
Tok..tokk...
"Silahkan pak itu orang yang akan anda jemput pak" kat Rina
Ya yang datang itu adalah polisi,yang seduh bekerja sama dengan Kila dan Rina.
Setelah kepergian pengrusuh itu Kila menyuruh semuanya keluar kecuali tiga temannya dan juga Rina.
"Sebelumnya saya minta maaf kepada kalian semua karna sudah membuat kalian bingung,terutama Nita,Sisil,dan Arga.Aku dan Rina sudah bersahabat sanagat lama,dan saya juga sudah lama mengenal pak Aditya,dan juga asisten Kevin.Karna untuk kebaikan perusahaan kami menyembunyikan ini.bakan pak Adutya pun tidak tau tujuan kami berdua bekerja di perusahaan ini.Dan terima kasih kepada kalian yang sudah setia dengan perusahaan ini.Saya mewakili orang orang yang berpengaruh di perusahaan ini mengucapkan terima kasih kepada kalian bertiga karana tanpa kalian sadari kalian juga terlibat fdi dalam pembuktian ini." Jelas Kila
"Dan saya juga berharap agar kita berlima masih berteman seperti sebelum kalian mengaetahui siapa saya sebenarnya." Kata Rina.
"Kalian pasti pernah mendengar nama Rina Putri Wijaya,tapi kalian tidak pernah bertemu dengannya bukan,dan saya sebagai putri dari keluarga Wija dan juga adik dari bos kalian Aditya putra wijaya sanagat berterima kadih karna kalian selalu mendukung perusahaan ini.Aku berharap tidak ada jarak di antara kita." Jelas Rina.Yang berhasil membuat teman temanya kaget.
"Dengan senang hati kita mau berteman dengan Nona,tapi apakah kami pantas berteman dengan anda nyonya?" Tanya Sisil.
"Saya belajar dari sahabat saya untuk menerima seseorang apa adanya tanpa memandang dia dari keluarga apa.Dan mulai dari itulah aku mulai menyembunyikan identitas ku karna aku ingin orang mau berteman dengan ku bukan karna apa yang keluarga ku punya"Jelas Rina.
" Apakah kalian mau berteman denganku"tanya Rina.Dan di luar dugaan Rina.Sisil dan juga Nita langsung memeluk Rina.Kila yang melihat itu tersenyum.
"Apakah aku juga boleh ikut berpelukan?" Tanya Arga yang sudah melangkah dan merentangkan tangannya."NO Arga"kata mereka serentak dan menarik Kila kedalam pelukan mereka dan membiarkan Arga cemberut sehingga mereka berempat tertawa melihat aksi dari Arga.
"Baiklah ayo kemari" kata Kila yang tak tega melihat Arga yang cemberut.
"Apakah sudah selesai pelukannya" Tanya pak Wijaya semuanya pun langsung melepaskan pelukan mereka.
Kevin yang melihat Aditya dan Kila malu tersenyum puas.
"Buat kalian Bertiga ini tiket liburan untuk kalian semoga kalian selalu bisa di percaya." kata Presdir.
"Maaf pak,sebentar saya mau bicara dengan Rina dan juga Kila" kata Sisil.Dan di angguki oleh Bos besar mereka.
"Kila Rina kita lagi enggak mimpikan dapat tiket liburan selam seminggu,atau jangan-jangan kita di pecat" Kata Sisil dan di angguki Nita dan juga Arga.
Teplakkk....teplakk,...teplakkk.,,.
"APakah tamparan ku dan juga tamparan Rina sakit?" tanya Kila dan di angguki ketiga orang itu.
Terima kasih sudah membaca Karya saya.
Maaf jika masih banyak kekurangan dalam karya saya mudah mudahan para reader selalu menyukai cerita saya.
Jangan lupa Like dan Comment.
Dan selamat menunaikan ibadah puasa