya.
"Oke aku minta maaf,kakak ku memang seperti itu,kamu mau tau enggak cerita kakak ku kenapa seperti itu" katanya,membuat jiwa ke kepoan ku meronta ronta.Rina yang melihat Kila yang sudah penasaran langsung menarik tangan Kila kedalam kamar mereka.
Rina pun memulai ceritanya"kak Aditya itu dulu punya pacar nama nya Bella,dia sangat mencintai Bella,tapi tidak dengan Bella,Bella hanya ingin memanfaatkan kak Aditya untuk ke populerannya,mereka pacaran selama 2 tahun lebih,mereka sempat ingin menikah tapi mamah dan papah tidak stuju karna mamah sama papah tau tujuan Bella dekat sama kak Aditya.Tapi tuhan sangat sayang sama kak Aditya.Masuk dua tahun hubungan mereka kak Aditya berencana melamar Bella diam diam tanpa kami ke tahui.Kak Adit menyusul Bella ke singapura tanpa sepengetahuannya,setibanya kak Aditya di hotel Bella dia melihat Bella dengan laki laki lain sedang bermesraan,kak Adit masih menahan emosinya,dia menghubungi Bella menanyakan Bella lagi apa saat itu,Bella bilang dia lagi sedang pemotretan,tanpa di ketahuinya kak Adit berada di depan kamar hotelnya.Kak Adit langsung meminta pelayan yang sedang lewat untuk membuka pintu itu,tidak tau apa yang di lakukan kak Adit pada pelayan itu sehingga pelayan itu menyetujuinya saat pintu itu berhasil di buka kak Adit melihat bela sedak melakukan hubungan suami istri.Kak Adit yang melihat kejadian itu langsung melempar vas bunga ke lantai sehingga Bella dan laki-laki itu kagen dan menghentikan aktivitas ranjang mereka.Kak Adit langsung memutuskan hubungannya dengan Bella saat itu dan langsung balik ke negri ini.Sampai disini kak Adit langsung membanting semua barang yang aa di kamarnya,dan dia sanagat kacau.Semenjak kejadian itu kak Adit selalu bersikap dingin dan datar pada semua orang.Semenjak itu juga kak Adit semakin gampang marah dan bahkan banyak karyawannya di kantor yang dia pecat"cerita Rina.
terima kasih sudah membaca karya saya,maaf jika masih banyak kesalahan