
Acara pun selesai Kila sudah berkumpul dengan keluarga sahabatnya itu
"Nak hari ini kamu menginap ya di rumah om dan tante.Om ingin merayakan hari wisuda kamu" Kila yang mendengarnya sanagat terharu bagaimana tidak,kelaurganya sendiri seolah olah sudah menggap nya sudah mati.
Tanpa Kila sadari air mata yang di tahannya sedari tadi lolos begitu saja.
Rina yang melihat sahabat nya menangis lansung memeluk Kila.
"Keluarga gue keluarga loe juga Kila,loe jangan pernah merasa sendiri" kata Rina.
Tiba tiba ada seseorang yang mendekati kila.
"Kila gue mau ngomong sesuatu sama kamu" kata Rio.
Kila kembali mengubah wajah haru nya menjadi wajah datar yang ia dapat dari Aditya.
Adtya yang melihat Kila pergi menjauh dari mereka meras kesal.
"Tenang bro loe gk perlu cemburu sama sama laki laki itu" kata Aldo.
"Siapa yang cemburu,geuenggak cemburu kok" Kata Adtya.
"Terserah loe deh Dit,yang penting loe harus tau seperti nya Kila tidak menyukai laki laki itu" kata Aldo yang didengar Rina.Rina pun menghampiri sang kakak.
"Benar kak apa yang di katakan kak Aldo,karena sejauh ini yang Rina tau Kila hanya suka sama seseorang meskipun Kila tidak pernah mengatakan nama seseorang itu kepada Rina" tutur Rina.
Aditya tidak menanggapi perkataan sahabatnya dan juga adiknya itu.
"Kila gue Rio ardinata ingin menyampaikan bahwa Aku mencintai Kila admatja,apakah kau mau menjadi pacar ku" kata Rio.
"Maaf Rio,aku tidak bisa menerima loe karna saat ini aku sudah mencintai pria yang sanagat aku kagumi,meskipun aku tidak pantas untuk dia.Dan satu hal yang loe harus tahu,kalau Sonia itu sanagat mencintai loe,buka lah hati loe sama Sonia.Maaf gue enggak bisa terima loe.Permisi" kata Kila dan pergi meninggalkan Rio.
"Kila gue enggak akan biarin laki laki mana pun memiliki mu karna kamu hanya milik ku" kata Rio yang masih di dengar Kila.
Kila berbalik kebelakang dan melangkah menuju Rio kembali.
Rio yang melihat itu senang,dia merasa kalau Kila sudah berubah pikiran.
"Dan gue enggak akan biarin loe menyakiti laki laki yang suatu saat nanti bisa memenangkan hati gue.Dan satu lagi,lie belum tau siapa gue kan,gue harap loe paham dengan kata kata gue ini" kata Kila.Dan venar benar pergi meninggalkan Rio di tempat itu.
Sonia yang melihat Kila mengancam Rio mersa geram dan niat buruknya semakin berkobar,ingin menghancurkan kehidupan Kila.
Kila yang sudah bergabung kembali dengan keluarga sahabatnya itu,dengan sangat bahagia.Dan tanpa sengaja Kila dan Aditya tidak sengaja saling menatap.
Kila yang melihat Adity seperti menahan marah hanya bisa geleng geleng.
"Ya sudah ayo kita pulang" Kata mamanya Rina.
"Oh ya nak Kila pulangnya barengan sama Aditya ya nak soalnya Om dan Tante juga Rina dan Aldo ada urusan sebentar" Kata pak Wijaya.
Kila hanya mengangguk dan tidak bisaa berkata apa apa.Jantung Kila sudah mulai berdisko ria saat mendengar dia pulang dengan Aditya yang dia anggap sebagai freezer dan dinding itu.
Terima kadih sudah membaca novel saya jangan lupa like and coment.