Kila Putri Admatja

Kila Putri Admatja
episedo 37



Aditya yang mendengar itu hanya tersenyum dingin penuh dengan arti.


"Baiklah saya akan memberikannya bahkan lebih,tapi dengan satu syarat" Kata Aditya.


"Apa syaratnya?" tanya pak admatja


"Di saat pernikahan ku dengan Kila andalah yang akan menjadi wali nya Kila,karna saya tidak mau kalau Kila sedih di hari bahagia nya."Kata Aditya.


" Baiklah kalau hanya itu syarat nya saya akan lakukan"Kata pak admatja.


"Kapan kalian akan menikah?" Sambungnya lagi.


"Empat hari lagi dari hari ini" Kata Aditya dingin.


"Baiklah saya akan datang ke sana" kata pak Admatja.


Dina yang mendengar kakak nya mau menikah merasa sedih karna belum sempat bertemu dengan kakak nya berapa tahun ini.


Dina diam-diam masuk ke dalam mobilnya Adity,dia sudah tidak bisa lagi membendung rasa rindunya terhadap sang kakak apalagi dia mendengar ayahnya menukar kakak nya dengan uang.


Meskipun dia anak bungsu dia selalu berusaha untuk hormat kepada Kila.Walau pun kedua saudaranya selalu menyiksa kakak ke duanya dan memberi asumsi yg salah terhadap kakak keduanya.


Sesampainya di bandara Dina keluar dari dalam bagasi mobil Aldo yang melihat itu sangat kaget.


"Hei siapa kamu" tanya Aldo


"Maaf mas saya Dina adik nya kak Kila" Kata Dina


"Ada apa kamu masuk diam-diam di dalam mobil saya" Kata Aditya datar.


"Saya ingin ikut dengan mas-masnya,dan saya mau bertemu dengan kakak saya,ada hal yang ingin saya katakan kepadanya." Ucap Dina.


Aditya yang melihat kesungguhan sang adik ipar nya itu langsung membawanya ke kota J.


Dina uang melihat kota itu sangat takjub dan kagum.'Patesan banyak orang yang ingin datang ke kota ini' batinnya.


"Apakah kau masih ingin mematung disana" Ucap Aldo dingin.


Di perjalanan menuju kediamannya Aditya.Dina sangat menikmati pemandangannya sehingga membuatnya tertidur dengan pulas di dalam mobilnya Aditya.


"Dit apa lu yakin kita langsung membawa Dina ke rumah loe" Kata Aldo


"Iya gua yakin Do Kila pasti senang bisa lihat adik bungsunya" kata Adit dan hanya di angguki oleh Aldo.


Di kediaman Wijaya


Kila yang sedang mengobrol dengan calon mertua dan juga sahabat sekaligus adik iparnya itu sangat asyik sampai-sampai dia tidak mendengar ponselnya berbunyi.


Aditya sudah sampai di kediaman keluarganya.Aditya melangkah menuju ruang keluarga.


"Hay sayang" sapa Adit kepada Kila sedangkan yang di sapa hanya malu.


"Apaan sih mas" Jawab Kila


"Aku punya hadiah buat kamu" Kata Aditya


Kila yang mendengar kata hadiah dari Aditya mengkerutkan dahi nya.


Aldo membangunkan Dina dari mimpi indah nya


"Dina bangun,apa kau tidak ingin bertemu dengan kakak mu?"


Dina yang mendengar kata-kata Aldo langsung terbangun dari tidur nya.


"Maaf mas saya ketiduran" kata Dina.


"Iya tidak apa-apa sekarang kamu turun kakak mu ada di dalam " Ucap Aldo dan di angguki Dina.


Dina yang melihat rumah yang ada di depnnya sangatlah mewah sehingga tanpa sadar Dina membuka mulut nya dan berkata WAldo..


"Cepatlah masuk kakak mu pasti menunggu mu di dalam" Ucap Aldo.


Terimakasih sudah membaca karya ku maaf baru up sekarang dan mungkin aku akan jarang up cerita karana aku lagi sibuk sama pekerjaan ku.aku berharap kalian selalu senang membaca karya ku